Ekonomi

3 Fakta Penting Besaran Gaji Prajurit TNI, Paling Kecil Rp1,9 Juta!

Selain gaji pokok, anggota TNI juga mendapatkan gaji tunjangan dan tunjangan lainnya


3 Fakta Penting Besaran Gaji Prajurit TNI, Paling Kecil Rp1,9 Juta!
Tentara Indonesia (wikipedia.org)

AKURAT.CO, Warga Indonesia haruslah melewati sejumlah proses ketat hingga akhirnya bisa menjadi seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Segala bentuk persiapan mulai dari fisik hingga mental haruslah dilakukan untuk menjadi seorang prajurit TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Udara (AU), atau Angkatan Laut (AL). 

Dengan tugas mengabdi kepada negara, maka pemerintah juga telah memberikan gaji dan tunjangan hidup kepada setiap prajurit TNI yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Tahun 2019 tentang Perubahan Keduabelas atas Peraturan Gaji Anggota Tentara Nasional Indonesia dari pangkat Tamtama hingga Perwira Tinggi. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait besaran gaji dan tunjangan yang diterima oleh prajurit TNI. 

1. Gaji pokok

a. Tamtama (Golongan I)

Kopral Kepala: Rp1.917.100 - Rp2.960.700; Kopral Satu: Rp1.858.900 - Rp2.870.900; Kopral Dua: Rp1.802.600 - Rp2.783.900; Prajurit Kepala dan Kelasi Kepala: Rp1.747.900 - Rp2.699.400; Prajurit Satu dan Kelasi Satu: Rp1.694.900 - Rp2.617.500; Prajurit Dua dan Kelasi Dua: Rp1.643.500 - Rp2.538.100.

b. Bintara (Golongan II)

Pembantu Letnan Satu: Rp2.454.000 - Rp4.032.600; Pembantu Letnan Dua: Rp2.379.500 - Rp3.910.300; Sersan Mayor: Rp2.307.400 - Rp3.791.700; Sersan Kepala: Rp2.237.400 - Rp3.676.700; Sersan Satu: Rp2.169.500 - Rp3.565.200; Sersan Dua: Rp2.103.700 -  R 3.457.100.

c. Perwira Pertama (Golongan III)

Kapten: Rp2.909.100 - Rp4.780.600; Letnan Satu: Rp2.820.800 - Rp4.635.600; Letnan Dua: Rp2.735.300 - Rp4.425.200.

d. Golongan IV (Perwira Menengah dan Perwira Tinggi)

i. Perwira Menengah

Kolonel: Rp3.190.700 - Rp5.243.400; Letnan Kolonel: Rp3.093.900 - Rp5.084.300; Mayor: Rp3.000.100 - Rp 4.930.100.

ii. Perwira Tinggi

Jenderal, Laksamana, Marsekal: Rp5.238.200 - Rp5.930.800; Letnan Jenderal, Laksamana Madya, Marsekal Madya: Rp5.079.300 - Rp5.750.900; Mayor Jenderal, Laksamana Muda, Marsekal Muda: Rp3.393.400 - Rp5.576.500; Brigadir Jenderal, Laksamana Pertama, Marsekal Pertama: Rp3.290.500 - Rp5.407.400.

2. Tunjangan TNI

Besaran tunjangan TNI ini diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 102 Tahun 2018 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Berikut jumlah besaran tunjangan tersebut:

Kelas Jabatan 1: Rp1.968.000; Kelas Jabatan 2: Rp2.089.000; Kelas Jabatan 3: Rp2.216.000; Kelas Jabatan 4: Rp2.350.000; Kelas Jabatan 5: Rp2.493.000; Kelas Jabatan 6: Rp2.702.000; Kelas Jabatan 7: Rp2.928.000; Kelas Jabatan 8: Rp3.319.000; Kelas Jabatan 9: Rp3.781.000; Kelas Jabatan 10: Rp4.551.000; Kelas Jabatan 11: Rp5.183.000; Kelas Jabatan 12: Rp7.271.000; Kelas Jabatan 13: Rp8.562.000; Kelas Jabatan 14: Rp11.670.000; Kelas Jabatan 15: Rp 14.721.000; Kelas Jabatan 16: Rp20.695.000; Kelas Jabatan 17: Rp 29.085.000.

Kemudian untuk KASUM ((Kepala Staf Umum), WAKASAD, WAKASAL, WAKASAU: Rp 34.902.000. Lalu, KSAD (Kepala Staf TNI AD), KSAL (Kepala Staf TNI AL), KSAU (Kepala Staf TNI AU): Rp37.810.500.

3. Tunjangan lain

Selain tunjangan tersebut, ada juga tunjangan lain yang diatur dalam Peraturan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2017 tentang Penghasilan Prajurit Tentara Nasional Indonesia di Lingkungan Kementerian Pertahanan dan Tentara Nasional Indonesia. Berikut besarannya:

Tunjangan istri atau suami TNI: 10 persen dari gaji pokok TNI; Tunjangan anak: Dua persen dari gaji pokok TNI; Tunjangan pangan atau beras: 18 kg per jiwa setiap bulannya untuk prajurit TNI dan 10 kg beras setiap bulan untuk anggota keluarga.

Kemudian, uang lauk pauk: Diberikan hanya untuk prajurit TNI sebesar Rp60.000 per hari; Tunjangan jabatan: Rp360.000 - Rp5.500.000 per bulan sesuai jabatan struktural TNI.

Selain itu, tunjangan operasi keamanan: Jika bertugas di pulau kecil terluar tanpa penduduk, prajurit akan mendapatkan 150 persen dari gaji pokok. Jika bertugas di pulau kecil terluar dan dengan penduduk, prajurit akan mendapatkan 100 persen dari gaji pokok. Jika bertugas di perbatasan, prajurit akan mendapatkan 75 persen dari gaji pokok, dan jika bertugas sementara di wilayah perbatasan dan pulau kecil terluar, prajurit akan mendapatkan 50 persen dari gaji pokok.

Itulah besaran gaji dan tunjangan yang didapatkan oleh seorang prajurit TNI. Apakah kamu mulai mempertimbangkan untuk memilih profesi TNI?[]

Anugrah Harist Rachmadi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu