News

3 Generator Oksigen Baru Segera Dibangun di DIY

Sebanyak tiga instalasi generator oksigen baru segera dibangun di DIY, yang diharapkan mampu mengatasi masalah kelangkaan oksigen medis.


3 Generator Oksigen Baru Segera Dibangun di DIY
Ilustrasi petugas mengisi tabung oksigen. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Sebanyak tiga instalasi generator oksigen baru segera dibangun di sejumlah wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Diharapkan serangkaian proyek ini mampu mengatasi masalah kelangkaan oksigen medis di wilayah tersebut.

Ketua Satgas Oksigen Pemda DIY Tri Saktiyana menyebut saat ini Pemda DIY telah merencanakan pembangunan generator oksigen di Balai Pengembangan Teknologi Tepat Guna (BPTTG), Jalan Kusumanegara, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.

Generator oksigen itu, menurut perencanaannya, berkapasitas produksi setara 350 - 400 tabung berukuran 6 meter kubik per harinya. "Tapi kan yang namanya mesin pasti juga butuh istirahat," katanya melalui pesan WhatsApp, Selasa (27/7/2021).

Proyek yang hampir terlaksana ini diperkirakan memakan waktu 2 bulan untuk penyelesaiannya.

Adapun Kabupaten Bantul kini tengah mengeksekusi proyek serupa. Generator oksigen milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul tengah dibangun di RSUD Panembahan Senopati.

"Bantul sudah mulai datang komponen-komponen generator, segera dirangkai dan menyelesaikan bangunannya," imbuhnya.

Baca Juga: Siapkan Rp1,9 Miliar, Sleman Segera Bangun Generator Oksigen

Sementara itu Pemkab Sleman juga telah mengonfirmasi terkait rencana menjalankan proyek serupa. Menganggarkan Rp1,9 miliar dari Belanja Tak Terduga (BTT), generator oksigen berkapasitas kecil diperkirakan memiliki kapasitas produksi setara 60 tabung berukuran 3 sampai 4 liter per harinya.

"Jika nanti sudah dioperasionalkan, mesin ini mampu memenuhi kebutuhan oksigen di RS Darurat COVID-19 di Sleman," jelas Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dalam keterangannya, Selasa (27/7/2021).

Jika semuanya terealisasi, maka DIY bakal memiliki total 4 generator oksigen. Di mana Kabupaten Gunungkidul sudah mendahului dengan pembangunan dan pengoperasian instalasi ini di RSUD Wonosari sejak 3 tahun lalu.[]