Rahmah

10 Kata Bijak Imam Besar Masjid Istiqlal, Penuh Hikmah dan Kebijaksanaan

10 Kata Bijak Imam Besar Masjid Istiqlal, Penuh Hikmah dan Kebijaksanaan
Nasaruddin Umar dalam Bincang Hikmah (AKURAT.CO/Lufaefi)

AKURAT.CO Imam Besar Masjid Istiqlal saat ini adalah KH Nasaruddin Umar. Beliau dikenal sebagai ulama yang arif dan bijaksana. Selain menjadi imam besar, beliau juga merupakan Rektor Institut PTIQ Jakarta.

Berikut di bawah ini 10 kata bijak Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta yang bisa jadi pegangan hidup Anda:

Pertama, “Orang arif itu tidak gampang menyalahkan orang lain, tapi diam-diam menyelesaikan persoalan tanpa menepuk dada”.

baca juga:

Kedua, “Keteladanan lebih efektif daripada khotbah. Tak ada guna saling menyalahkan. Lebih tragis lagi jika ada yang memolitisasi”.

Ketiga, “Musibah dan kekecewaan tidak mesti diratapi terlalu lama. Seringkali kita harus bersyukur bahwa musibah memang membawa kekecewaan hidup, tapi pada saat bersamaan, kita harus merasakan adanya kedekatan khusus antara diri kita dengan Tuhan”.

Keempat, “Semakin dalam kita belajar agama kita sendiri, maka semakin damai kita dengan agama lain. Tapi semakin dangkal pemahaman kita tentang agama sendiri, maka semakin gampang kita terprovokasi untuk konflik dengan agama lain”.

Kelima, “Khusyuknya salat tergantung niat dan pada saat wudhunya, jika wudhunya tidak khusyuk maka tentu salatnya sulit khusyuk”.

Keenam, “Di balik setiap musibah dan penderitaan selalu ada rahasia Tuhan yang sulit ditebak”.

Ketujuh, “Orang yang suka menyalahkan orang lain pertanda masih harus belajar. Orang yang mulai menyalahkan dirinya pertanda sedang belajar. Orang yang tidak menyalahkan orang lain pertanda sudah selesai belajar, ia sudah arif. Orang arif tidak pernah mencari ‘kambing hitam’ tetapi diam-diam menyelesaikan persoalan tanpa menepuk dada”.