Tech

3 Teknik Mengemudi Mobil Manual di Tanjakan

Mengemudi mobil bertransmisi manual di jalan tanjakan harus terampil supaya tidak membahayakan.


3 Teknik Mengemudi Mobil Manual di Tanjakan
Ilustrasi - Mengemudi mobil di jalan tanjakan. (nissan.co.id)

AKURAT.CO, Mengemudikan di jalan tanjakan tentunya berbeda dengan di jalan datar karena lebih sulit.

Terutama ketika mobil yang dikendarai menggunakan transmisi manual, pengemudi pun harus terampil agar tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Mungkin bagi yang sudah terbiasa menggunakan mobil bertransmisi manual di jalan tanjakan, tidak begitu mengalami kesulitan.

baca juga:

Tapi, bagi kamu yang masih pemula, tentunya berkendara dengan kondisi jalan menanjak dengan mobil manual ditambah kondisi jalan yang mecet, tentu jadi hal yang mendebarkan.

Apabila penggunaannya salah, bisa menimbulkan bau kampas kopling yang menyengat. Bahkan, jika tidak berhati-hati berpotensi membuat mobil mundur. Hal ini tentu akan sangat berbahaya. 

Untuk itu, supaya tetap aman, berikut tiga teknik mengemudi mobil manual, ketika di tanjakan, melansir dari laman Wuling.

1. Menggunakan rem tangan

  • Posisikan kaki kiri kamu pada pedal kopling dengan menginjaknya secara full.
  • Kaki kanan tetap bersiaga menginjak pedal gas, sementara tangan kiri bersiap mengendalikan tuas rem tangan.
  • Saat berhenti, tarik rem tangan dan injak pedal kopling hingga mobil tertahan di tanjakan, tapi pastikan mesin masih hidup.
  • Pastikan juga posisi gigi ada pada posisi 1.
  • Saat akan jalan, tekan lock pada tuas rem tangan dan secara perlahan turunkan rem tangan.
  • Di saat bersamaan, injak pedal gas hingga sekitar 2000 RPM disertai mengangkat kopling hingga posisi setengah (jangan lepas keseluruhan).
  • Karena akan menggunakan sistem setengah kopling, kamu harus menjaga RPM mesin di atas 2000 RPM dengan kecepatan mobil yang tidak terlampau tinggi.
  • Saat mobil di depan kembali berhenti, langsung angat tuas rem tangan dan injak pedal kopling.
  • Hal yang perlu diingat, yaitu lakukan langkah pengaturan rem tangan dan kopling bersamaan agar mobil tidak mundur.

2. Menggunakan pedal rem

  • Teknik yang satu ini terbilang cukup sulit, sehingga disarankan untuk yang sudah expert mengendalikan mobil manual.
  • Saat mobil terhenti di tanjakan, injak kopling dengan kaki kiri dan injak pedal rem dengan kaki kanan.
  • Ketika akan jalan, pindahkan kaki kanan ke pedal gas sambil langsung menekannya hingga RPM sekitar 2000 dengan cepat.
  • Di saat bersamaan, angkat pedal kopling pada posisi setengah agar mobil tidak mundur ke belakang.

3. Menginjak pedal rem dan kopling bersamaan

  • Teknik ketiga ini hanya bisa dilakukan pada mobil yang memiliki pedal kopling dan rem yang berdekatan.
  • Ketika mobil berhenti di tanjakan injak dua pedal sekaligus, yakni pedal rem dan kopling menggunakan kaki kiri.
  • Secara otomatis, mobil berhenti dan mesin masih hidup.
  • Pastikan transmisi ada di posisi gigi 1.
  • Saat akan jalan, injak pedal gas hingga sekitar 2000 RPM dan secara bersamaan, angkat kaki kiri untuk mengangkat kopling dan rem secara perlahan hingga posisi setengah.
  • Hal ini juga akan menimbulkan teknik setengah kopling namun pedal rem juga telah standby. 
  • Ketika mobil di depan berhenti, kamu langsung menekan kaki kiri untuk memberhentikan mobil tanpa mematikan mesin.

Dari ketiga teknik tersebut, teknik yang kedua terbilang merupakan teknik yang tersulit. Butuh latihan dan keterampilan yang ekstra untuk bisa melakukannya.

Oleh karenanya, jika kamu masih baru belajar mengemudikan mobil, sangat tidak disarankan untuk menggunakan teknik tersebut.[]