Entertainment

3 Fakta Kasus Adidas Sebut Wayang Kulit Budaya Malaysia, Tuai Kecaman Warganet

Adidas menuai kecaman dari warganet Indonesia karena menyebut Wayang Kulit adalah budaya Malaysia


3 Fakta Kasus Adidas Sebut Wayang Kulit Budaya Malaysia, Tuai Kecaman Warganet
3 Fakta Kasus Adidas Sebut Wayang Kulit Budaya Malaysia yang Tuai Kecaman (Instagram/@adidasph)

AKURAT.CO Baru-baru ini produk sepatu internasional Adidas menjadi perbincangan publik khususnya di Indonesia. Penyebabnya adalah karena Adidas menganggap jika Wayang Kulit adalah budaya Malaysia. 

Hal itu terjadi saat Adidas Singapura dan Adidas Filipina memperkenalkan koleksi terbarunya melalui akun Instagram resmi mereka dengan tema Wayang Kulit yang masuk dalam koleksi City Pack. Sebelumnya, Adidas bekerja sama dengan beberapa desainer dari Asia Tenggara untuk koleksi terbaru mereka. 

Salah satu akun Twitter bernama @Teh__L mengunggah tangkapan layar dari akun Instagram @adidassg tersebut. 

baca juga:

Berikut ini adalah sederet fakta-fakta Adidas sebut Wayang Kulit budaya Malaysia.

1. Diserbu warganet Indonesia

Kejadian tersebut membuat warganet Indonesia geram dan marah. Akun Instagram @adidassg dan @adidasph pun diserbu oleh warganet. Banyak warganet Indonesia yang tidak terima dan membanjiri kolom komentar Adidas Singapura itu.

2. Mengubah caption

Sebelumnya, caption di akun Instagram @adidassg terlihat jika desain sepatu bergambar Wayang Kulit karya Jaemy Choong itu merupakan budaya Malaysia. 

"Rayakan warisan budaya Malaysia melalui mata @JAEMYC, di #UltraBOOST DNA City Pack kami berikutnya!" tulisnya.

"Desainnya berbicara tentang penghormatan kepada Wayang Kulit, bagian penting dari identitas dan warisan budaya Malaysia dengan menggabungkan unsur-unsur Wayang Kulit dengan palet warna modern, dalam pendekatan "lama-bertemu-baru" pada UltraBOOST DNA" tambahnya.

Namun setelah ramai diserbu oleh warganet Indonesia, akun Instagram Adidas Singapura dan Adidas Filipina pun mengubah caption pada postingannya. 

"Berasal dari Indonesia, Wayang Kulit telah menginspirasi daerah lain di Asia Tenggara," dikutip dari akun @adidasph pada Selasa (16/11/2021). 

3. Adidas meminta maaf

Atas kejadian tersebut, pihak Adidas Singapura dan Filipina meminta maaf melalui laman Instagram resmi mereka. 

"Halo semuanya,

Terima kasih telah menghubungi kami. Meskipun Wayang Kulit adalah bagian penting dari warisan budaya Malaysia, kami seharusnya menyoroti asal-usulnya dari Indonesia dalam postingan kami.

Kami dengan tulus meminta maaf atas kesalahan yang tidak disengaja yang mungkin telah diambil, dan sekarang telah mengubah postingan kami.

Saat bekerja dengan seniman untuk mengembangkan representasi desain warisan Malaysia dan Asia Tenggara, kami dengan rendah hati terinspirasi oleh warisan budaya yang kaya di negara-negara Asia Tenggara.

Untuk menghindari keraguan, baik merek maupun seniman tidak bermaksud untuk mengklaim bentuk seni budaya dari Indonesia," tulisnya.

Sebagai informasi Wayang Kulit sendiri merupakan warisan budaya dunia yang berasal dari Indonesia dan telah ditetapkan oleh UNESCO pada 7 November 2003. []