Lifestyle

3 Metode Puasa yang Efektif untuk Menurunkan Berat Badan

Intermittent fasting atau puasa intermiten mungkin adalah salah satu metode penurunan berat badan yang paling baik dan aman


3 Metode Puasa yang Efektif untuk Menurunkan Berat Badan
Ilustrasi - Intermittent fasting, atau puasa intermiten (Freepik/jcomp)

AKURAT.CO Intermittent fasting (IF), atau puasa intermiten mungkin adalah salah satu metode penurunan berat badan yang paling baik dan aman. Ya, diet ini menawarkan pendekatan minimalis untuk menurunkan berat badan. Tidak banyak aturan khusus, kamu hanya fokus memerhatikan jadwal makan. 

"Setiap kali kita mengalami defisit kalori, akan ada penurunan berat badan," Jenny Fontana, pelatih nutrisi bersertifikat, mengutip Eat This, Not That! Minggu (23/1/2022). 

Ada beberapa bentuk puasa intermiten yang berbeda, beberapa di antaranya mungkin merupakan  intervensi penurunan berat badan yang lebih praktis  daripada yang lain. Selain penurunan berat badan, puasa intermiten juga menawarkan banyak manfaat kesehatan yang didukung oleh ilmu pengetahuan. 

baca juga:

Sebuah studi yang  baru-baru ini diterbitkan di JAMA Network menyoroti tiga metode puasa yang terbukti sangat efektif. Berikut AKURAT.CO uraikan satu per satu : 

Pola makan 5:2 

Pengikut diet 5:2 makan diet tidak terbatas selama lima hari dalam seminggu dan berpuasa selama dua hari lainnya. Namun, Shadi Vahdat, MD, direktur medis di LiveWell Integrative Medicine mengatakan bahwa pola makan 5:2 sangat menantang dan butuh kedisiplinan. 

"Terkait kepatuhan jangka panjang, puasa hari alternatif atau 5:2 diet bisa menjadi sangat menantang," kata Vahdat.

Makan dengan batasan waktu

Ini adalah salah satu metode puasa yang paling disukai banyak orang karena tidak ada batasan kalori. Kamu hanya wajib mematuhi batasan waktu yang sudah ditentukan. Ya, kamu kamu hanya makan boleh selama jendela harian empat hingga 10 jam. Puasa diluar di luar jendela makan yang ditentukan.