Rahmah

3 Ayat dalam Surah Yusuf yang Dapat Diamalkan untuk Segala Cita-cita Positif

Surah Yusuf memiliki banyak khasiat.

3 Ayat dalam Surah Yusuf yang Dapat Diamalkan untuk Segala Cita-cita Positif
Ilustrasi Al Quran (freepik.com)

AKURAT.CO Umat Islam mengetahui bahwa Nabi Yusuf merupakan nabi yang memiliki paras yang tampan. Ketampanannya membuat para wanita terpincut kepadanya. Selain itu ia dikenal sebagai nabi yang kokoh dalam keimanannya.

Nabi Yusuf tidak terperangkap sedikitpun dengan godaan apapun yang dilakukan para wanita. Ia dapat mempertahankan keimanannya dengan menjaga hawa nafsunya sehingga tidak sampai terjerumus pada perbuatan yang dilarang agama.

Ada 3 ayat Al-Qur'an dalam surah Yusuf yang patut dibaca dan diamalkan setiap hari. Ayat-ayat ini berbicara dalam konteks Nabi Yusuf ketika dirinya digoda oleh wanita yang mengasuhnya dan wanita-wanita lainnya. Ayat-ayat di bawah ini juga menceritakan ketika Nabiyullah Yusuf membuat para wanita tergila-gila. Selain itu, ayat ini dapat dibaca untuk segala kepentingan yang positif.

baca juga:

Berikut 3 ayat Al-Qur'an tersebut:

1. QS. Yusuf ayat 33

رَبِّ السِّجْنُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا يَدْعُونَنِي إِلَيْهِ ۖ وَإِلَّا تَصْرِفْ عَنِّي كَيْدَهُنَّ أَصْبُ إِلَيْهِنَّ وَأَكُنْ مِنَ الْجَاهِلِينَ

Qāla rabbis-sijnu aḥabbu ilayya mimmā yad'ụnanī ilaīh, wa illā taṣrif 'annī kaidahunna aṣbu ilaihinna wa akum minal-jāhilīn

Artinya: "Ya Tuhanku, penjara lebih aku senangi daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau hindarkan aku dari tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh.”

2. QS. Yusuf: 31

فَلَمَّا سَمِعَتْ بِمَكْرِهِنَّ أَرْسَلَتْ إِلَيْهِنَّ وَأَعْتَدَتْ لَهُنَّ مُتَّكَـًٔا وَءَاتَتْ كُلَّ وَٰحِدَةٍ مِّنْهُنَّ سِكِّينًا وَقَالَتِ ٱخْرُجْ عَلَيْهِنَّ ۖ فَلَمَّا رَأَيْنَهُۥٓ أَكْبَرْنَهُۥ وَقَطَّعْنَ أَيْدِيَهُنَّ وَقُلْنَ حَٰشَ لِلَّهِ مَا هَٰذَا بَشَرًا إِنْ هَٰذَآ إِلَّا مَلَكٌ كَرِيمٌ

Fa lammā sami'at bimakrihinna arsalat ilaihinna wa a'tadat lahunna muttaka`aw wa ātat kulla wāḥidatim min-hunna sikkīnaw wa qālatikhruj 'alaihinn, fa lammā ra`ainahū akbarnahụ wa qaṭṭa'na aidiyahunna wa qulna ḥāsya lillāhi mā hāżā basyarā, in hāżā illā malakung karīm Terjemah Arti: