News

4 Fakta Banjir Bandang yang Terjang Kota Batu Malang, Beberapa Warga Masih Hilang

Banjir bandang melanda Kota Batu, Malang, Jawa Timur dan menelan korban jiwa.


4 Fakta Banjir Bandang yang Terjang Kota Batu Malang, Beberapa Warga Masih Hilang
Banjir Bandang Terjang Kota Batu (Unsplash)

AKURAT.CO, Banjir bandang melanda daerah pemukiman warga di Kota Batu, Malang, Jawa Timur, pada Kamis (4/11/2021) sekitar pukul 14:00 WIB. Luapan banjir yang disertai lumpur itu juga membawa material batu dan juga pohon.

Puluhan rumah warga rusak akibat terjangan banjir bandang. Beberapa kendaraan bermotor juga ikut hanyut tersapu banjir. Dikabarkan banjir terjadi di beberapa titik yakni Desa Bulukerto, Desa Sumber Brantas, dan juga Desa Punten, Kecamatam Bumiaji.

Sementara itu banjir juga terjadi di kawasan Kecamatan Batu yakni Jalan Raya Dieng (Desa Sidomulyo) dan Jalan Raya Selecta (Desa Tulungrejo).

Berikut adalah fakta-fakta mengenai banjir bandang Kota Batu yang telah berhasil dihimpun AKURAT.CO dari berbagai sumber.

1. Disebabkan luapan air

Curah hujan yang tinggi selama 2 jam menyebabkan debit air meluap. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama Perum Jasa Tirta I Raymond Valiant Ruritan.

"Kejadian yang kita lihat tersebut sebabkan hujan tersebut mengangkut material, tanah, kayu, batu, dan material lainnya mengalir melalui jalur alami yang kanan kirinya sudah ada rumah penduduk," tutur Raymond.  

2. Debit air meluap dari Sungai Brantas

Air yang mengalir melalui saluran alami itu lantas mengalir melalui aliran Sungai Brantas.

"Tercatat di Kota Malang kecepatannya 430 meter kubik per detik memasuki kondisi siaga" ujar Raymond.

Ia juga menuturkan potensi banjir terjadi juga karena dipengaruhi dengan iklim global La Nina. 

3. Menelan korban jiwa

Banjir yang melanda Kota Batu juga menyebabkan beberapa orang masih hilang. Menurut laporan sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, setidaknya ada 2 orang dilaporkan meninggal dunia. 

"Lima orang ditemukan dalam kondisi selamat dan 6 orang yang dilaporkan hilang masih dalam pencarian," ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari.

4. Warga diminta waspada

Masyarakat sekitar seperti Kota Malang diminta untuk waspada. Hal tersebut disebabkan jika terjadi banjir kiriman dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas. 

Sementara itu, warga yang tinggal di sekitar bantaran sugai pun dievakuasi ke tempat yang lebih aman. 

Itu dia beberapa fakta mengenai banjir yang melanda Kota Batu Malang. []