News

27 Pabrik Siap Produksi Obat Covid-19 Molnupiravir Versi Murah, Bakal Dijual Rp200 Ribuan

Satu set molnupiravir yang berisi 40 pil untuk 5 hari diperkirakan dibanderol sekitar USD 20 (Rp286 ribu) untuk negara miskin.


27 Pabrik Siap Produksi Obat Covid-19 Molnupiravir Versi Murah, Bakal Dijual Rp200 Ribuan
Pil molnupiravir versi murah dari Merck akan didistribusikan ke 105 negara tertinggal. (Reuters)

AKURAT.CO, Sebuah badan yang didukung PBB telah bersepakat dengan 30 pabrik obat untuk memproduksi pil molnupiravir Covid-19 versi murah dari Merck untuk negara-negara miskin. Pil yang telah menerima persetujuan darurat di Amerika Serikat (AS) ini mengurangi rawat inap dan kematian pasien berisiko tinggi sekitar 30 persen, menurut hasil uji klinis.

Dilansir dari Reuters, kesepakatan itu dinegosiasikan Medicines Patent Pool (MPP) bersama Merck setelah perusahaan farmasi itu menandatangani perjanjian lisensi dengan 8 pabrik obat India pada Oktober. Dengan demikian, 27 pabrik obat generik dari India, China, dan negara lain di Afrika, Asia, dan Timur Tengah dapat memproduksi bahan dan obat jadi.

Menurut MPP, kesepakatan itu menetapkan pil tersebut akan didistribusikan ke 105 negara tertinggal. Pengirimannya pun dapat dimulai pada awal Februari.

baca juga:

Satu set molnupiravir yang berisi 40 pil untuk 5 hari diperkirakan menelan biaya sekitar USD 20 (Rp286 ribu) di negara miskin, menurut seorang pejabat MPP. Harga tersebut jauh berada di bawah USD 700 (Rp10 juta) per set yang dibayar AS untuk pesanan awal sebanyak 1,7 juta set. Namun, harga USD 20 itu dua kali lebih tinggi dari perkiraan awal oleh program yang didukung WHO untuk pengadaan obat-obatan dan vaksin Covid-19 untuk dunia.

Sementara itu, pengembang molnupiravir, yaitu Merck, Ridgeback Biotherapeutics, dan Universitas Emory, tak akan menerima royalti untuk penjualan versi murah selama Covid-19 masih berstatus Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional oleh WHO.

Tiga perusahaan obat generik di antaranya yang akan memproduksi obat jadi meliputi Beximco Pharmaceuticals dari Bangladesh, Natco Pharma India, Aspen Pharmacare Afrika Selatan, dan Fosun Pharma China. Perusahaan lain, termasuk Dr. Reddy's Laboratories telah mencapai kesepakatan sebelumnya dengan Merck. Dr. Reddy's akan menjual molnupiravir dengan harga 1.400 rupee (Rp269 ribu) per set.

Menurut juru bicara MPP, belum ada perkiraan pasti soal berapa banyak hasil obat jadi dari pabrik obat generik yang tercakup dalam kesepakatan itu. Namun, ia yakin permintaan dari negara miskin akan tercakup sebagian besar.

MPP bekerja untuk meningkatkan akses ke obat-obatan yang menyelamatkan jiwa bagi negara miskin. Lembaga ini juga punya perjanjian dengan Pfizer untuk sub-lisensi pil Covid-19 paxlovid kepada pabrik obat generik. []