News

10 Pekerja Masih Terjebak dalam Reruntuhan Tambang Batu Bara di Meksiko

Presiden Meksiko ikut menyampaikan kabar sedih ini

10 Pekerja Masih Terjebak dalam Reruntuhan Tambang Batu Bara di Meksiko
Pihak berwenang berfoto di lokasi tambang batu bara yang runtuh pada Rabu (3/8) (Reuters via NYPost)

AKURAT.CO  Setidaknya sepuluh pekerja dilaporkan masih terjebak di dalam tambang batu bara yang runtuh di Meksiko. Perkembangan ini datang pada Kamis (4/8) pagi, di tengah kerja keras tim penyelamat yang terus mencoba menggali.  

Sejak Rabu sore waktu setempat, para penambang berada di dalam terowongan yang dindingnya telah runtuh di situs tambang di kota Sabinas di negara bagian Coahuila.

Sejauh ini, tiga penambang berhasil ditarik keluar dan dikirim ke rumah sakit oleh tim personel darurat. Upaya penyelamatan, bagainampun, masih berlanjut dengan otoritas menerjunkan hampir 100 tentara, spesialis dan anjing penyelamat.

baca juga:

10 Pekerja Masih Terjebak dalam Reruntuhan Tambang Batu Bara di Meksiko - Foto 1
 Kerabat penambang tiba di lokasi tambang batu bara yang runtuh meninggalkan penambang terjebak di Sabinas, Meksiko-Reuters
10 Pekerja Masih Terjebak dalam Reruntuhan Tambang Batu Bara di Meksiko - Foto 2
 Tragedi itu terjadi ketika dinding bagian dalam runtuh dan membanjiri tambang di kota Sabinas di negara bagian Coahuila-Reuters
10 Pekerja Masih Terjebak dalam Reruntuhan Tambang Batu Bara di Meksiko - Foto 3
 Kerabat penambang terlihat menyeka air mata sambil menunggu informasi di luar lokasi tambang batu bara-Reuters

Siaran lokal menunjukkan anggota keluarga yang bersedih berada di lokasi tambang yang runtuh. Beberapa orang terlihat menyeka air mata, menangis, sambil menungggu informasi terbaru dari kerabat yang dicintai.

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador juga ikut menyampaikan berita tentang tambang yang runtuh di Twitter. Ia sebelumnya mengatakan bahwa sembilan orang terperangkap di bawah tanah. Angka itu lalu direvisi menjadi 10.

"Saya berharap kami menemukan mereka dalam kondisi selamat," cuit Obrador dalam bahasa Spanyol, seperti dikutip dari New York Post. []