Olahraga

17 Pebulutangkis PB Djarum Bakal Dikirim ke Kejuaraan Eropa

PB Djarum berencana memberangkatkan sejumlah atletnya untuk berlaga di empat turnamen yang berlangsung di Eropa.


17 Pebulutangkis PB Djarum Bakal Dikirim ke Kejuaraan Eropa
Tunggal kedua Indonesia, Ihsan Maulana Mustofa, menyumbangkan angka kedua di penyisihan kedua Piala Thomas 2018 dengan mengalahkan atlet asal Thailand, Kantaphon Wangcharoen. ( ANTARA/Puspa Perwitasari)

AKURAT.CO, PB Djarum kembali berencana untuk memfasilitasi atlet-atletnya mengikuti berbagai ajang internasional. Dalam waktu dekat, klub yang bermarkas di Kudus, Jawa Tengah ini akan memberangkatkan sejumlah atletnya untuk berlaga di empat turnamen yang berlangsung di Eropa. 

Di kategori dewasa, ada dua turnamen bergengsi yang akan diikuti oleh atlet-atlet PB Djarum, yakni Spanyol Masters 2021 (BWF World Tour Super 300) serta Austrian Terbuka 2021 (International Series). Sedangkan dua kejuaraan lainnya diperuntukan bagi atlet-atlet di kategori junior. Terdiri dari Yonex Slovenia International 2021, dan Kroasia Valamar Junior Terbuka.

“Partisipasi atlet PB Djarum di berbagai kejuaraan Eropa ini merupakan bagian dari upaya untuk terus mengharumkan nama Indonesia di mata dunia. Khusus bagi atlet di kategori junior, ini akan menjadi medan laga untuk mengasah kemampuan dan memperkuat mentalitas mereka menghadapi kejuaraan-kejuaraan berkaliber dunia di masa mendatang,” ujar Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, yang juga Ketua PB Djarum ,Yoppy Rosimin dalam jumpa pers yang digelar secara daring, pada Kamis (6/5/2021).

Total, tak kurang dari 17 atlet baik dewasa dan junior yang akan dikirimkan PB Djarum ke empat turnamen Eropa ini. Di kategori atlet dewasa, PB Djarum menerjunkan lima atlet terbaiknya untuk berlaga memperebutkan gelar juara di nomor tunggal putra serta nomor ganda campuran.

Mereka adalah Ihsan Maulana Mustofa, Dejan Ferdinansyah,Serena Kani, Ghana Muhammad Al Ilham, serta Ni Ketut Mahadewi Istarani.Sementara di kategori junior, terdapat 12 atlet belia PB Djarum. Terdiri dari Kafi Raditya Pandika, Raynaldi Oktavianur Rizky, Ruzana, Mutiara Ayu Puspitasari, Patra Harapan Rindo Rindo, Muh. Putra Erwiansyah, Daniel Edgar Marvino, Raymond Indra, Sofy Al Mushira Asharunnisa, Rudya Aulia Fatasya, Aisyah Hanadiya Taisir, dan Jessica Maya Rismawardani.

Pelatih & Manajer Tim Atlet Dewasa PB Djarum, Vita Marissa menuturkan turnamen di Eropa ini merupakan ajang pembuktian bagi Ihsan Maulana yang sempat absen di beberapa kejuaraan internasional. Sementara itu, Vita juga berharap kompetisi ini dapat menjadi momentum bagi dua pasang ganda campuran yakni Dejan/Serena dan Ghana/Ni Ketut untuk mulai mengoleksi gelar juara di panggung dunia.

“Saya berharap banyak kepada Ihsan yang sudah berlatih sedemikian keras untuk menghadapi turnamen ini. Saya yakin, kejuaraan ini merupakan bagian penting dalam kariernya sebagai pebulutangkis. Sementara untuk dua ganda campuran yaitu Dejan/Serena dan Ghana/Ni Ketut, ini adalah waktunya untuk naik level di kelas dewasa setelah mereka sudah kenyang pengalaman di level junior,” tutur Vita

.Senada dengan Vita, Pelatih Tim Atlet Junior PB Djarum, Dionysius Hayom Rumbaka mengatakan, kejuaraan di Eropa ini merupakan langkah tepat yang dilakukan PB Djarum dalam mengasah mental dan daya juang para atlet muda. Dengan mengikuti turnamen level dunia sejak usia dini, para atlet muda PB Djarum diharapkan memiliki kepercayaan diri ketika berlaga menghadapi lawan dengan kemampuan yang berbeda-beda.

“Ini adalah kesempatan bagi para atlet muda PB Djarum untuk melatih mental dan kepercayaan diri mereka ketika menghadapi lawan dari negara Eropa, yang notabene memiliki keunggulan dari segi fisik. Untuk itu, para atlet muda PB Djarum dituntut memiliki daya juang tinggi dan siasat yang jitu agar dapat menaklukan lawan mereka di lapangan,” Hayom menjelaskan.

Rencananya, tim atlet dewasa akan bertolak menuju Spanyol pada Rabu, 12 Mei 2021, lalu disusul oleh tim atlet junior yang akan berangkat menuju Slovenia pada 14 Mei 2021. Sebelum berangkat, seluruh tim dan official akan menjalani PCR Test dan juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama menjalani turnamen. “Kami mohon dukungan dan doa dari segenap masyarakat Indonesia, agar seluruh tim yang berangkat selalu diberikan kesehatan dan pulang membawa gelar juara yang membanggakan,” tandas Yoppy.[]

Hendra Mujiraharja

https://akurat.co