Olahraga

10 Fakta Menarik Bilqis Prasista, Miliki DNA Juara dari sang Ayah Joko Suprianto

Bilqis juga tak memiliki satu pun akun media sosial


10 Fakta Menarik Bilqis Prasista, Miliki DNA Juara dari sang Ayah Joko Suprianto
Bilqis Prasista (Instagram/badminton.ina)

AKURAT.CO,Nama Bilqis Prasista menjadi perbincangan di kalangan penggila bulu tangkis Tanah Air.

Namanya melambung setelah menundukkan tunggal nomor satu dunia asal Jepang, Akane Yamaguchi pada penyisihan Piala Uber dua set langsung, 21-19, 21-19, Rabu (11/5/2022).

Atlet yang akrab disapa Sista ini tengah dalam proses menjadi tunggal putri terbaik Indonesia. 

baca juga:

Sepuluh fakta menarik tentang Bilqis Prasista berikut ini menjadi gambaran perjalanan kariernya:

1. Bilqis lahir pada 24 Mei 2003

2. Lahir dari ayah Joko Suprianto dan ibu Zelin Resiana

3. Kedua orangtua Bilqis, Joko Suprianto dan Zelin Resiana juga pernah bermain di ajang Thomas dan Uber 

4. Bilqis merupakan atlet keturunan Magelang, Solo. Di mana ibu Bilqis Zelin Resiana berasal dari Magelang, dan ayahnya Joko Suprianto lahir di Solo 

5. Saat ini Bilqis menempati rangking 333 dunia 

6. Bilqis akan genap 19 tahun pada 24 Mei mendatang 

7. Bilqis memiliki tinggi 162 cm dan berat sekitar 49 kg

8. Bilqis kabarnya memiliki saudara kembar 

9. Selain badminton, Bilqis juga menyukai tenis, dan olahraga lain

10. Bilqis tidak memiliki akun media sosial, baik Instagram, Facebook, Twitter, TikTok maupun YouTube 

Nama Bilqis mulai populer di kalangan penggila badminton Tanah Air kala tampil pada ajang Jakarta Junior International U-17.

Bilqis bisa dikatakan menuruni DNA juara dari sang ayah dan ibunya.

Sang ayah Joko Suprianto selama karier memenangi sejumlah ajang. Di antaranya kejuaraan dunia di Birmingham pada 1993. Joko juga menjadi bagian tim Thomas Indonesia kala menjadi juara pada 1994, 1996, dan 1998. Joko Suprianto juga pernah meraih emas Asian Games pada 1994.

Sedang sang ibu, yang bermain di sektor ganda dan ganda campuran juga pernah memenangi Piala Uber pada 1994 dan 1996. Zelin juga pernah menjadi juara dunia pada 1995 di Jakarta.[]