Rahmah

3 Keistimewaan Membaca Surah Al-Baqarah dalam Hadits Nabi

3 Keistimewaan Membaca Surah Al-Baqarah dalam Hadits Nabi
Al-Quran (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Surah Al-Baqarah merupakan surah kedua dalam Al-Qur'an, setelah surah Al-Fatihah. Surah ini terdiri dari 286 ayat. Al-Baqarah sendiri bermakna Sapi Betina, karena di dalam surah Al-Baqarah terdapat pembahasan tentang binatang ini.

Membaca surah Al-Baqarah memiliki banyak manfaat. Salah satunya akan membuat hati tenang dan kelak ayat-ayatnya akan memberikan syafaat di hari akhir. Para pembaca surah ini akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Secara khusus disebutkan di dalam hadits Nabi, surah Al-Baqarah ini juga memiliki banyak manfaat yang lain. Seperti dikutip dari NU Online, yang disebutkan di dalam hadits nabi Muhammad Saw. Berikut di antaranya:

baca juga:

Pada Hari Kiamat Menjadi Penaung

Rasulullah bersabda:

اقْرَءُوا الزَّهْرَاوَيْنِ: الْبَقَرَةَ وَآلَ عِمْرَانَ؛ فَإِنَّهُمَا يَأْتِيَانِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَأَنَّهُمَا غَيَايَتَانِ، أَوْ كَأَنَّهُمَا غَمَامَتَانِ أَوْ كَأَنَّهُمَا فِرْقَانِ مِنْ طَيْرٍ صَوَافَّ يُحَاجَّانِ عَنْ أَصْحَابِهِمَا اقْرَءُوا سُورَةَ الْبَقَرَةِ؛ فَإِنَّ أَخْذَهَا بَرَكَةٌ وَتَرْكَهَاحَسْرَةٌ وَلَا تَسْتَطِيعُهَا الْبَطَلَةُ 

Artinya: “Bacalah ‘dua tangkai bunga indah’, yakni surat al-Baqarah dan Ali ‘Imran. Sebab, keduanya akan datang pada hari Kiamat laksana penaung, atau seperti awan pelindung, atau seperti kelompok burung yang membeberkan sayap-sayapnya dan membela pembaca keduanya. Maka bacalah surat al-Baqarah, sebab di dalamnya terdapat keberkahan. Sedangkan meninggalkannya adalah kerugian. Bahkan, para pelaku kebatilan (para ahli sihir) pun tak mampu menembusnya,” (HR. Ahmad).

Dapat Mengusir Setan dan Jin

Rasulullah bersabda:

إِنَّ لِكُلِّ شَيءٍ سَنَامًا، وَسَنَامُ الْقُرْآنِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ، وَفِيهِ آيَةٌ سَيِّدَةُ آيِ الْقُرْآنِ آيَةُ الْكُرْسِيِّ، لَا تُقْرَأُ فِي بَيْتٍ وَفِيهِ شَيْطَانٌ إِلَّا خَرَجَ   

Artinya: “Segala sesuatu memiliki bongkol. Dan bongkol Al-Qur’an adalah surat al-Baqarah. Di dalamnya terdapat sebuah ayat yang menjadi “tuannya” ayat-ayat Al-Qur’an, yakni ayat Kursi. Tidaklah ayat itu dibaca di suatu rumah yang di dalamnya terdapat setan kecuali setan itu akan keluar,” (HR. Abdur Razzaq).