News

10 Kecamatan di Jakarta Diminta Waspadai Potensi Pergerakan Tanah, Ini Lokasinya!

Warga ibu kota yang tinggal di daerah lembah sungai, tepi tebing, dan lereng di 10 kecamatan perlu mewaspadai potensi pergerakan tanah pada November.


10 Kecamatan di Jakarta Diminta Waspadai Potensi Pergerakan Tanah, Ini Lokasinya!
Ilustrasi - Tanah Longsor (AKURAT.CO/Candra Nawa)

AKURAT.CO Warga ibu kota yang tinggal di daerah lembah sungai, tepi tebing, dan lereng di 10 kecamatan perlu mewaspadai potensi pergerakan tanah pada November.

Berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM, terdapat potensi terjadinya pergerakan tanah akibat hujan di atas normal. Pergerakan tanah itu berpotensi menyebabkan longsor yang membahayakan masyarakat. 

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD DKI Sabdo Kurnianto mengatakan, berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari BMKG, beberapa daerah di Provinsi DKI Jakarta berada di zona menengah pergerakan tanah. 

"Pada zona menengah dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan," katanya dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (27/10/2021).

Berdasarkan data dari BPBD DKI, 10 kecamatan rawan pergeseran tanah zona sedang itu tersebar di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Daerah di Jakarta Selatan yakni Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, dan Kecamatan Pesanggrahan. 

Sementara untuk wilayah Jakarta Timur, pergeseran tanah diprediksi akan terjadi di Kecamatan Kramat Jati dan Kecamatan Pasar Rebo. 

Oleh karenanya, Sabdo meminta para lurah dan camat untuk mengantisipasi kemungkinan hadirnya bencana itu di bulan depan. 

"Untuk itu, kepada Lurah, Camat, dan masyarakat diimbau untuk tetap mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah pada saat curah hujan di atas normal," ungkapnya. 

10 Kecamatan di Jakarta Diminta Waspadai Potensi Pergerakan Tanah, Ini Lokasinya - Foto 1

Untuk diketahui, hujan dengan intensitas sedang terjadi di sejumlah wilayah Jakarta hari ini. Curah hujan diprediksi akan semakin meningkat menjelang akhir tahun dan awal tahun depan. 

Apalagi, saat gelar pasukan di Monas beberapa waktu lalu, Gubernur DKI Jakarta mengatakan, perubahan iklim yang melanda dunia saat ini menyebabkan pemerintah provinsi DKI tak bisa lagi memprediksi titik sebaran banjir di ibu kota. []