image
Login / Sign Up

FOTO Perjuangan Korban Ledakan Ranjau Irak Dengan Melukis Tanpa Lengan

Seorang korban perang di Irak, Aras Othman (40) sedang melukis dengan kedua kakinya di kediamannya, di Distrik Kalar, Irak, 13 Juni 2019, Foto diambil 13 Juni 2019. Aras kehilangan lengannya dalam ledakan ranjau saat konflik negara. Dengan bantuan LSM lokal, ia belajar melukis hingga menghasilkan 100 karya dan memajangnya di enam pameran di Irak. REUTERS/Ako Rasheed

Seorang korban perang di Irak, Aras Othman (40) sedang melukis dengan kedua kakinya di kediamannya, di Distrik Kalar, Irak, 13 Juni 2019, Foto diambil 13 Juni 2019. Aras kehilangan lengannya dalam ledakan ranjau saat konflik negara. Dengan bantuan LSM lokal, ia belajar melukis hingga menghasilkan 100 karya dan memajangnya di enam pameran di Irak. REUTERS/Ako Rasheed

Seorang korban perang di Irak, Aras Othman (40) sedang memindahkan lukisan hasil goresannya di kediamannya, di Distrik Kalar, Irak, 13 Juni 2019, Foto diambil 13 Juni 2019. Aras kehilangan lengannya dalam ledakan ranjau saat konflik negara. Dengan bantuan LSM lokal, ia belajar melukis hingga menghasilkan 100 karya dan memajangnya di enam pameran di Irak. REUTERS/Ako Rasheed

Seorang korban perang di Irak, Aras Othman (40) sedang melukis dengan kedua kakinya di kediamannya, di Distrik Kalar, Irak, 13 Juni 2019, Foto diambil 13 Juni 2019. Aras kehilangan lengannya dalam ledakan ranjau saat konflik negara. Dengan bantuan LSM lokal, ia belajar melukis hingga menghasilkan 100 karya dan memajangnya di enam pameran di Irak. REUTERS/Ako Rasheed

Seorang korban perang di Irak, Aras Othman (40) sedang melukis dengan kedua kakinya di kediamannya, di Distrik Kalar, Irak, 13 Juni 2019, Foto diambil 13 Juni 2019. Aras kehilangan lengannya dalam ledakan ranjau saat konflik negara. Dengan bantuan LSM lokal, ia belajar melukis hingga menghasilkan 100 karya dan memajangnya di enam pameran di Irak. REUTERS/Ako Rasheed

Seorang korban perang di Irak, Aras Othman (40) sedang melukis dengan kedua kakinya di kediamannya, di Distrik Kalar, Irak, 13 Juni 2019, Foto diambil 13 Juni 2019. Aras kehilangan lengannya dalam ledakan ranjau saat konflik negara. Dengan bantuan LSM lokal, ia belajar melukis hingga menghasilkan 100 karya dan memajangnya di enam pameran di Irak. REUTERS/Ako Rasheed

Seorang korban perang di Irak, Aras Othman (40) sedang melukis dengan kedua kakinya di kediamannya, di Distrik Kalar, Irak, 13 Juni 2019, Foto diambil 13 Juni 2019. Aras kehilangan lengannya dalam ledakan ranjau saat konflik negara. Dengan bantuan LSM lokal, ia belajar melukis hingga menghasilkan 100 karya dan memajangnya di enam pameran di Irak. REUTERS/Ako Rasheed

Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image

Editor: Arief Rachman

komentar

Image

0 komentar

trending topics

terpopuler

  1. Mendekam Dalam Penjara, Rey Utami Satu Sel dengan Ratna Sarumpaet

  2. Albiner Sitompul Masuk Bursa Calon Menteri Jokowi

  3. Perubahan di Diri Salmafina, Sunan Kalijaga Yakin Hasil Doktrin Temannya

  4. KPPU Mengendus Adanya Indikasi Kartel pada Bisnis OVO

  5. Pemkot Bandung Bicara Soal Kondisi Mengenaskan Stadion GBLA

  6. Dua Minggu Minggat, Sunan Kalijaga Temukan Salmafina Dalam Keadaan Sehat

  7. Keluarga Rey Utami-Pablo Benua akan Minta Maaf ke Fairuz A Rafiq

  8. Menang Telak Atas Persija U-20 Tak Membuat Fakhri Husaini Puas

  9. Ketua PA 212 Akan Berjuang Sekuat Tenaga Terlaksananya Ijtima Ulama ke-4 di Jakarta

  10. Sakit Hati Mantan Istri Dipacari Orang Lain, Pria Asal Palembang Lakukan Pembunuhan

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Image
Hasan Aoni

Berhenti Mengisap yang Belum Niscaya

Image
Hasan Aoni

Puzzle Kehidupan Puisi Tiyo

Image
UJANG KOMARUDIN

Bagi-bagi Jatah Menteri

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik