News

2 Hari Beruntun! Positif Covid-19 di Kota Tangerang Capai 1.855 Kasus

Pemkot Tangerang mencatat sebanyak 1.855 orang terkonfirmasi positif Covid-19 hanya dalam dua hari, yakni 15 dan 16 Juli 2021.


2 Hari Beruntun! Positif Covid-19 di Kota Tangerang Capai 1.855 Kasus
Pemkot Tangerang mencatat sebanyak 1.855 orang terkonfirmasi positif Covid-19 hanya dalam dua hari, yakni 15 dan 16 Juli 2021. ()

AKURAT.CO Pemkot Tangerang mencatat sebanyak 1.855 orang terkonfirmasi positif Covid-19 hanya dalam dua hari, yakni 15 dan 16 Juli 2021. Hal tersebut menunjukkan belum ada penurunan signifikan terhadap kasus baru penularan Covid-19 di Kota Akhlakul Karimah tersebut.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah memaparkan dengan jumlah kasus tersebut, saat ini tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Tangerang mencapai 86,51 persen sedangkan Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) telah terisi 76,80 persen.

"Kalau kita lihat keterisian tempat tidur RS saat ini sudah menurun dibandingkan bulan lalu, dikarenakan angka kesembuhannya juga meningkat, per hari ini angka kesembuhan sebanyak 835 orang, Kota Tangerang paling banyak se-Provinsi Banten angka kesembuhannya," ujar Arief, Jumat (16/7/2021).

Tak hanya itu, banyak pula masyarakat yang melakukan isolasi mandiri maupun isolasi di Rumah Isolasi Terpadu (RIT) milik pemerintah.

Lebih lanjut, Arief mengintruksikan kepada Camat serta Lurah untuk terus menyosialisasikan kepada masyarakat terkait protokol kesehatan terlebih saat ini masih berlangsungnya PPKM Darurat.

"Terus himbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap Covid-19, jangan sampai angka terpapar masih tinggi, dan juga informasikan kepada satgas-satgas di lingkungan apabila ada yang membutuhkan isolasi kita siap fasilitasi," imbuh Arief.

Pada kesempatannya juga, Arief menyampaikan terima kasih kepada seluruh OPD yang terus saling bahu membahu melakukan operasi aman bersama serta membuat dapur umum untuk membantu masyarakat yang terpapar maupun terdampak Covid-19.

"Saya terima kasih kepada OPD yang terjun langsung ke lapangan, terus sosialisasikan kepada masyarakat terhadap disiplin penerapan protokol kesehatan, agar dapat memutus rantai penyebaran Covid-19," pungkas Arief. []