Entertainment

10 Bulan Direhabilitasi, Reza Artamevia Ternyata Belum Pernah Dijenguk Keluarga

Reza Artamevia sudah hampir 10 bulan menjalani rehabilitasi ketergantungan obat


10 Bulan Direhabilitasi, Reza Artamevia Ternyata Belum Pernah Dijenguk Keluarga
Fakta penangkapan Reza Artamevia (Instagram/rezartamevia)

AKURAT.CO, Penyanyi Reza Artamevia hingga saat ini masih menjalani rehabilitasi ketergantungan obat di BNN Lido, Cogombong Bogor, Jawa Barat. Terhitung sudah hampir sepuluh bulan, dia mengikuti program tersebut.

Semenjak menjalani rehabilitasi, Reza belum pernah dijenguk oleh anak maupun keluarganya. Hal tersebut disampaikan Leidermen Ujiawan, selaku kuasa hukumnya.

Leidermen mengatakan anak-anak maupun keluarga bukan tidak mau menjenguk Reza. Akan tetapi karena pandemi Covid-19, mereka tidak diizinkan untuk kesana.

"Mereka bukan enggak mau nengokin, setau saya memang enggak dikasih, enggak dibolehkan karena covid ini," ujar Leidermen Ujiawan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (10/6).

"Kalau nengokin semuanya mah mau nengokin. Cuma karena covid ini harus bersabar, semua ya via video call aja," lanjutnya.

Sejalan dengan itu, Leidermen memastikan bahwa kondisi Reza dalam keadaan baik-baik saja. Bahkan dia sudah tidak ketergantungan terhadap obat-obatan terlarang lagi.

"Ya kondisinya sih sudah sehat, sudah tidak kecanduan lagi. Sudah siap terjun ke masyarakat juga," jelasnya.

Sementara terkait kasus penyalahgunaan narkotika, Reza Artamevia divonis sepuluh bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Dia dinilai secara sah melakukan tindak pidana dengan mengkonsumsi narkoba untuk diri sendiri.

Reza Artamevia ditangkap oleh pihak kepolisian Polda Metro Jaya di Kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Jum'at (6/9). Barang bukti yang berhasil diamankan di lokasi yaitu narkotika jenis sabu dengan berat brutto 0,78 gram.

Polisi juga mengamankan alat isap atau bong serta korek api dan dompet yang. Kini Reza Artamevia tengah menjalani rehabilitasi di BNN Lido, Cogombong, Bogor, Jawa Barat, sejak September 2020 lalu.

Atas perbuatannya itu, Reza Artamevia disangkakan dengan Pasal 112 ayat 1 subsider Pasal 127 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.[]

Riandar Fata Hudaya

https://akurat.co