News

1 Meninggal dan 45 Alami Luka Bakar, Ini 5 Fakta Letusan Gunung Semeru

Bencana alam letusan Gunung Semeru akibatkan 1 orang meninggal dunia dan 45 orang alami luka bakar


1 Meninggal dan 45 Alami Luka Bakar, Ini 5 Fakta Letusan Gunung Semeru
Guguran lava pijar Gunung Semeru terlihat dari Desa Pranajiwo, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (4/3/2020). Aktivitas vulkanik Gunung Semeru di Jawa Timur meningkat sejak sepekan terakhir dengan intensitas delapan kali guguran lava pijar dengan jarak luncur 200 hingga 1.000 dari pusat guguran gunung dan status Siaga level II atau waspada. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

AKURAT.CO  Pada Sabtu sore (4/12) Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang telah mengalami erupsi atau meletus, dengan diawali banjir lahar dan guguran awan panas sekitar pukul 15.00 WIB.

Letusan Gunung Semeru juga menyebabkan hujan abu vulkanik yang cukup tebal sehingga dua kecamatan yakni Candipuro dan Pronojiwo yang berada di sekitar Gunung Semeru tampak gelap gulita. 

Berikut fakta-fakta terkait letusan Gunung Semeru yang terjadi Sabtu (4/12):

1. Dua Kecamatan mengalami hujan abu vulkanik yang cukup tebal

Erupsi Gunung Semeru menyebabkan dua kecamatan yakni Candipuro dan Pronojiwo ditutupi hujan abu vulkanik. Berdasarkan laporan dari Pos Pantau Gunung Sawur, awan panas dan guguran dari erupsi tersbut mengarah ke Desa Curah Kobokan dan dikabarkan bahwa di daerah tersebut sedang mengalami hujan deras.

2. Warga sekitar berhamburan untuk menyelamatkan diri

Setelah warga sekitar menyadari bahwa Gunung Semeru sedang mengalami erupsi, mereka berhamburan berusaha untuk menyelamatkan diri. Beberapa video pun tersebar di media sosial memperlihatkan warga yang berlarian untuk menghindari dampak dari erupsi Gunung Semeru.

3. Sebanyak 45 orang mengalami luka bakar

Berdasarkan laporan dari Kemenkes pada Sabtu malam (4/12) sebanyak 45 orang mengalami luka bakar yang diakibatkan oleh erupsi Gunung Semeru. Diketahui bahwa korban-korban tersebut kini sudah dirujuk ke rumah sakit. Rata-rata dari korban mengalami luka bakar 2 A-B sementara 6 orang mengalami luka bakar 50 persen dan 4 orang tengah di rawat di ICU.

4. Beberapa yang masih belum ditemukan

Selain 45 korban dengan luka bakar tadi, juga terdapat 1 orang yang dikabarkan meninggal dunia. Hal tersebut diinformasikan oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar. Saat ini juga masih ada  10 orang yang  belum ditemukan dan masih dalam upaya evakuasi. Indah juga mengatakan bahwa hampir semua rumah yang berada di lokasi Curah Kobokan hancur, sehingga mengharuskan warga untuk mengungsi di Balai Desa Penanggal.

5. PVMBG akan terus melakukan pemantauan

Meskipun dikabarkan bahwa erupsi Gunung Semeru kini menurun, namun pihak PVMBG atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi tetap akan melalukan pantauan. PVMBG mengimbau masyarakat agar tidak mendekati aliran sungai yang berhulu karena masih berpotensi terjadi erupsi susulan.

Berikut tadi sederet fakta dari letusan Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12).[]