News

1,76% Warga Bandung Belum Divaksinasi Covid-19, Apa Sebabnya?

Dinas Kesehatan Kota Bandung berupaya menyisir 1,76 persen warga yang belum mendapat vaksin Covid-19.


1,76% Warga Bandung Belum Divaksinasi Covid-19, Apa Sebabnya?
Warga saat mengikuti vaksinasi massal bagi masyarakat umum, pekerja transportasi, dan pelajar di Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Sabtu (28/8/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Dinas Kesehatan Kota Bandung berupaya menyisir 1,76 persen warga yang belum mendapat vaksinasi Covid-19 dari 1.952.358 orang yang menjadi sasaran vaksinasi di wilayah tersebut.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung Rosye Arosdiani mengatakan penyisiran itu dilakukan untuk mempercepat pemenuhan target 100 persen.

"Hingga akhir November 2021 ini, sudah ada 1.917.949 orang yang mendapatkan vaksin dosis pertama atau sebesar 98,24 persen dari total sasaran," kata Rosye di Bandung, Selasa (30/11/2021).

Menurut Rosye, ada berbagai faktor yang menyebabkan 1,76 persen warga itu belum mendapat vaksin. Mulai dari kurangnya sosialisasi tentang sentra vaksinasi, hingga perpindahan domisili.

"Jadi misalnya yang sebelumnya dari kota mana, pindah ke Kota Bandung, lalu belum mengetahui tempat vaksinasi, atau yang dosis pertamanya di kota asal, ingin ikut vaksin dosis keduanya di Bandung belum tahu tempat," kata Rosye.

Untuk itu, menurutnya upaya penyisiran merupakan strategi Dinkes Kota Bandung guna menuntaskan sisa warga yang belum mendapatkan vaksin. Salah satunya, Dinkes menyiapkan sejumlah sentra vaksinasi baru.

"Kami buat sentra vaksinasi di Dewi Sartika, di Masjid Salman, Masjid Pusdai, jadi itu titik-titik baru selain di Puskesmas setempat," katanya.

Selain itu, menurutnya tingkat vaksinasi terhadap kelompok lanjut usia (lansia) di Kota Bandung pun menjadi sorotan Dinkes, karena lansia tetap merupakan kelompok yang rawan meski tingkat vaksinasinya sudah mencapai 77 persen.

"Mudah-mudahan warga Kota Bandung tidak usah bingung harus ke mana untuk mencari vaksin, ini karena kami tidak henti untuk bisa mencapai 100 persen vaksinasi," kata Rosye. []

Lihat Sumber Artikel di Jabar News Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Jabar News. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Jabar News.