Ekonomi

360Kredi: Kerahasiaan Data Pribadi Jadi Hal Utama Industri Fintech

paling utama dari industri jasa keuangan (IJK) adalah data privasi karena industri fintech memanfaatkan kecanggihan teknologi


360Kredi: Kerahasiaan Data Pribadi Jadi Hal Utama Industri Fintech
360Kredi turut berpartisipasi pada kegiatan FinExpo Virtual Event, 18 Oktober-2 November 2021 (Humas 360Kredi )

AKURAT.CO, Direktur Funding & Partnersip Purnama Sutedi dan Business Development 360Kredi Zachrinal menyatakan yang paling utama dari industri jasa keuangan (IJK) adalah data privasi karena industri fintech memanfaatkan kecanggihan teknologi dalam mengelola informasi.

" 360Kredi sendiri memiliki sistem keamanan yang kuat dalam menjaga kebocoran data nasabah. Ini penting untuk perusahaan fintech, karena secara regulasi, kerahasiaan data pribadi digital nasabah telah diatur dalam berbagai perundang-undangan,” jelas Zachrinal pada kegiatan FinExpo Virtual Event, 18 Oktober-2 November 2021.

Menurutnya, 360Kredi menjadi platform pinjaman online yang berfokus pada kemudahan penggunanya dalam mengakses layanan finansial baik dalam penggunaan aplikasi maupun jasa keuangannya.

baca juga:

Sementara itu, Nico, Digital Ads & Content Creator 360Kredi pada Kamis (28/10/2021) membahas strategi marketing di era digital. Menurut Nico, strategi marketing di era digital sangat membantu UMKM kecil untuk menjangkau target pasar, terutama di masa pandemi seperti saat ini.

“Berbayar seperti google ads atau facebook ads, maupun yang gratis seperti pemanfaatan SEO tentu sangat memudahkan para pelaku UMKM dalam menjalankan bisnisnya. Tinggal bagaimana kita merancang strategi yang tepat untuk menjangkau pasar," terang Nivo melalui keterangan resminya.

Kemudian Digital Ads 360Kredi Balqis pada Jumat, (29/10/2021) membahas tentang peran fintech dalam pertumbuhan startup di Indonesia. Menurutnya, startup di Indonesia, bersama UMKM telah membentuk tulang punggung lanskap bisnis di ekonomi terbesar di Asia Tenggara (SEA), yang dalam beberapa tahun terakhir mengalami pergeseran menuju ekosistem startup yang sehat dan dinamis.

“Kehadiran industri fintech di tanah air bisa dikatakan krusial dalam mendukung akselerasi pertumbuhan ekosistem startup digital. Perannya diyakini bisa menggenjot bisnis para pelaku startup, mulai dari memfasilitasi layanan pembayaran, mengonversi transaksi tunai ke non-tunai, hingga membuka akses keuangan bagi unbanked society yang masih umum dijumpai di Indonesia. Perannya yang sedemikian rupa membuat industri fintech sarat potensi," papar Balqis.

Direktur Operasional 360Kredi Suhartono pada Jumat, (22/10/2021) membahas tentang menjamurnya pinjaman online ilegal di industri fintech dan bagaimana solusinya. Suhartono mengajak masyarakat untuk memahami perbedaan fintech legal dan ilegal agar tidak menjadi bumerang, serta agar turut aktif bersama-sama memerangi fintech ilegal. 

“Literasi masyarakat tentang keuangan digital masih sangat rendah, sehingga mudah untuk terjebak pada pinjaman online ilegal yang tidak berizin OJK, padahal ada 106 fintech lending yang legal dan berizin. Maka 360Kredi selaku bagian dari industri jasa keuangan memiliki tugas untuk memberikan edukasi tentang keuangan digital," pungkasnya.