News

3.000 Lebih Korban COVID-19 Tewas dalam Sehari di India, Taman dan Lahan Parkir Jadi Tempat Kremasi

India mencatat 362.902 kasus baru COVID-19 di seluruh negeri dan 3.285 kematian lagi terkait virus corona pada Selasa (27/4).


3.000 Lebih Korban COVID-19 Tewas dalam Sehari di India, Taman dan Lahan Parkir Jadi Tempat Kremasi
Akibat lonjakan angka kematian COVID-19, para petugas krematorium kalang-kabut menangani tingginya permintaan kremasi.

AKURAT.CO, Taman dan lahan kosong di Delhi, India, terpaksa dijadikan pemakaman darurat dengan membangun tumpukan kayu untuk kremasi di sana. Pasalnya, krematorium sudah kehabisan lahan untuk membakar jenazah. Para petugas bekerja tanpa jeda, sementara keluarga harus menunggu berjam-jam sebelum dapat giliran untuk mengkremasi jenazah akibat tingginya permintaan.

Dilansir dari BBC, angka kematian telah meroket di India akibat gelombang kedua infeksi COVID-19 yang menghancurkan negara tersebut. Di Delhi saja, tercatat 380 korban virus corona meninggal pada Senin (26/4). Tak ayal, krematorium kelimpungan mencari lahan.

Di krematorium Kale Khan, Sarai, setidaknya 27 tumpukan kayu baru telah dibangun dan puluhan lainnya sedang ditambahkan di taman terdekat. Otoritas juga sibuk mencari lahan tambahan di dekat tepi sungai Yamuna.

Menurut seorang pekerja, krematorium itu awalnya berkapasitas hanya 22 jenazah. Akibat tsunami COVID-19 ini, mereka terpaksa beroperasi terus-menerus dari pagi hingga tengah malam.

Di Delhi, otoritas dilaporkan telah menebang pohon di taman kota untuk digunakan sebagai kayu bakar kremasi. Kerabat korban juga diminta membantu menumpuk kayu sendiri dan menangani ritual lainnya.

Pemandangan serupa juga terlihat di Krematorium Ghazipur, Delhi Timur. Mereka telah menambahkan 20 tumpukan kayu lagi di tempat parkir mobil. Menurut seorang pejabat, keluarga korban harus menunggu 3-4 jam untuk kremasi. Sementara itu, setiap jenazah butuh waktu hingga 6 jam pembakaran.

Situasi serius ini merata di krematorium lainnya. Sunil Kumar Aledia menjalankan Pusat Pengembangan Holistik, sebuah organisasi yang menyediakan bantuan oksigen, makanan, dan kremasi. Ia mengatakan kalau sejumlah krematorium sudah tidak punya lahan tambahan lagi.

Permintaan kremasi kemungkinan akan tetap tinggi. Di Delhi, dengan populasi sekitar 20 juta orang, rumah sakit penuh dan oksigen medis langka.

Angka infeksi hariannya pun kembali memecahkan rekor pada Selasa (27/4) dengan 362.902 kasus baru COVID-19 di seluruh negeri. Bahkan, untuk pertama kalinya, angka kematian terkait virus corona telah menembus 3 ribu kematian dalam sehari. Dilaporkan 3.285 korban COVID-19 meninggal pada Selasa (27/4). []

Dian Dwi Anisa

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu