News

37 Pelajar Terpapar Covid-19, 18 Sekolah Ditutup Sementara di Jakpus

Sebanyak 18 sekolah di Jakarta Pusat ditutup sementara karena ditemukan adanya kasus positif Covid-19.


37 Pelajar Terpapar Covid-19, 18 Sekolah Ditutup Sementara di Jakpus
Tracing COVID-19 di SMP 77 Cempaka Putih Timur, Jakarta Pusat (AKURAT.CO/Badri)

AKURAT.CO, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Pusat, Uripasih mengatakan bahwa di wilayah Jakarta Pusat ada 18 sekolah yang ditutup karena temuan kasus Covid-19 mulai dari SD, SMP hingga SMA. 

"Selama ditutup, pembelajaran tatap muka (PTM) dihentikan sementara dan dialihkan jadi pembelajaran jarak jauh (PJJ)," ujarnya, Selasa (25/1/2022). 

Dia mengungkapkan, dari 18 sekolah yang ditutup, tercatat ada 37 pelajar yang dinyatakan positif Covid-19. Saat ini, para pelajar tersebut tengah menjalani karantina mandiri baik di rumah sakit, ataupun di RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. 

baca juga:

"Kebanyakan para pelajar yang kena Covid-19 berasal dari klaster keluarga dan hanya sedikit klaster sekolah," ucap Uripasih. 

Dia menegaskan bahwa sesuai aturan, pihak sekolah harus menutup sekolah mereka atau menghentikan proses PTM jika terdapat temuan kasus positif Covid-19 di lingkungan sekolah. Hal itu dilakukan untuk menghindari penularan di lingkungan sekolah. 

"Misalkan murid kena di sekolah terus di tracing terhadap peserta didik ataupun guru dan ada yang positif ataupun tidak itu harus ditutup. Lain hal jika murid kena dari keluarga, terus teman kelas murid itu ditracing hasilnya negatif, PTM masih bisa berjalan. Tapi jika ada positif berarti harus tutup juga," paparnya. 

Untuk menghindari penularan lebih luas di lingkungan sekolah, pihaknya menggandeng Dinas Kesehatan DKI untuk memperkuat tracing ke siswa dan guru di sekolah. Tracing itu sejauh ini sudah dilakukan di sekolah-sekolah yang ditemukan adanya temuan kasus Covid-19.[]