News

100 Karyawati Pabrik Garmen India Keracunan Gas, Sebabnya Masih Misterius

100 Karyawati Pabrik Garmen India Keracunan Gas, Sebabnya Masih Misterius
Para karyawan BIAC yang menghirup gas beracun mengeluh mual-mual, pusing, batuk-batuk, dan sesak napas. (The News Minute)

AKURAT.CO Lebih dari 100 wanita yang bekerja di sebuah pabrik garmen di Distrik Anakapalle, Andhra Pradesh, India jatuh sakit pada Selasa (2/8), setelah menghirup gas beracun. Sumber kebocoran gas dan penyebabnya pun masih misterius.

Dilansir dari Times of India, insiden ini merupakan yang kedua kalinya di Brandix India Apparel Company (BIAC) dalam kurang dari 2 bulan. Insiden yang pertama menyebabkan 300 wanita merasa kurang enak badan.

Ada lebih dari 4.000 wanita bekerja di BIAC pada Selasa (2/8). Mereka yang terdampak mengeluh mual-mual, pusing, batuk-batuk, dan sesak napas. Beberapa di antaranya bahkan pingsan dan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Kondisi mereka dilaporkan stabil.

baca juga:

Situasi pun memanas lantaran insiden serupa pernah terjadi pada 3 Juni. Insiden saat itu menyebabkan 300 wanita yang sedang hamil jatuh sakit. Penyelidikan dilakukan, tetapi hingga saat ini penyebab kebocoran gas masih belum terungkap.

Menurut pernyataan BIAC pada Selasa (2/8), sejumlah pekerja mengeluh 'bau tak sedap' dan dilarikan ke rumah sakit sebagai 'antisipasi'.

"Keamanan dan keselamatan rekan kami adalah yang terpenting dan kami telah mengevakuasi mereka smeua. Rekan yang terdampak berada dalam kondisi stabil," bunyi pernyataan tersebut.

Sementara itu, Kepala Polisi Anakapelle, Gowthami Sali telah menginspeksi unit tersebut. Ia mengatakan kalau penyebab 'kecelakaan' itu belum bisa dipastikan.

Pada awal Juni, laboratorium swasta 'Porus' diminta menghentikan operasionalnya. Berada di dalam kompleks industri yang dijalankan pemerintah Andhra Pradesh, kebocoran gas dari perusahaan itu telah berdampak pada staf di pabrik garmen dekatnya, Seeds Intimate Apparel, di Moturupalem, Visakhapatnam.[]