Lifestyle

Ternyata Beda! Gaya Hijab Wanita Muslim di 12 Negara

Perbedaan hijab di berbagai negara dipengaruhi oleh faktor kebudayaan, tradisi, hingga iklim


Ternyata Beda! Gaya Hijab Wanita Muslim di 12 Negara
Hijab Iran

AKURAT.CO, Pernahkah kamu bertanya-tanya apakah gaya hijab di seluruh dunia sama atau berbeda? Nah, setiap negara memiliki gaya hijab yang berbeda-beda dan ciri khas tersendiri. Gaya hijab wanita Indonesia tentu berbeda dengan Turki. Ada ragam faktor yang memengaruhi perbedaan tersebut, mulai dari kebudayaan, tradisi, hingga iklim.

Lantas seperti apa kekhasan gaya berhijab setiap negara?

Berikut Akurat.co merangkum gaya hijab dari berbagai negara:

Pakistan

Hijab Pakistan | | Her Culture

Wanita Pakistan menggenakan hijab yang disebut dupatta atau syal bergaya klasik. Dupatta adalah kain yang dipakainya longgar, menggantung di kepala dan membiarkan sedikit rambut di bagian dapan terlihat. Dupatta biasanya terbuat dari kain polos berbahan ringan, dengan sulaman di bagian pinggirnya.

Sementara dupatta untuk acara formal dan spesial, biasanya lebih mewah dan rumit.

Dupatta yang dikenakan oleh wanita Pakistan berkisar dari warna gelap hingga warna cerah, senada dengan pakaian etnik tradisional mereka. Gaya ini selalu elegan, berkelas, dan serbaguna untuk tampilan apapun yang diinginkan.

Afganistan

Hijab Afganistan | | ISTIMEWA

Wanita Afghanistan mengenakan hijab unik yang dikenal sebagai burqa. Burqa adalah pakaian panjang yang menutupi kepala wanita dan seringkali menutupi sampai ke lutut atau pergelangan kaki. Ini menutupi seluruh wajah dan hanya memperlihatkan bagian mata. Burqa bisa berwarna apa saja, tetapi warna biru adalah yang paling umum dikenakan di Afghanistan.

Palestina

Hijab Palestina | | ISTIMEWA

Gaya hijab Palestina terdiri dari syal yang dibungkus rapat, mencakup penuh bagian rambut dan leher. Ciput biasanya dipakai untuk menambah volume dan membantu memastikan hijab tetap di tempatnya dan tidak berantakan.

Iran

Hijab Iran | | Her Culture

Di Iran, wanita sering memakai apa yang dikenal sebagai chador atau cadar, yaitu kain panjang yang menutupi kepala hingga pinggang. Biasanya juga, bisa sampai lutut atau pergelangan kaki. Cadar biasanya berwarna hitam atau sesuai warna busana yang dikenakan.

Turki

Hijab Turki | | ISTIMEWA

Sejak dulu, hijab Turki terkenal chic dan berkelas. Mereka bisanya menggunakan syal berbahan silk untuk menutupi seluruh bagian kepala dengan tambahan volume. Syal tersebut kemudian dililitkan ke leher. Untuk menambah tampilan feminin, syal tersebut diikat menjadi pita yang elegan di satu sisi leher.

Suriah

Hijab Suriah | | Her Culture

Wanita Suriah sering mengenakan kain panjang untuk menutupi seluruh rambut. Kain panjang itu dibuat berlapis sehingga lebih bervolume. Mereka biasanya menggunakan pin atau bros untuk memperkuat hijab agar tidak berantakan. Selain menutupi seluruh rambut, gaya hijab ini menutupi leher dan sebagian area dada.

Etiopia

Hijab Etiopia| | Her Culture

Turban adalah hijab yang digunakan oleh perempuan muslim di Etiopia, umumnya untuk menutupi seluruh rambut di kepalanya. Turban atau sorban yang telah menutupi rambut kemudian dililit ke atas untuk menciptakan tampilan yang lebih bervolume. Turban memang  lebih disukai karena suhu panas di Etiopia.

Somalia

Hijab Somalia| | Her Culture

Seperti Etiopia, wanita Somalia juga menggunakan sorban atau turban sebagai gaya hijab mereka. Mereka sering menambahkan aksesoris pada turban untuk membuat penampilan lebih stylish.

Kuwait

Hijab Kuwait | | ISTIMEWA

Perempuan muslim di Kuwait menyukai gaya hijab yang simpel. Ya, gaya hijab khas Kuwait ialah pashmina pendek yang dililitkan ke leher dan tidak menutupi bagian dada. Biasanya pada lipatan kedua sisi wajah dekat alis, biasanya sengaja dilipat ke arah dalam. Gaya ini akan membuat kain tersebut menempel dan menutupi sebagian dahi.

Maroko

Hijab Maroko | | ISTIMEWA

Perempuan Maroko menggenakan scarf dengan corak atau motif warna-warni sesuai dengan kaftan yang mereka kenakan. Untuk pemakaian hijab, gaya mereka mirip hijabers Arab. Ada yang memakai pashmina dililit, ada pula yang bergaya turban.

Malaysia

Hijab Malaysia | | Instagram.com/sariyanti

Hijab perempuan Malaysia identik dengan warna terang atau cerah. Jilbab yang sering digunakan adalah pashmina yang dililitkan di kepala, hingga menutup leher. Pada bagian samping, dibentuk layer untuk menambah volume.

Indonesia

Shireen Sungkar memakai hijab| | YOUTUBE/The Sungkar Family

Indonesia selalu berkembang dengan tren hijab baru. Para perempuan muslim di Indonesia selalu menciptakan tren dan gayanya sendiri. Maka tak heran jika Indonesia dikenal sebagai salah satu pusat fashion hijab dunia.

Namun pada umumnya, gaya hijab yang dipakai muslimah Indonesia sangat sederhana, yakni jilbab segitiga atau pashmina. Pashmina menutupi seluruh rambut lalu kedua ujungnya biasanya diikat ke belakang. Jika ingin tampil lebih syari, pashmina dibiarkan terurai menutupi dada. Umumnya, mereka juga menggunakan ciput untuk memastikan bagian rambut tidak kelihatan.[]

Bonifasius Sedu Beribe

https://akurat.co