Lifestyle

4 Cara Menidurkan Bayi yang Sebaiknya Dihindari

Banyak ahli menemukan taktik menidurkan anak yang terbukti dapat merugikan dalam jangka panjang untuk perkembangan bayi


4 Cara Menidurkan Bayi yang Sebaiknya Dihindari
Ilustrasi 4 cara menidurkan bayi yang sebaiknya tidak sering dilakukan (Freepik)

AKURAT.CO Tidur sangat penting untuk semua kelompok umur, baik itu bayi, anak-anak atau orang dewasa. Polanya bervariasi tetapi kebutuhan tetap sama.

Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang baru lahir biasanya membutuhkan sekitar 16 jam tidur dalam sehari. Sementara orang dewasa disarankan tidur enam hingga delapan jam setiap malam. 

Namun, bayi tidak tidur nyenyak pada malam hari karena siklus tidur dan makan mereka saling terkait. Selain itu, bayi secara bertahap mengurangi frekuensi 'waktu tidur' saat tumbuh dewasa.

baca juga:

Penelitian menunjukkan bahwa  ada banyak faktor yang berkontribusi terhadap bangunnya Si Kecil setiap malam.

Alasan ini bisa bersifat fisik, seperti popok basah, ruangan yang panas, perubahan lingkungan terdekat, atau timbulnya penyakit.

Kondisi ini bahkan bisa disebabkan oleh perubahan perkembangan dan perilaku pada bayi seperti tonggak perkembangan baru yang dicapai, tumbuh gigi, atau perubahan rutinitas di siang hari.

Apa pun alasannya, tangisan Si Kecil akan selalu membuat Bunda bergegas untuk memeriksanya di malam hari.

Pada saat menangis, Bunda pasti melakukan apa saja untuk membuat Si kecil kembali terlelap.

Namun, banyak ahli menemukan cara menidurkan anak yang terbukti dapat merugikan dalam jangka panjang untuk perkembangan bayi. 

Berikut AKURAT.CO uraikan satu per satu, Selasa (18/1/2022) : 

Langsung mengendong

Ini adalah naluri keibuan yang indah. Namun, jika Bunda mengangkat bayi begitu mulai menangis, dia terkadang cenderung mengadopsi ini sebagai kebiasaan.

Artinya, dia ingin dihibur seperti ini setiap kali menangis. Meskipun Bunda mungkin siap untuk melakukannya malam demi malam, hal itu dapat menunda kemampuan Si Kecil  untuk menenangkan diri.

Plus, apa yang terjadi jika Bunda sedang sakit dan tidak dapat menggendongnya? Oleh sebab itu, beri waktu kepada Si Kecil waktu untuk menenangkan diri sebelum Bunda berencana untuk menggendongnya dan menghiburnya.

Mengayun 

Praktik yang sangat konvensional adalah mengayunkan bayi untuk membantunya tertidur. Goyangan atau segala jenis gerakan berirama bertindak sebagai bantuan tidur alami karena beresonansi dengan berada di dalam rahim ibu.

Jadi, mengayunkan bayi mungkin tampak seperti cara paling efektif untuk membuat bayi tertidur. Namun, dalam jangka panjang, praktik ini sangat tidak disarankan sebagai trik harian!

Gerakan goyang dapat menyebabkan sesuatu yang dikenal sebagai 'asosiasi tidur' di antara bayi, yang pada dasarnya menyiratkan bahwa bayi akan bergantung pada kebiasaan khusus ini untuk kembali tidur.

Dia akan ketagihan dan mungkin tidak bisa tidur tanpanya. Dia bahkan mungkin terus bangun ketika tubuhnya merasakan bahwa goyangannya telah berhenti.

Dan itu tentu bukan sesuatu yang Bunda inginkan untuk masa depan! 

Yang terbaik adalah mengayunnya hanya sesekali, dan untuk jangka waktu yang lebih pendek. Coba dan gunakan taktik lain seperti lagu pengantar tidur atau pencahayaan redup untuk menginduksi tidur.

Mengajak jalan-jalan

Terkadang, ketika bayi bangun di malam hari, mengangkatnya dari tempat tidurnya dan memasukkannya ke dalam kereta dorong bisa menjadi cara yang efektif. 

Namun, ini sekali lagi adalah cara yang diinduksi gerakan untuk membuat bayi tertidur. Ini tidak konsisten dan berulang kali akan menyebabkan putusnya siklus tidur Si Kecil.

Segera setelah gerakan berhenti, kemungkinan mereka bangun!

Cobalah dan hindari mengandalkan teknik berbasis gerakan setiap hari. Sebagai gantinya, Bunda dapat membiarkan Si Kecil tidur di lengan Bunda di malam hari.

Memberi makan

Bayi tiba-tiba bangun di malam hari, dia pasti lapar. Ini adalah kepercayaan umum banyak ibu. Dalam beberapa keadaan, bayi memang benar-benar lapar, terutama bayi baru lahir.

Tetapi untuk bayi yang lebih besar yang telah menerima makanan yang cukup, itu mungkin bukan ide yang baik.

Jika Bunda memberi makan bayi setiap kali Si Kecil bangun di malam hari, itu cenderung menjadi kebiasaan bahkan saat tidak perlu.

Ditambah lagi, ketika bayi disusui di malam hari, dia terkadang tidak merasa lapar di pagi hari dan itu mengarah ke lingkaran setan.

Oleh sebab itu, atur siklus makan bayi dengan ketat. Ingat, jangan menggunakannya sebagai sarana untuk membuat SI Kecil tidur.