Olahraga

10 Klub Sepak Bola Paling Tajir di Dunia, Ada Kejutan di Nomor Pertama

10 Klub Sepak Bola Paling Tajir di Dunia, Ada Kejutan di Nomor Pertama


10 Klub Sepak Bola Paling Tajir di Dunia, Ada Kejutan di Nomor Pertama
Kolase foto klub sepak bola paling tajir di dunia (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Kejutan terjadi dalam jagat sepak bola dunia di mana Barcelona mengalahkan Real Madrid sebagai klub paling tajir di dunia.

Dikutip dari espn, El Barca berhak menyandang status sebagai klub paling berharga saat ini dengan valuasi sebesar USD 4,76 miliar, berdasarkan laporan majalah bisnis terkemuka, Forbes, Senin (12/4/2021).

Madrid, yang senantiasa berada dalam posisi teratas dalam lima tahun terakhir, baru saja mengalahkan Barcelona 2-1 pada El Clasico akhir pecan kemarin, turun ke peringkat kedua dengan valuasi USD 4,758 miliar.

Dilansir dari sportbible, fakta bahwa Barcelona sukses menjadi pemuncak daftar klub paling tajir di dunia sekaligus mengakhiri duopoli yang selama ini terjadi. Selama lebih dari satu dekade terakhir, hanya ada dua tim yang gentian memimpin daftar sebagai klub paling tajir. Yakni Madrid dan Manchester United (MU).

Lalu, di mana posisi MU dan klub top lainnya? Di bawah ini daftar lengkap 10 klub sepak bola paling tajir sedunia:

10. Tottenham Hotspur (Inggris) dengan valuasi USD2,3 miliar

9. Paris Saint-Germain (Inggris) valuasi USD2,5 miliar

8. Arsenal (Inggris) valuasi USD2,8 miliar

7. Chelsea (Inggris) valuasi USD3,2 miliar

6.Manchester City (Inggris) valuasi USD4 miliar

5.Liverpool (Inggris) valuasi USD5 miliar

4.Manchester United (Inggris) USD4,2 miliar

3.Bayern Muenchen (Inggris) USD4,22 miliar

2.Real Madrid (Spanyol) USD4,75 miliar

1. Barcelona (Spanyol) USD4,76 miliar

Forbes mengemukakan rata-rata nilai 20 klub yang masuk kategori paling tajir dunia mengalami kenaikan valuasi sebesar 30 persen dari tahun lalu yang berkisar di angka USD2,28 miliar, meskipun Covid-19 telah memengaruhi pemasukan dari tiket pertandingan.

Musim lalu rata-rata pemasukan dari 20 klub paling tajir berada di angka USD441 miliar atau turun 9,6 persen dari musim 2017/2018.

“Dan kejatuhan ini masih jauh dari akhir, malah penurunan pendapatan tiket pertandingan semakin memburuk saat ini. Lebih-lebih tim-tim liga top Eropa masih belum diizinkan bertanding dengan penonton,” kata asisten managing editor Mike Ozanian.

Sugeng Wahyudi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu