Rahmah

4 Kandungan Inti Surah Al-Fatihah Menurut Imam Nawawi

4 Kandungan Inti Surah Al-Fatihah Menurut Imam Nawawi
Kitab Suci Al-Qur'an (pexels.com/abdulmeilkmajed)

AKURAT.CO, Surah Al-Fatihah menjadi surah yang wajib kita hafalkan karena surah ini adalah salah satu syarat sahnya salat, baik salat sunah maupun salat fardhu.

Surah yang memiliki arti pembukaan ini menjadi surah yang paling agung di dalam Al-Qur'an sebagaimana yang dikatakan Rasulullah saw dalam salah satu hadisnya.

Diriwayatkan, suatu ketika Rasulullah saw pernah bersabda kepada Sa’ad ibn al Mu’alla, "Saya akan mengajarkan kepadamu surah teragung di dalam Al-Qur'an, yaitu Alhamdulillahi rabiil alamin," ia adalah al Sab’ul Matsani dan Al-Qur'an Al-Adzim yang diberikan kepadaku." (HR. Muslim).

baca juga:

Adapun perihal kandungan surah yang terdiri dari tujuh ayat ini, dilansir dari NU Online, Imam Nawawi menjabarkannya dalam kitabnya Marah Labid li Kasyfi Ma’na Qur’anin Majid.

Imam Nawawi mengatakan, “Ia (Surah Al-Fatihah) mencakup empat jenis ilmu.” Di antaranya adalah:

1. Ilmu ushul (prinsip agama)

Prinsip-prinsip agama yang terkandung dalam Surah Al-Fatihah ini menyangkut tentang keimanan yang meliputi ketuhanan, kenabian dan hari kebangkitan (hari akhir).

2. Ilmu furu' (cabang-cabang agama)

Turunan dari ilmu ushul adalah ilmu furu' atau yang biasa disebut dengan istilah ilmu syariat.

Dalam ilmu syariat lebih rinci lagi membahas mengenai praktik-praktik ibadah mulai dari ibadah mahdhah dan ibadah ghairu mahdhah (muamalah).

Kemudian, ayat yang menunjukkan tentang kandungan ilmu tentang ibadah terdapat pada lafal "iyyaka na'budu" (hanya kepada-Mu kami menyembah).

3. Ilmu tahshilil kamlat (ilmu akhlaq)

Ilmu akhlaq dalam kandungan Surah Al-Fatihah merupakan sebuah jalan menuju kesempurnaan tentang nilai-nilai yang luhur. Jalan lurus ini diungkapkan melalui kalimat “iyyaaka nasta‘iin” (hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan).

Selanjutnya, norma-norma syariat juga tertuang dalam kalimat “as-shiraathal mustaqiim” (jalan yang lurus).

4. Ilmu sejarah

Surah Al-Fatihah juga mengandung kisah umat terdahulu yang bisa menjadi pelajaran bagi kita sekarang. Kalimat yang membuktikan adanya kisah umat terdahulu adalah lafal “an‘amta ‘alaihim” ([orang-orang] mereka yang Kauberi anugerah).

Empat poin di atas adalah kandungan Surah Al-Fatihah yang harus kita renungi untuk menjadi petunjuk kita selama hidup di dunia.

Wallahu a'lam.[]