News

3 Nama Calon Pj Gubernur DKI Disebut Sama-sama Sanggup Pimpin Jakarta

Tiga nama calon penjabat (Pj) Gubernur DKI yang disebut-sebut di ruang publik merupakan tokoh yang mampu memimpin Jakarta.


3 Nama Calon Pj Gubernur DKI Disebut Sama-sama Sanggup Pimpin Jakarta
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik di Gedung DPRD DKI Jakarta di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat Senin (24/5/2021). (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan, tiga nama calon penjabat (Pj) Gubernur DKI yang disebut-sebut di ruang publik merupakan tokoh yang mampu memimpin Jakarta. Ketiganya merupakan sosok yang mengenal dengan baik situasi Jakarta.

Menurut dia, Pj Gubernur DKI setelah Anies tak lagi menjabat adalah hak prerogatif Presiden. Presiden memiliki kewenangan penuh untuk menunjuk sosok yang tepat untuk menjadi Pj Gubernur di Jakarta.

"Ya menurut saya sih baik, ya ketiga-tiganya. Misalkan Pak Heru, dia paham banget soal Jakarta. Kebetulan saya kenal baik Heru mulai dia dari bawah. Kemudian Juri, Juri saya kenal baik. Dulu bareng-bareng saya. Saya kira Juri juga capable. Terakhir Pak Sekda. Karena beliau Sekda, saya kira beliau baik. Nanti tergantung Presiden milih tiga nama itu," ujarnya kepada AKURAT.CO, Senin (16/5/2022).

baca juga:

Seperti diketahui, tiga nama tokoh mencuat sebagai calon Pj Gubernur DKI Jakarta. Ketiganya masing-masing adalah Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Eks Ketua Timsel Komisioner KPU dan Bawaslu Juri Ardiantoro, dan Sekda DKI Marullah Matali. 

Taufik mengatakan, hak prerogatif Presiden itu tak bisa diintervensi. Apalagi Presiden Joko Widodo paham betul soal situasi Jakarta, mengingat pengalamannya yang pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Sehingga, Jokowi dinilai sangat paham siapa sosok yang tepat memimpin Jakarta setelah masa jabatan Anies Baswedan selesai pada pertengahan Oktober 2022.

"Kalau soal penjabat Gubernur itu haknya Presiden. Kita jangan ikut campur pada hak prerogatif Presiden. Presiden yang paham, kemudian Presiden juga paham bahwa Jakarta harus dipimipin oleh orang seperti apa," katanya.

Dia menjelaskan, secara kelembagaan, DPRD DKI juga tak berwenang mengusulkan ke Presiden meskipun secara personal orang boleh saja mengusulkan ke Presiden sosok yang tepat. Yang pasti, kata dia, ketiga tokoh yang sudah disebut di ruang publik itu merupakan sosok yang tepat dengan pengalaman yang cukup. 

"Ketiganya pantas. Heru pantas, Juri pantas, Pak Marullah juga pantas. Kan walaupun Pak Juri belum pernah berkarier di birokrasi Pemda DKI. Tapi saya kira Juri paham soal Jakarta. Dia pernah jadi Ketua KPU Jakarta. Masih layak lah mimpin Jakarta," ujarnya. []