Tech

19 Perguruan Tinggi Ikuti Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional 2021

Kontes ini mengangkat tema Inovasi Kemaritiman melalui Teknologi Digital.


19 Perguruan Tinggi Ikuti Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional 2021
Pembukaan Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) tahun 2021. (Kemendikbud)

AKURAT.CO Kemendikbudristek melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) menyelenggarakan Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCTBN) tahun 2021. Kontes tersebut diikuti 19 Perguruan Tinggi (PT) yang berpartisipasi dan diselenggarakan secara hibrida dengan protokol kesehatan yang ketat.

KKCTBN 2021 mengangkat tema Inovasi Kemaritiman melalui Teknologi Digital untuk Mendukung Kemandirian Pertahanan dan Keamanan. Pada kontes kali ini mengangkat tiga kategori, yaitu kontes desain, kontes pembuatan dan performa, dan kategori poster.

Dalam kategori kontes desain terdiri atas Desain Kapal Selam Autonomous, Desain Kapal Patroli Lepas Pantai, dan Desain Kapal Patroli Pantai. Untuk kategori kontes pembuatan dan performa terdiri dari

Divisi Kapal Selam (Autonomous Semi Submarine Surface Vehicle/ASSV), Divisi Kapal Patroli Laut Lepas (Electric Remote Control/ERC), dan Divisi Kapal Patroli (Fuel Engine Remote Control/FERC).

Adapun kategori kontes yang ketiga yaitu kategori poster untuk menyampaikan inovasi yang dibuat. Inovasi yang ingin dihadirkan dalam kontes ini antara lain pembuatan desain kapal surface submarine, surface vehicle, persenjataan torpedo, misil dan teknologi kontrol autonom.

KKCTBN sendiri merupakan wadah pengembangan talenta bidang perkapalan khususnya desain dan performa kapal cepat tak berawak. Selain itu, kegiatan KKCTBN juga mendorong para generasi muda bangsa, terutama mahasiswa untuk dapat ikut berperan dalam pemikiran mengenai kemandirian pertahan dan keamanan laut Indonesia. 

"Kita sebagai bangsa maritim negara dengan 1000 (seribu) pulau dari sabang sampai merauke, tentu sangat penting bagi kita untuk menguasai teknologi kemaritiman. Salah satunya tentu di dalam perkapalan pesta KKCTBN. Tahun ini dengan tema inovasi kemaritiman teknologi digital untuk mendukung kemandirian pertahanan dan keamanan nasional," ujar Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Nizam, dilansir dari laman resmi Kemendikbud. 

Nizam juga berpesan, siapa yang akan menang pemenang bukan tujuan utama. Semua yang menjadi finalis adalah juara yang telah berjuang keras untuk menghasilkan karya cipta yang luar biasa. Menurutnya, kontes ini merupakan kesempatan untuk mengaktualisasikan diri.

"Semoga KKCTBN ini memperkuat kapasitas bangsa untuk mewujudkan kemandirian dalam teknologi. Terutama di dalam teknologi bahari. Jangan berhenti di lomba ini dan terus berkarya sampai ke masa depan melalui pembangunan maritim nusantara," pesan Nizam.