Ekonomi

10 Ribu Buruh Demo Serentak Hari Ini, Tuntut MK 'Kuburkan' UU Cipta Kerja

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) hari ini menggelar aksi demo serentak nasional di lebih dari 20 provinsi.


10 Ribu Buruh Demo Serentak Hari Ini, Tuntut MK 'Kuburkan' UU Cipta Kerja
Buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) menggelar aksi di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/1/2020). Dalam aksinya mereka menuntut penolakan terhadap ‘Omnibus Law’ Rancangan Undang-undang Cipta Lapangan Kerja (RUU Cilaka). Mereka menilai bahwa ada sistem mudah rekrut mudah pecat dalam Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) hari ini menggelar aksi demo serentak nasional di lebih dari 20 provinsi.

Ketua Departemen Komunikasi dan Media KSPI Kahar S Cahyono mengatakan, lebih dari 1.000 pabrik dengan melibatkan 10 ribu orang buruh di pabriknya melaksanakan aksi dengan tuntutan batalkan UU Cipta Kerja (omnibus law) beserta aturan turunannya melalui sidang judicial review di Mahkamah Konstitusi.

"Unjuk rasa hari ini bertepatan dengan sidang perdana uji formil omnibus law UU Cipta Kerja," katanya lewat keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (21/4/2021).

Kahar mengatakan, dalam aksinya, buruh berencana melakukan teatrikal ‘Penguburan Omnibus Law’ sebagai bentuk protes terhadap beleid yang dinilai merugikan buruh tersebut.

Adapun fokus aksi KSPI bakal dilakukan di lapangan MK serta kantor Gubernur atau Bupati/Walikota di masing-masing provinsi.

KSPI memastikan demo berjalan sesuai saran Satgas Covid-19 serta mengikuti protokol kesehatan.

Sebelumnya, buruh telah mengajukan judicial review menuntut pembatalan UU Cipta Kerja di Mahkamah Konstitusi. Buruh menggugat agar dilakukan uji materi atas upah minimum, pesangon, perjanjian kerja waktu tertentu (PKWTT), pekerja alih daya (outsourcing), dan waktu kerja; termasuk soal cuti, PHK, penghapusan sanksi pidana, tenaga kerja asing (TKA), jaminan sosial, dan pelaksana penempatan tenaga kerja. []

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu