News

177 SMA/SMK Se-DIY Capai 80 Persen Vaksinasi Siswa

Beberapa sekolah telah dinyatakan siap melaksanakan uji percontohan pembelajaran tatap muka (PTM) di masa pandemi Covid-19.


177 SMA/SMK Se-DIY Capai 80 Persen Vaksinasi Siswa
Mendikbudristek Nadiem Makarim meninjau simulasi pembelajaran tatap muka (PTM) di SD Muhammadiyah Jogokariyan, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Selasa (14/9/2021). (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO Sebanyak 177 SMA/SMK di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah memenuhi capaian 80 persen untuk vaksinasi Covid-19 pelajar. Beberapa telah dinyatakan siap melaksanakan uji percontohan pembelajaran tatap muka (PTM) di masa pandemi Covid-19 dan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berlevel. 

"Mudah-mudahan minggu ini sudah tambah banyak," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY Didik Wardaya di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Selasa (14/9/2021).

Sementara untuk guru se-DIY, kata Didik, malah sudah di atas angka 90 persen dari total sasaran secara keseluruhan.

Baca juga: Nadiem: Vaksin Tak Wajib Bagi Sekolah di Daerah PPKM Level 1-3

Didik melanjutkan, 177 sekolah tersebut telah memenuhi salah satu syarat bisa menyelenggarakan PTM di tengah masa pandemi Covid-19 dan PPKM berlevel. Dinas, katanya, bakal menunjuk resmi sekolah mana saja yang diikutsertakan dalam uji percontohan berdasarkan kesiapan masing-masing.

"Kita pilih sekolah, yang ada kesiapan prokes di masing-masing sekolah, gugus tugas juga, vaksinasi juga sudah 80 persen siswa dan guru, pemetaan risiko di sekolah. Yang siap kita tunjuk," jelas Didik.

"Ada kalau sekitar 50 sekolah (siap uji percontohan)," sambung dia.

Adapun syarat lain yang juga wajib dipenuhi sebelum suatu sekolah menyelenggarakan uji percontohan PTM ini. Yakni, izin orangtua para siswa.

"Kalau tidak ada izin dari orangtua, pembelajaran ada sebagian yang dari jarak jauh ya nggak ada masalah. Tatap muka tidak menghilangkan PJJ (pembelajaran jarak jauh), jadi alternatif," ucapnya.

Didik menyebut uji percontohan PTM bisa dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Jenjang satuan pendidikan teratas, yakni SMA/SMK akan jadi yang pertama.

Sebelumnya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono (HB) X menyatakan vaksinasi Covid-19 masih jadi prioritas bagi sekolah-sekolah di wilayahnya sebelumnya menggelar PTM terbatas.

Sultan menegaskan, capaian vaksinasi 80 persen di setiap sekolah wajib terpenuhi sebelum PTM terbatas dilangsungkan.

"Kita yang disiapkan (PTM) yang semua harus vaksinasi," kata Sultan selepas menerima kunjungan Mendikbudristek Nadiem Makarim di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Selasa (14/9/2021).

Lagipula kata Sultan, vaksinasi pelajar dan guru di wilayahnya sudah hampir rampung. Di satu sisi dirinya khawatir manakala orangtua siswa nantinya menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) karena timbul kasus penularan Covid-19 di lingkungan sekolah.

"Semoga nggak ada yang (menggugat) TUN saja ke saya, nanti tidak divaksin, ada OTG (muncul penularan) saya di-TUN sama orangtuanya bagaimana," sebut Sultan.[]