News

2 Warek UIN Jakarta Dicopot dari Jabatannya oleh Sang Rektor

2 Wakil Rektor UIN Jakarta Dicopot dari Jabatannya oleh Sang Rektor


2 Warek UIN Jakarta Dicopot dari Jabatannya oleh Sang Rektor
Kampus UIN Jakarta (Istimewa)

AKURAT.CO Konflik internal di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah nampaknya memasuki babak baru.

Kali ini, wakil rektor kampus dicopot dari jabatannya oleh Rektor UIN Syarif Hidayatullah Amany Lubis. Kedua wakil rektor yang dicopot itu yaitu Andi M Faisal Bakti dan Masri Mansoer.

Selama ini, Andi M. Faisal Bakti menjabat Wakil Rektor Bidang Kerjasama UIN. Sementara Masri Mansoer menjabat Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan.

Surat pencopotan masing-masing untuk keduanya ditandatangani Rektor UIN Syarif Hidayatullah Amany Lubis yang kemudian diterima redaksi Akurat.co dari salah seorang sumber, Jumat (19/2/2021).

Pencopotan kedua wakilnya itu didasari alasan yang sama. Yakni, keduanya dianggap tidak lagi bisa bekerjasama dalam tugas-tugas kedinasan. Padahal, untuk mencapai visi dan misi UIN Syarif Hidayatullah dibutuhkan kerjasama yang baikbaik antar pejabat UIN. Surat bernomor 168 tahun 2021 itu ditandatangani tanggal 18 Februari 2021.

"Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf A dan B, perlu menetapkan Keputusan Rektor pemberhentian dengan hormat Prof. Dr Andi M. Faisal Bakti, M. A, dari jabatan Wakil Rektor Bidang Kerjasama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta masa jabatan tahun 2019-2023," bunyi point C surat Rektor UIN Syarif Hidayatullah itu.

Bunyi keputusan itu juga sama seperti surat pencopotan yang ditujukan kepada Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Masri Mansoer. Andi M. Faisal Bakti dikembalikan posisinya sebagai guru besar Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi sementara Masri Mansoer dikembalikan posisinya sebagai guru besar Fakultas Ushuluddin.

"Keputusan ini berlaku mulai tanggal 18 Februari 2021," tertulis di surat itu.

Desas-desus pencopotan kedua Wakil Rektor oleh Rektor UIN itu disebut-sebut merupakan buntut dari kisruh pembangunan asrama mahasiswa UIN. Seperti diketahui, konflik internal di UIN Syarif Hidayatullah tersingkap ke ruang publik akhir-akhir ini. Konflik itu bermula dari pembangunan asrama mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Dikonfirmasi terpisah, Guru Besar UIN Jakarta Prof Andi M Faisal Bakti mengatakan bahwa pemberhentian dirinya sebagai Wakil Rektor (Warek) bidang kerjasama tidak berdasarkan alasan dan dasar yang jelas. 

Ia pun merasa aneh, Rektor UIN Jakarta Amany Lubis memberhentikan dirinya secara hormat dari jabatan Warek tanpa ada dasar peraturan perundang-undangan atau legal opinion.

"Pemecatan ini tidak ada dasarnya. Hanya Like and dislike," kata Andi Faisal kepada Akurat.co saat dihubungi, Jumat (19/2/2021). 

Senada dengan Andi Faisal, Masri Mansoer, yang juga dicopot dari jabatannya menyatakan dirinya tak terima dengan keputusan Rektor UIN itu. Pencopotan dirinya dari jabatan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan itu dianggap tak berdasar.

"Tidak ada alasan yang tepat dan jelas saya dicopot," kata Masri Mansoer melalui pesan singkat Jumat sore (19/2/2021).

Hingga berita ini ditulis, Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Amany Lubis tak merespons saat dikonfirmasi melalui aplikasi pesan elektronik Whatsapp.[]