Rahmah

3 Ayat Al-Qur'an yang Membuktikan Bahwa Rezeki Berbanding Lurus dengan Ketakwaan

Rezeki berbanding lurus dengan derajat ketakwaan seseorang


3 Ayat Al-Qur'an yang Membuktikan Bahwa Rezeki Berbanding Lurus dengan Ketakwaan
Ilustrasi Muslim yang bertakwa (REUTERS/Aly Song)

AKURAT.CO  Rezeki adalah apa yang Allah berikan kepada manusia dalam bentuk kenikmatan. Tidak harus berupa uang, rezeki dapat berupa kesehatan, kesempatan, dan waktu luang.

Rezeki Allah selalu berbanding lurus dengan nilai ketakwaan. Artinya siapa yang Allah beri rezeki mereka adalah orang yang taat kepada perintah Allah. 

Berikut 3 ayat Al-Qur'an yang membuktikan bahwa rezeki Allah selalu berbanding lurus dengan nilai ketakwaan:

baca juga:

Ayat Pertama:

Allah Ta’ala berfirman dalam QS. Ali ‘Imran ayat 37:

 إِنَّ اللَّهَ يَرْزُقُ مَنْ يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ 

Artinya: "Sesungguhnya Allah memberi rizki kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya tanpa batas.” (QS. Ali ‘Imran [3]: 37).

Ayat Kedua:

Allah berfirman dalam Surat Ibrahim ayat 7:

   ‎وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِ عَذَابِي لَشَدِيدٌ 

Artinya: "Dan (ingatlah juga) tatkala Tuhan kalian memaklumatkan, “Sesungguh­nya jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepada kalian; dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”

Ayat Ketiga:

Allah berfirman dalam QS. Ath Tholaq: 2-3:

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا (2) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

Artinya:“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.”

Dari penjelasan di atas bahwa rezeki Allah akan selalu mengalir pada mereka yang Allah kehendaki, mereka yang pandai bersyukur, dan mereka yang bertakwa. Sifat-sifat tersebut merupakan bentuk ketakwaan manusia yang menjadi pertimbangan Allah memberi rezeki kepada umat manusia. Wallahu A'lam.[]