Ekonomi

290 UMKM Bali Siap Go Digital Lewat Kelas Akselerasi Digital

290 UMKM Bali Siap Go Digital Lewat Kelas Akselerasi Digital
Kelas Akselerasi Digital di Bali diikuti 290 UMKM. (Repro)

AKURAT.CO, Pelaku UMKM di Bali antusias menyambut Kelas Akselerasi Digital. Sebanyak 290 UMKM di Pulau Dewata hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali pada Rabu, 18 Januari 2023 pukul 10.00 WITA itu. 

Kelas akselerasi digital diselenggarakan oleh Inaproduct bekerja sama dengan Tokopedia. Acara dihadiri Direktur Inaproduct Rama Mugiharto Subagio; Kepala OJK Regional 8 Balinusra Giri Tribroto; Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM RI, Siti Azizah; Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho; dan Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia, Hilmy Adrianto.

Dalam program Kelas Akselerasi Digital, UMKM yang hadir baik secara luring maupun daring mendapatkan pembekalan untuk go digital. Hal ini sejalan dengan target pemerintah bahwa 30 juta UMKM akan go digital pada tahun 2023.

baca juga:

Untuk dapat go digital, UMKM perlu terdaftar dalam basis data. Dalam basis data tersebut, UMKM dapat menampilkan produknya maupun keunggulan bisnisnya. Salah satu basis data tersebut adalah Inaproduct.com yaitu direktori bisnis Indonesia yang mendukung pengembangan UMKM. 

Hal yang menyadari besarnya peran UMKM dalam perekonomian Indonesia, Inaproduct pun konsisten menyelenggarakan Kelas Akselerasi Digital sejak 2022. Sebelumnya, acara ini telah diselenggarakan di Kota Yogyakarta dan Kota Medan. Acara tersebut sukses dihadiri ratusan peserta. 

"Dengan dukungan yang tepat, UMKM bisa lebih memaksimalkan potensinya untuk Indonesia. UMKM itu harus naik kelas! UMKM harus go digital! UMKM harus punya sertifikasi jadi bisa masuk retail, horeka, bahkan ekspor," kata Direktur Inaproduct, Rama Mugiharto Subagio.

Dalam Kelas Akselerasi Digital, UMKM juga diperkenalkan dengan saluran penjualan baru. Salah satunya adalah ecommerce seperti Tokopedia. UMKM juga perlu memiliki sertifikasi baik itu BPOM, P-IRT, halal, maupun NIB. Diharapkan, materi edukasi dalam Kelas Akselerasi Digital membantu UMKM untuk meningkatkan daya saing.

"Tantangan utama transformasi digital UMKM Indonesia adalah literasi digital yang tergolong rendah. Adanya kegiatan ini dapat membuka peluang terjadinya kerja sama dalam melakukan langkah-langkah strategis dalam upaya pengembangan UMKM yang dinamis, adaptif dan strategik," kata Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM, Siti Azizah.

Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia, Hilmy Adrianto, menjelaskan, Tokopedia sendiri mencatat kenaikan jumlah UMKM yang terdaftar sebagai seller di ekosistemnya.

"Total ada 12 juta seller di dalam ekosistem Tokopedia dengan 99%-nya adalah UMKM," katanya.

Kelas Akselerasi Digital dihadiri oleh pelaku usaha di Provinsi Bali dengan latar belakang industri F&B, kerajinan, dan pakaian. Acara ini didukung penuh oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI, Bank Indonesia, OJK, Garda Transfumi, dan BPOM. Acara diselenggarakan gratis untuk para pelaku usaha UMKM di Provinsi Bali. 

Rencananya, acara serupa akan hadir di kota-kota lain untuk memberdayakan UMKM di seluruh Indonesia.[]