News

35 Warga Koja Keracunan, Polisi Akan Periksa Pihak PSI

Kendati tidak sampai jatuh korban jiwa, polisi menilai perlu melakukan penyelidikan untuk mengetahui ada tidaknya unsur pidana dalam kejadian tersebut


35 Warga Koja Keracunan, Polisi Akan Periksa Pihak PSI
Salah satu warga Koja yang mendapat nasi kotak dari Partai Solidaritas Indonesia. (Kompas.com)

AKURAT.CO, Aparat kepolisian tengah mendalami keracunan masal yang dialami warga Koja, Jakarta Utara. Sebanyak 35 warga Koja dilaporkan mengalami mual dan muntah setelah memakan nasi kotak yang dibagikan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 

"Sedang proses penyelidikan," kata Kapolsek Koja AKBP Abdul Rasyid saat dikonfirmasi, Senin (25/10/2021).

Kendati tidak sampai jatuh korban jiwa, polisi menilai perlu melakukan penyelidikan untuk mengetahui ada tidaknya unsur pidana dalam kejadian tersebut. Selain korban, Abdul Rasyid mengatakan pihaknya akan memeriksa pihak PSI. 

"Korban sudah ada yang diambil keterangannya. Dari pihak PSI sedang menunggu karena gantian diambil keterangannya," ujar dia.

Abdul Rasyid juga mengatakan berdasarkan informasi awal makanan dalam nasi kotak itu dimasak oleh seseorang yang berlokasi di dekat Jakarta Islamic Center. Penyidik telah mendatangi kediaman yang bersangkutan dan rencananya akan segera dimintai keterangan.

"Sudah ketemu rumahnya di Kampung Beting belakang Islamic Canter. Dalam waktu dekat diambil keterangannya," jelas dia.

Ketua RW 06 Koja, Suratman mengatakan sebanyak 35 orang warganya mengalami keracunan usai menyantap nasi kota berlogo PSI.

Dia menjelaskan, sekitar 80 warga menerima nasi boks berlogo PSI yang dibagikan sejumlah orang berpakaian merah pada Minggu (24/10) kemarin. Nasi kotak berisi nasi, telor, buncis, dan orek tempe. Dari 35 orang yang keracunan, 24 orang dirawat di RSUD Koja.

"Tadi kita coba undang dari pihak puskesmas untuk mendata itu ada 35 orang," kata Suratman.