News

2 Nelayan di Cianjur Dilaporkan Hilang Usai Perahu Dihantam Gelombang

Dua nelayan di Cianjur dilaporkan hilang usai perahu yang ditumpanginya terbelah menjadi dua pada perairan pantai selatan Cianjur.


2 Nelayan di Cianjur Dilaporkan Hilang Usai Perahu Dihantam Gelombang
Ilustrasi. (AKURAT.CO/Lukman Hakim Naba.)

AKURAT.CO Dua nelayan di Cianjur dilaporkan hilang usai perahu yang ditumpanginya terbelah menjadi dua pada perairan pantai selatan Cianjur.

Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, kedua nelayan tersebut memaksakan diri untuk melaut meski cuaca sedang ekstrem sehingga perahu yang mereka tumpangi terbalik dihempas gelombang laut.

“Perahu terbelah dua akibat dihantam gelombang, sedangkan dua orang nelayan yang ada di atasnya hilang tersapu gelombang yang cukup tinggi,” kata Sekretaris BPBD Cianjur Rudi Wibowo, Kamis (4/8/2022).

baca juga:

“Sebelumnya nelayan lainnya sudah memberikan peringatan namun diduga tidak terdengar oleh kedua orang nelayan,” tambahnya.

Kedua nelayan itu dilaporkan hilang, di perairan Ciujung, Kampung Padang Cikalapa, Desa Jayagiri, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur, sehingga petugas yang mendapat laporan langsung melakukan koordinasi dengan aparat setempat termasuk Polsek Sindangbarang.

Sementara itu, Kapolsek Sindangbarang Iptu Dadang Rustandi menyampaikan, perahu nelayan yang terbelah berhasil ditemukan warga yang sedang mencari ikan di pinggiran pantai, tidak hanya bangkai perahu warga juga menemukan barang-barang diduga dari perahu berserakan di sejumlah titik.

“Perahu yang terbelah dua ditemukan warga berwarna biru putih garis merah bertuliskan ILHAM 01, sedangkan barang-barang yang diduga dari dalam perahu ditemukan berserakan di pinggir pantai Sereg dan Apra,” ucap Dadang.

Pihaknya berusaha mencari informasi terkait pemilik perahu atau pengurus nelayan Sindangbarang guna mendapatkan keterangan terkait dua orang nelayan yang dilaporkan hilang terbawa gelombang. Hingga Kamis petang pencarian dilakukan dengan cara menyisir pinggiran pantai.

“Informasi nya kedua orang nelayan yang hilang berasal dari Ujung Genteng, Sukabumi. Kami bersama tim SAR gabungan belum bisa melakukan penyisiran ke tengah karena gelombang masih tinggi dan dapat mengancam keselamatan petugas,” tandasnya. []

Lihat Sumber Artikel di Jabarnews.com Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Jabarnewscom. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Jabarnewscom.