Lifestyle

4 Cara Mudah Membakar Lemak Perut Tanpa Diet Berbahaya

Pinggang lebih ramping, perut rata bukan hanya soal penampilan, melainkan menghindari risiko penyakit kronis.


4 Cara Mudah Membakar Lemak Perut Tanpa Diet Berbahaya
Ilustrasi lingkar pinggang ideal (INSTAGRAM/fiforlife)

AKURAT.CO  Pinggang yang lebih ramping, perut rata, tubuh lebih sehat, membuat risiko penyakit kronis berkurang. Ya, kelebihan lemak perut bisa berbahaya untuk kesehatan karena mengelilingi organ dalam.

Ini akan menempatkan kamu pada risiko yang lebih besar untuk mengembangkan beberapa jenis masalah kesehatan, termasuk penyakit jantung, diabetes dan masalah hati. Oleh sebab itu, jangan abaikan masalah lemak berlebih yang ada di perutmu. 

Mulailah dengan menerapkan gaya hidup sehat, seperti berolahraga secara rutin, tidur berkualitas, dan menerapkan pola makan yang tepat. 

baca juga:

Berikut adalah beberapa rutinitas sehat untuk membantu membakar lemak berlebih pada area perut, dilansir dari berbagai sumber, Rabu (29/6/2022).

Hindari lemak trans dan minyak terhidrogenasi

Jika produk makanan mengatakan mengandung minyak terhidrogenasi parsial, artinya kamu makan lemak trans, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, kolesterol tinggi, dan obesitas dengan setiap gigitan.

Faktanya, penelitian yang dilakukan di Wake Forest University mengungkapkan bahwa monyet yang dietnya mengandung delapan persen lemak trans meningkatkan lemak tubuh sebesar 7,2 persen selama studi enam tahun. Sementara mereka yang makan lemak tak jenuh tunggal hanya memperoleh sebagian kecil dari jumlah itu. Alih-alih lemak trans, berikan tubuh lemak sehat.

Angkat beban

Jika ingin menghilangkan lemak perut dengan cepat, latihan angkat beban mungkin adalah kuncinya. Sebuah studi dari Harvard School of Public Health menemukan bahwa menambahkan latihan beban ke latihan subjek tes pria dewasa secara signifikan mengurangi risiko obesitas perut selama periode studi multi-tahun, meskipun melakukan jumlah kardio yang sama tidak memiliki efek seperti itu. Penelitian dari University of Maryland menemukan bahwa hanya 16 minggu latihan beban meningkatkan tingkat metabolisme peserta studi sebesar 7,7 persen, membuatnya lebih mudah untuk membuang inci ekstra di sekitar bagian perut.