image
Login / Sign Up

Menengok Kegiatan Ramadan di Masjid Pangeran Jayakarta

Yudi Permana

Masjid Tua di Jakarta

Image

Masjid Pangeran Jayakarta | AKURAT.CO/Yudi Permana

AKURAT.CO, Setiap masjid di manapun, pada saat dimulainya datang bulan Ramadan selalu menyelenggarakan kegiatan keagamaan. Tak terkecuali Masjid Jami’ As-Salafiyah, atau yang biasa disebut Masjid Pangeran Jayakarta. Lokasi masjid tersebut berada di Jalan Jatinegara Kaum, Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Beberapa waktu yang lalu, AKURAT.CO menyempatkan waktu datang ke Masjid Jami’ Assalafiyah yang berhadapan dengan Makam Achmad Djaketra atau yang biasa dikenal Pangeran Jayakarta. Masjid yang dibangun pada tahun 1620 itu dinamakan Jami’ Assalafiyah karena merupakan yang tertua di DKI Jakarta.

Masjid ini dibangun langsung oleh Pangeran Jayakarta bersama kerabatnya dengan tujuan untuk menyebarkan agama Islam dan menyusun strategi melawan penjajah Belanda ketika itu. Sebelum lebih jauh menceritakan sejarah dibangunnya masjid pangeran Jayakarta, ada baiknya kita mengetahui kegiatan apa saja yang dilaksanakan pengurus masjid selama bulan Ramadan.

baca juga:

AKURAT.CO pun berbincang-bincang dengan Ketua Pengurus Masjid atau DKM, Raden Haji Ahmad Suhendar, yang masih ada keturunan dari Pangeran Achmad Djaketra (Pangeran Jayakarta). Menurut Suhendar, kegiatan di masjid ini seperti sholat tarawih dan buka puasa bersama, serta pemberian sembako kepada masyarakat sekitar.

"Kegiatan Ramadan di masjid ini, ibadah tarawih, ada buka puasa bersama, tadarusan bagi remaja. Kemudian kegiatan-kegiatan lain ada santunan, pembagian sembako dari donatur disini," kata Suhendar kepada AKURAT.CO, beberapa waktu yang lalu.

Masjid Tua di Jakarta. AKURAT.CO/Yudi Permana

Selama Ramadan, ada acara buka puasa bersama dengan mengundang masyarakat tertentu, kelompok dari suatu organisasi keagamaan atau pelajar. Kemudian adakalanya, sejumlah warga disini ada yang memberikan sembako yang nantinya dibagikan kepada pengunjung masjid.

"Selama 1 bulan ini yang jelas tarawih, tadarusan, buka puasa bersama, dan warga kadang-kadang memberikan sembako," ucapnya.

Pada saat saya datang ke masjid tersebut, terlihat jamaah sedang melaksanakan sholat taraweh bersama yang berjumlah 23 rakaat yang disertai sholat witir.

Selain itu juga, kegiatan lain di masjid yang lokasinya dipinggir jalan ini seperti ziarah ke Makam Pangeran Jayakarta dan juga makam keluarganya yang berdempetan dengan Achmad Djaketra. Namun pada saat bulan puasa, yang berziarah tidak terlalu banyak, karena setiap masjid di manapun mempunyai kegiatan tersendiri.

"Karena kita memang melayani dan mengawasi yang ziarah saja itu banyak banget," tuturnya.

Meski demikian, dikatakannya, biasanya orang-orang melaksanakan ziarah pada malam Jumat. Bahkan kalau hari biasa - bukan bulan Ramadan, yang berziarah bisa mencapai ratusan orang.

"Yang ziarah bukan puluhan lagi tapi ratusan. Coba aja kalau anda kesini malam Jumat, banyak yang ziarah, dan parkir sampai gak muat, karena puncaknya," katanya.

Ia mengatakan, menjelang bulan puasa, yang ziarah ke Makam Pangeran Jayakarta mencapai puluhan orang yang menggunakan mobil.

Masjid Tua di Jakarta. AKURAT.CO/Yudi Permana

Saat AKURAT.CO berkunjung terlihat beberapa penziarah silih berganti berdatangan dari mulai pukul 22.00 WIB hingga dini hari pukul 01.00 WIB. Ada yang ziarah perorangan dan ada yang rombongan.

"Kalau kemarin sebelum puasa itu paling sedikit 3 sampai 5 mobil orang yang ziarah setiap hari. Menjelang puasa, karena mungkin penutupan, dan saat bulan puasa kadang-kadang banyak yang ziarah," ujar Suhendar.

Menurutnya, yang berziarah ke makam pangeran Jayakarta tidak hanya warga Jakarta saja. Bahkan banyak yang dari luar Jakarta, seperti dari Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Sumatera.

"Ini yang ziarah sampai dari luar kota kesini semua, Jawa, belum lama ada 25 bus dari Jawa juga, dan kalau gak salah dari Lamongan," katanya.

Ia pun menyarankan, bagi yang akan berziarah ke makam Pangeran Achmad Djaketra, sebaiknya dilakukan pada malam hari, karena pada siang hingga sore hari, jalanan disekitar masih mengalami kepadatan kendaraan atau kemacetan.

"Kalau yang ziarah itu malam. Malah dia datangnya jam 10 (Pukul 22.00 WIB) karena bukan satu tempat aja, kadang-kadang habis ziarah di luar Batang. Saya sarankan kalau mau ziarah kesini malam, karena jam 4 sore sampai jam 8 malam masih macet jalanan," imbuhnya. []

Editor: Ainurrahman

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

OYO Catat Kenaikan Pemesanan 540 Persen Selama Ramadan

Image

Hiburan

Afgan Gandeng Sejumlah Musisi Tanah Air dalam Konser Satu Dekade

Image

Ekonomi

Kepala BKPM Pastikan Realisasi Investasi Pasca-Pemilu Akan Tumbuh

Image

Ekonomi

Investasi Pasca-Pemilu Stabil, Kepala BKPM: Berkah Ramadan dan Idulfitri

Image

Ekonomi

YLKI: Peningkatan Konsumsi Bright Gas Kurangi Beban Subsidi Pemerintah

Image

News

Baru Pertamakali Raja Solo Bikin Acara Sungkeman Undang Rakyat Jelata

Image

Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Indef Nilai Pemerintah Berhasil Jaga Harga Pangan Saat Ramadan

Image

Ekonomi

Lebaran 2019

Gelar Halalbihalal, Menteri Rini: Insyaallah BUMN Jauh dari KKN

Image

Ekonomi

Bos BI Yakini Inflasi Mei Hanya Musiman

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ramadan

Gerak Cepat, 5 Zodiak Paling Lahap saat Halal Bihalal Kantor

Ada zodiakmu nggak nih?

Image
Ramadan

5 Hal yang Dijamin Bikin Kamu Kangen Berat setelah Ramadan Usai

Yang nomor 5 pasti paling bikin rindu

Image
Ramadan

5 Menu Kuliner Khas Daerah Saat Rayakan Idulfitri

Tertarik mencoba?

Image
Ramadan

Warga Yaman Sambut Idulfitri di Tengah Kemiskinan dan Perang

Image
Ramadan

5 Momen Seru yang Cuma Bisa Kamu Temukan saat Hari Raya Idulfitri

Hanya pada saat Idulfitri, semua varian menu masakan terlezat dihidangkan di atas meja makan.

Image
Ramadan
Lebaran 2019

Berbagi Berkah Ramadan, Satgas Yonif 755 Bagikan Sembako kepada Warga Asmat

"Pembagian sembako gratis ini merupakan wujud kepedulian kita (Satgas) kepada masyarakat di Kabupaten Asmat"

Image
Ramadan
Lebaran 2019

Kumandang Takbir Menggema Seantero Biak Numfor

Hingga jam 20.00 WIT, keamanan di kota Biak sekitarnya kondusif.

Image
Ramadan
Lebaran 2019

Pedagang Mamin di Terminal Kp. Rambutan Kehilangan Omset Jutaan Rupiah

"Tahun lalu bus terlambat jadi banyak yang menginap, kalau sekarang bus lancar jadi jarang ada yang beli"

Image
Ramadan

Tak Perlu Beli, 4 Tips Agar Pakaian Lamamu Tampak Baru

Dijamin kamu tetap tampil 'baru'

Image
Ramadan
Mudik 2019

H-2 Lebaran, Jumlah Penumpang di Lebak Bulus Terus Menurun

"Karena banyak yang ikut mudik gratis dan ada yang menggunakan mobil pribadi ya"

trending topics

terpopuler

  1. Misteri Isi Amplop Cokelat dari Saksi Tim Prabowo-Sandi kepada Hakim MK

  2. Saksi Prabowo-Sandi dari Boyolali Ini Mengaku Mendapat Ancaman Pembunuhan Pasca Pencoblosan

  3. Bisa Sial, Jangan Pernah Taruh 5 Barang Ini Dibawah Bantal Tidurmu

  4. KPU Tak Tanggapi Kesaksian Saksi Prabowo Karena Dinilai Tak Relevan

  5. Surat Undangan SD di Malang Ini Jadi Bahasan Warganet, Ada Apa?

  6. China Gembosi AS dengan Cara Unik Ini

  7. Di Depan Hakim MK, BW Sebut Pemilu Tahun ini Pemilu Terburuk

  8. Pesawat Malaysia Airlines MH17 Ditembak Jatuh, 4 Orang Resmi Jadi Tersangka

  9. Jawaban Muter-muter, Saksi Tim Hukum Prabowo-Sandi Kena Semprot Hakim MK

  10. Viral! Isu Kenaikan Tarif Listrik Saat Sidang MK, Menteri Jonan Pastikan Hoaks

fokus

Sampahmu
Demam Vapor
Jalan Pulang

kolom

Image
Ujang Komarudin

MK dan Narasi Kecurangan

Image
Rozi Kurnia

Film ini Harusnya Tidak Berjudul Aladdin

Image
M. Rifki Fadilah

Jalan Terjal Rezim Bunga Murah

Image
Achmad Fachrudin

Menguak Tabir Kerusuhan 21-22 Mei

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
Ekonomi

Mengenal Sosok Warrenn Buffet-nya Indonesia

Image
Hiburan

8 Potret Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Dampingi Jokowi, Resmikan Tol hingga Touring

Image
News

Jadi Sorotan, 5 Fakta Arief Hidayat Hakim Mahkamah Konsistusi Sidang Sengketa Pilpres 2019