Rahmah

1 Juli Mulai Puasa Sunnah Dzulhijjah, Ini Panduan Lengkapnya

Umat muslim sudah bisa menunaikan puasa sunnah Dzulhijjah pada tanggal 1 sampai 9 Juni.


1 Juli Mulai Puasa Sunnah Dzulhijjah, Ini Panduan Lengkapnya
Ilustrasi berpuasa (pinterest.com)

AKURAT.CO Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan menetapkan 1 Dzulhijjah 1443 Hijriyah jatuh pada Jumat, 1 Juli 2022 pada Rabu (29/6/2022) malam. Artinya, umat muslim sudah bisa menunaikan puasa sunnah Dzulhijjah pada tanggal 1 sampai 9 Juni.

Dilansir NU Online, puasa sunnah Dzulhijjah memiliki sejumlah keutamaan. Di antara adalah orang yang melakukannya akan memperoleh pahala yang berlipat. Dijelaskan dalam hadis Nabi,

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنْ هٰذِهِ الأَيَّامِ. يَعْنِيْ أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللهِ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللّٰهِ قَالَ وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللّٰهِ إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ

baca juga:

Artinya: “Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun berpuasa, satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar” (HR At-Trmidzi).

Kemudian, berpuasa pada 9 Dzulhijjah (hari Arafah) juga dapat menghapus dosa seorang muslim selama dua tahun, yaitu satu tahun sebelumnya dan satu tahun yang akan datang. Rasulullah SAW bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُوْرَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِيْ قَبْلَهُ  

Artinya: “Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu” (HR Muslim).

Selain itu, pada tanggal 9 Dzulhijjah Allah SWT juga banyak membebaskan hamba-hamba-Nya dari siksa neraka. Rasulullah pernah bersabda,

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ: مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ؟  

Artinya: "Tidak ada hari dimana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada Hari Arafah, dan sungguh Dia mendekat lalu membanggakan mereka di depan para Malaikat dan berkata: ‘Apa yang mereka inginkan?" (HR Muslim).

Niat Puasa Sunnah Dzulhijjah

Sebagaimana puasa pada umumnya, waktu niat puasa Dzulhijjah adalah pada malam hari, yakni sejak terbenamnya matahari sampai terbit fajar. Berikut adalah lafal niatnya:  

Sumber: NU Online