Ekonomi

37.453 WP Manfaatkan PPS, Didominasi Pegawai Sampai Perdagangan Besar Eceran!

Program Pengungkapan Sukarela (PPS) telah dimanfaat oleh 37.453 ribu wajib pajak dengan surat keterangan yang diterbitkan 42.932

37.453 WP Manfaatkan PPS, Didominasi Pegawai Sampai Perdagangan Besar Eceran!
Pelaporan SPT Tahunan PPS (Tangkapan layar YouTube Kemenkeu )

AKURAT.CO, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapan Program Pengungkapan Sukarela (PPS) telah dimanfaatkan oleh 37.453 ribu wajib pajak dengan surat keterangan yang diterbitkan 42.932 untuk jumlah harga yang dideklarasikan sebesar Rp65,28 triliun.

Ia menjelaskan jumlah pajak yang dibayarkan untuk PPh sebesar Rp6,65 triliun, deklarasi dalam negeri mencapai Rp56,13 triliun dan investasi sebesar Rp4,17 triliun. Sedangkan yang dideklarasikan tetapi tetap berada di luar negeri hartanya sebesar Rp4,97 triliun.

Untuk peserta PPS Orang Pribadi (OP) mayoritas berasal dari WP OP dengan harta SPT sebesar Rp10 miliar ke bawah. Untuk rincian di bawah Rp10 juta sebanyak 2,456 ribu atau 6,62 persen, kemudian Rp10 juta hingga Rp100 juta sebanyak 723 orang atau 1,95 persen.

baca juga:

Adapun untuk Rp100 juta hingga Rp1 miliar sebanyak 3.886 ribu orang atau 10,47 persen, Rp1 miliar sampai Rp10 miliar sebanyak 15.186 ribu orang atau 40,92 persen dan dari Rp10 miliar hingga Rp100 miliar sebanyak 12,301 atau 33,14 persen.

“Kalau kita lihat mayoritas ada di dalam harta antara Rp10 juta hingga Rp100 miliar sekitar ada 12.301 orang. Untuk Rp1 triliun hingga 10 triliun sebanyak 7 orang atau 0,02 persen,” ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani Idrawati, saat acara APBN KITA, Rabu (20/4/2022).

Peserta berasal dari berbagai sektor, lanjutnya yaitu ada dari pegawai sebanyak 45,0 persen. Kemudian perdagangan besar dan eceran sebesar 34,1 persen, jasa perorangan lainnya 8,8 persen, jasa profesional 1,8 persen, dan sektor lainnya 7,09 persen.

“ Untuk itu kita lihat mereka sebagian besar adalah pegawai, kemudian perdagangan besar dan eceran itu adalah dua sektor atau dua klasifikasi peserta,” jelasnya.

Sementara itu, untuk Surat Utang Negara mencapai Rp46,35 miliar, serta Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) mencapai Rp25,66 miliar.

Sekadar informasi, sebelumnya Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memberi waktu untuk Program Pengungkapan Sukarela (PPS) atau tax amnesty untuk melaporkan SPT Tahunan bagi masyarakat wajib pajak. Pelaksanaan program tersebut berlaku dari Januari hingga Juni 2022.