News

300 Personel Kepolisian Kawal Rekonstruksi di Kediaman Hakim Jamaluddin


300 Personel Kepolisian Kawal Rekonstruksi di Kediaman Hakim Jamaluddin
?Tim penyidik gabungan dari Polda Sumatera Utara, Polrestabes Medan dan Kejaksaan kembali melakukan proses rekonstruksi kasus pembunuhan berencana hakim Jamaluddin. (AKURAT.CO/Muhlis)

AKURAT.CO, Tim penyidik gabungan dari Polda Sumatera Utara, Polrestabes Medan dan Kejaksaan kembali melakukan proses rekonstruksi kasus pembunuhan berencana hakim Jamaluddin.

Rekonstruksi tahap kedua ini akan berfokus mulai dari persiapan hingga  eksekusi hakim Jamaluddin. Reka adegan rencananya akan dilakukan di tiga lokasi yakni Pasar Johor, tempat para eksekutor dijemput oleh otak pelaku ZH. 

Selanjutnya di kediaman hakim Jamaluddin di Perumahan Royal Monaco Blok B, nomor 22 Kelurahan Gedung Johor, Medan, dan lokasi pembuangan jasad korban di Dusun II Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

Sementara itu, disampaikan Kapolsek Deli Tua, Ajun Komisaris Polisi Zulkifli Harahap, dalam rekonstruksi yang akan dilakukan pada tiga lokasi tersebut, sebanyak 300 personel gabungan disiagakan. 

"Untuk personel yang mengamankan dalam rekonstruksi tahap ll ini sebanyak 300 personel gabungan di turunkan," ujarnya.

Dijelaskan Ajun Komisaris Polisi Zulkifli, pengamanan difokuskan di kediaman hakim Jamaluddin yang merupakan lokasi ekseskusi, mulai dari masuknya ke perumahan tempat korban tinggal hingga di depan rumah korban. 

"Selama rekonstruksi berlangsung petugas terus melakukan pengamanan di lokasi, terutama di rumah korban," terang Zulkifli. 

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian mengatakan bahwa dalam rekonstruksi tahap pertama yang digelar pada Senin (13/1) kemarin terdapat 15 adegan, yang terdiri dari 5 lokasi berbeda.

"Pada rekonstruksi pertama itu hanya tahap perencanaan saja dan rekonstruksi tahap kedua nanti baru soal bagaimana eksekusi terhadap korban dilakukan pelaku," terang Andi Rian. 

Dalam kasus ini pihak kepolisian sudah berhasil mengungkap para pelakunya diantaranya adalah istri korban ZH (41), dan dua orang eksekutor yakni JP (42) dan RF (29). Di mana, istri korban diketahui sebagai otak pelaku pembunuhan Jamaluddin.