Tech

4 Hal Sepele Penyebab Garansi Resmi Mobil Hangus

Pengingat supaya pemilik tidak abai terkait garansi resmi yang dimiliki oleh mobilnya.


4 Hal Sepele Penyebab Garansi Resmi Mobil Hangus
Ilustrasi - Membeli mobil baru. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Memiliki mobil baru tentunya menjadi hal yang menyenangkan. Namun, kamu juga perlu ingat ada hal-hal lain yang perlu diperhatikan ketika memiliki mobil baru.

Terutama soal garansi resmi, dimana kamu juga perlu mengetahui informasi yang mendasari garansi resmi mobil hangus agar dapat menghindarinya.

Mengingat kondisi mobil yang baru harus selalu dijaga oleh pemiliknya, sehingga tetap terjamin oleh garansi resminya.

baca juga:

Secara umum, pada buku pedoman kepemilikan maupun buku service terdapat ketentuan yang harus dipenuhi agar mobilnya terlindung garansi.

Namun, ada beberapa hal sepele yang dapat menghanguskan garansi resmi tersebut. Melansir dari laman Suzuki, berikut penjelasannya.

1. Tidak melakukan servis pada 1000 km pertama

Melakukan servis ketika sudah mencapai 1000 km pertama seringkali dilupakan oleh pemilik kendaraan. Padahal jenis servis ini biasanya dikerjakan tanpa dipungut biaya.

Selain untuk menjaga garansi, servis pertama ini dilakukan untuk memonitor performa mobil baru dan kondisinya setelah diproduksi dan digunakan. 

Ketika kendaraan digunakan, maka akan ada penyesuaian dan keterkaitan antar komponen, kondisi lingkungan maupun pemakaian, sehingga jika diawal sudah diantisipasi, hal tersebut akan berpengaruh pada kenyamanan berkendara selanjutnya.

Pada servis 1000 km pertama, seluruh sistem kelistrikan dan unsur mekanis mobil akan diperiksa contohnya fungsi pedal, roda, drive shaft, suspensi, setir, power steering, pengereman, dan pendinginan mesin.

Ketika terdeteksi beberapa kelainan, maka mekanik akan langsung melakukan perbaikan. Misalnya, mengencangkan jika ada komponen kendur, memberikan pelumas jika perlu, melakukan penyetelan ulang, atau jika diperlukan komponen diganti.

2. Tidak melakukan servis berkala di bengkel resmi

Pemilik mobil baru yang tidak melakukan servis berkala di bengkel resmi akan menyebabkan garansi resmi mobil hangus. Walaupun sudah servis pertama, tapi selanjutnya tidak melakukan servis di bengkel resmi, maka garansi akan hilang. 

Anjuran terkait servis di bengkel resmi akan memberikan catatan terstruktur untuk bengkel terkait kondisi mobilnya. Dengan itu, pabrikan akan mudah melakukan penelusuran jika ada kendala di kemudian hari. 

Potensi kerusakan akan lebih cepat terdeteksi dan cepat dilakukan perbaikan oleh pabrikan jika kamu melakukan servisnya di bengkel resmi

3. Tidak menggunakan jenis BBM sesuai anjuran

Salah satu hal sepele yang dapat menghanguskan garansi resmi adalah menggunakan jenis bahan bakar minyak (BBM) yang tidak sesuai dengan anjuran di buku pedoman kepemilikan masing-masing.

Biasanya, pabrikan akan secara otomatis menghanguskan garansi jika konsumen ingin mengklaim garansi dan ternyata ditemukan pemakaian jenis BBM yang tidak sesuai.

Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai anjuran dapat berpotensi besar menjadi penyebab kerusakan mesin, sehingga konsumen yang melakukan hal tersebut dianggap menyalahi ketentuan garansi.

Secara umum, pabrikan akan melakukan inisiatif dengan memberikan peringatan kepada konsumen terkait pengisian bahan bakar sesuai anjuran melalui penempelan stiker spesifikasi atau jenis BBM di kaca belakang atau cover tutup tangki.

Jika Anda dianjurkan untuk menggunakan jenis BBM RON 92, maka pastikan kamu selalu menggunakan jenis BBM tersebut. Penggunaan bahan bakar yang nilai oktannya lebih rendah dari itu perlu dihindari agar mobil kamu senantiasa dalam jaminan garansi. 

4. Penggunaan suku cadang modif

Selama masih dalam masa garansi, kamu harus menunda keinginanmu untuk melakukan modifikasi pada mobil baru. Pasalnya, secara umum, penggunaan suku cadang yang tidak asli atau melakukan modifikasi kendaraan di luar standar dapat menghanguskan garansi.