News

20 Tahun Berlalu, Peringatan 9/11 Tetap Banjir Air Mata saat Kenang 2.977 Korban

Saat nama-nama korban dibacakan, tak sedikit yang berjuang menahan air matanya pada upacara di Ground Zero, bekas lokasi Menara Kembar yang hancur.


20 Tahun Berlalu, Peringatan 9/11 Tetap Banjir Air Mata saat Kenang 2.977 Korban
Para keluarga korban mengenang kerabat mereka dalam peringatan 20 tahun Serangan 9/11. (Foto: BBC) ()

AKURAT.CO, Amerika Serikat (AS) memperingati 20 tahun serangan teror paling mematikan di negerinya. Saat nama-nama korban dibacakan, tak sedikit yang berjuang menahan air matanya pada upacara yang diadakan di Ground Zero, bekas lokasi Menara Kembar yang hancur dalam serangan oleh militan al-Qaeda.

"Dua puluh tahun sudah lama berlalu, tapi masih terasa seperti kemarin," isak Lisa Reina yang kehilangan suaminya, dilansir dari BBC.

Mengheningkan cipta selama 1 menit pun dilakukan tepat pada saat masing-masing pesawat yang dibajak jatuh.

George W Bush, presiden AS saat itu, menyampaikan pidato di Pennsylvania, tempat jatuhnya salah satu pesawat di lapangan setelah para penumpang mengalahkan para pembajak.

"Dunia riuh dengan pembantaian dan sirene, kemudian hening setelah suara-suara itu hilang dan tak akan pernah terdengar lagi. Sulit untuk menggambarkan perasaan campur aduk yang kami alami," ucapnya.

Sementara itu, peringatan resmi di New York dimulai dengan mengheningkan cipta selama 1 menit pada jam 08.46 pagi, tepat ketika pesawat pertama menabrak Menara Utara World Trade Center pada tahun 2001. Sepanjang pagi, bunga mawar terus diletakkan di samping nama 2.977 korban yang terukir di monumen Ground Zero.

Ada 5 momen mengheningkan cipta lagi selama beberapa jam berikutnya, menandai saat pesawat kedua menabrak Menara Selatan, saat pesawat ketiga menabrak Pentagon di luar Washington DC, saat pesawat keempat jatuh di Pennsylvania, dan yang terakhir ketika masing-masing menara runtuh.

Penghormatan berlanjut hingga tengah malam ketika 2 berkas cahaya memancar 6,4 km ke langit.

20 Tahun Berlalu, Peringatan 911 Tetap Banjir Air Mata saat Kenang 2.977 Korban - Foto 1
BBC

Butuh waktu berjam-jam untuk membacakan ribuan nama korban. Mike Low, ayah seorang pramugari di pesawat yang menabrak World Trade Center, memulainya. Ia berterima kasih kepada orang-orang yang membantu keluarganya melewati masa-masa terkelam.