News

2 Pasar Hangus Jelang Ramadan, Anak Buah Anies Diminta Perhatikan Nasib Korban

2 Pasar Hangus Jelang Ramadan, Anak Buah Anies Diminta Perhatikan Nasib Korban


2 Pasar Hangus Jelang Ramadan, Anak Buah Anies Diminta Perhatikan Nasib Korban
Petugas pemadam kebakaran melakukan proses pendinginan api di kawasan Pasar Inpres Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (12/4/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam hal ini PD Pasar Jaya untuk memperhatikan para pedagang pasar yang menjadi  korban kebakaran agar tidak menderita kerugian yang lebih besar imbas kebakaran yang menghanguskan lapak dagangan mereka.

Hal ini disampaikan Morai selaku Wasekjen bidang Asuransi DPP IKAPPI menanggapi kebakaran yang melanda Pasar Kambing, Tanah Abang, Jakarta Pusat dan Pasar Inpres, Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang dilanda kebakaran jelang ramadan tahun ini.

"Kita tahu bahwa bulan ramadhan adalah bulan panennya pedagang, pedagang harusnya mengais rezeki dan mendapatkan keuntungan besar di bulan ramadhan ini, tapi justru meneteskan air mata karena pasarnya terbakar," kata Morai ketika dikonfirmasi Sabtu (17/4/2021).

Morai mengaku, pihaknya di IKAPPI mendorong PD Pasar Jaya untuk mengasuransikan semua kios pedagang pasar demi meminimalisir kerugian yang  lebih besar jika terjadi  kebakaran pasar. PD Pasar Jaya diminta memikirkanregulasi sebagai alas hukum terkait hal ini.

"Menyiapkan asuransi bagi pedagang pasar, asuransi ini bisa berupa asuransi kiosnya, asuransi personalnya dan asuransi dagangannya, tinggal nanti bisa dipikirkan regulasi yang tepat untuk asuransi tersebut," tuturnya.

Tidak hanya asuransi, Morai  mengatakan, PD Pasar Jaya juga melakukan pelatihan kepada para pedagang pasar melakukan pemadaman, hal ini dilakukan demi meminimalisir risiko kebakaran merembet dan membesar sebelum petugas tiba di lokasi.

"Pelatihan-pelatihan itu bisa bekerja sama dengan dinas Damkar, dinas pemadaman kebakaran dan beberapa lembaga lain," katanya lagi.

Kemudian PD Pasar Jaya juga diminta mengecek kembali sumur-sumur serapan serta menyiapkan hydrant yang ada di lokasi pasar, hal ini penting untuk dilakukan mengingat penanganan dini sebelum tersebar kebakaran tersebut bisa dapat di antisipasi lebih awal sehingga tidak luas dan tidak banyak memakan korban.

"Semoga dua kebakaran pasar ini menjadi cermin PD Pasar Jaya dan Pemprov DKI untuk lebih kuat melakukan perlindungan terhadap pasar tradisional khususnya di DKI Jakarta," tuntasnya.[]

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu