image
Login / Sign Up

Ramadan Itu Menyehatkan

Kultum Ramadan

Image

Umat muslim melaksanakan salat sunah di Masjid Agung At-Tin, Jakarta, Rabu (23/5). Pada Bulan Ramadan umat muslim memanfaatkan waktu dengan memperbanyak ibadah seperti membaca Alquran dan melaksanakan salat-salat sunah di masjid | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Tak dapat disangkal lagi bahwa berdasarkan penelitian pada ahli kesehatan, sebagian besar penyakit yang terjadi dalam tubuh manusia disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi. Dari kolesterol, tekanan darah tinggi, usus buntu, diabestis atau gula, ginjal, masalah paru-paru, hingga kanker perenggut maut.

Penyakit-penyakit itu menjadi momok yang ditakuti, sekaligus menjadikan perusahaan obat-obatan dan asuransi kesehatan salah satu perusahaan yang paling bergengsi. Bahkan di negara-negara maju, hidup tanpa asuransi menjadi sebuah kejahatan tersendiri. Lebih jauh isu asuransi kesehatan adalah isu politik utama di negara-negara maju, termasuk di Amerika.

Belakangan kemudian ditemukan bahwa ternyata berbagai penyakit fisik manusia juga mayoritasnya, lebih 80%, disebabkan oleh faktor kejiwaan. Penyakit-penyakit yang disebutkan di atas, tekanan darah tinggi, hingga ke serangan jantung, pada galibnya disebabkan oleh faktor psikis (kejiwaan) manusia.

baca juga:

Kenyataan ini saya kira tidak memerlukan penelitian yang sophisticated (canggih). Pengalaman mengatakan jika anda banyak pikiran, anda akan kurang tidur. Di saat anda mengalami kurang tidur maka terjadi ketidak seimbangan dalam peraliran darah. Dan pada akhirnya akan berdampak pada kesehatan jantung, bahkan sel-sel otak itu sendiri.

Pada kedua faktor penyakit-penyakit manusia ini, puasa memainkan peranan penting sebagai solusi.  Maka ketika Rasulullah SAW menyampaikan: “berpuasalah niscaya kamu sehat”, bukan sekedar omongan kosong. Tapi hakikat atau realita pada dua sisi kesehatan manusia.

Secara fisik tidak diragukan bahwa berpuasa adalah salah satu cara mencapai kesehatan yang praktis dan murah. Beberapa ahli kesehatan justeru merekomendasikan puasa sebagai treatmen (pengobatan) berbagai ragam penyakit manusia. Minimal sebagaimana kita ketahui bersama, ketika anda akan melakukan general check up, anda dianjurkan untuk tidak mengkomsumsi makanan dalam jangka waktu tertentu.

Berpuasa misalnya memberikan ruang bagi pencernaan dan organ-organ tubuh lainnya untuk istirahat sejenak dari rutinitas, sehingga memungkinkan terjadi pembersihan dan pembaharuan sel-sel baru dalam tubuh.

Puasa juga dapat mencegah penyakit akibat pola makan yang berlebihan. Istilah agamanya “israf”. Pola makan berlebihan menimbulkan overnutrisi yang mengakibatkan kegemukan yang membawa berbagia penyakit, seperti kolesterol, jantung koronis, kencing manis, ginjal, dan lain-lain.

Saya bukan ahli di bidang ini. Tapi alangkah mudahnya menemukan berbagai artikel yang membahas tentang manfaat puasa bagi kesehatan manusia.

Konon sebuah rumah sakit dengan treatmen puasa telah didirikan di Jerman sejak penghujung Perang dunia II. Rumah sakit itu kini telah memasuki tiga generasi. Didirikan oleh sang kakek, yang ketika itu menderita kanker. Tak seorang dokter mampu menanganinya.

Hingga suatu hari ada yang  menasehatinya agar menjalankan puasa. Diapun mempraktekkan puasa itu. Dan ternyata dengan puasa itu dia sembuh. Setelah sembuh itulah dia mendirikan rumah sakit tersebut. Hingga saat ini masih beroperasi di bawah asuhan cucu sang pendiri.

Dari semua manfaat puasa bagi kesehatan itu, saya kira manfaat dominan ada di aspek non fisik. Menahan makan bermanfaat. Tapi sumber kesehatan terbesar ada pada kemampuan manusia dalam mengelolah jiwa dan batinnya.

Keadaan kejiwaan manusia itu ternyata sangat bergantung kepada kecenderungan nafsunya. Nafsu yang didominasi oleh nafsu amarah rentang berakibat kepada keadaan kejiwaan (mental state) yang emosional.

Maka puasa sesungguhnya juga merupakan cara pembentukan kejiwaan seseorang. Jiwa yang dibentuk dengan kesabaran, kedamaian dan ketentraman dengan sendirinya akan membangun jiwa yang disebut “nafs muthmainnah” (jiwa yang tenang).

Bagaimana tidak. Puasa sekali lagi adalah bentuk ibadah yang bersifat personal antara seorang hamba dan Robbnya. Sehingga dengan sendirinya “constant remembrance” (dzikir berketerusan) itu akan terus terjadi dari seorang hamba kepada Robbnya.

Sebagaimana Al-Quran menegaskan: “dan bukankah dengan dzikir kepada Allah hati-hati menjadi tenang?”. Maka dengan sendirinya hati akan merasakan Ketenangan dan kedamaian.

Hati yang tenang dan damai inilah yang akan memiliki dampak positif pada segala aspek kehidupan manusia. Ketenangan dalam hidup akan menjaga ketenangan dalam tidur. Istirahat cukup berdampak pada sirkulasi darah yang akan menyehatkan jantung, bahkan sel-Sel otak manusia.

Apapun itu, Sungguh benar Rasulullah ketika menyampaikan: “berpuasalah niscaya kamu sehat”.

Itu bukan ungkapan biasa. Rasulullah SAW bukan seorang dokter. Juga bukan seorang ahli kesehatan. Tapi jika barbicara, bicaranya kebenaran. Karena memang: “tidaklah dia (Rasul) berbicara dari keinginannya sendiri. Kecuali karena dengan Wahyu yang disampaikan kepadanya” (Al-Quran).

Masalahnya yakinkah kita? Karena sejatinya Allah menempatkan diriNya berdasarkan prasangka hambaNya. Jika yakin, Allah pasti demikian. Jika ragu, hasilnya juga meragukan.

Tidak kalah pentingnya adalah melakukan puasa sesuai dengan tujuannya. Jika salah satu tujuannya adalah untuk mencapai kesehatan fisik, maka pola makan di bulan Ramadan harus dijaga.

Jangan sampai di siang hari meninggalkan makan dan minum, tapi di malam hari yang terjadi adalah israf (berlebihan) dan balas dendam. Semoga tidak!

 

 Imam Shamsi Ali

(Presiden Nusantara Foundation)

Editor: Sunardi Panjaitan

Sumber:

berita terkait

Image

Olahraga

Piala Amerika Brasil 2019

Messi: Kami Hanya Perlu Bangkit dan Memenangi Laga Berikutnya

Image

News

Kolom

Memelototi Persidangan Mahkamah Konstitusi

Image

Olahraga

Piala Amerika 2019

Belum Pulih, James Tetap Masuk Skuat Kolombia

Image

News

Kolom

Menunggu Rekonsiliasi Pasca Pilpres

Image

News

Kolom

Dari Anarkisme ke Konstitusionalisme

Image

Ramadan

Kultum Ramadan

Ramadan Pintu Ampunan

Image

Ramadan

Kultum Ramadan

Puasa Ramadan itu Pengakuan Otoritas Ilahi

Image

Ramadan

Kultum Ramadan

Puasa Itu Menata Hati

Image

Ramadan

Kultum Ramadan

Puasa Itu Membangun Keseimbangan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ramadan

Gerak Cepat, 5 Zodiak Paling Lahap saat Halal Bihalal Kantor

Ada zodiakmu nggak nih?

Image
Ramadan

5 Hal yang Dijamin Bikin Kamu Kangen Berat setelah Ramadan Usai

Yang nomor 5 pasti paling bikin rindu

Image
Ramadan

5 Menu Kuliner Khas Daerah Saat Rayakan Idulfitri

Tertarik mencoba?

Image
Ramadan

Warga Yaman Sambut Idulfitri di Tengah Kemiskinan dan Perang

Image
Ramadan

5 Momen Seru yang Cuma Bisa Kamu Temukan saat Hari Raya Idulfitri

Hanya pada saat Idulfitri, semua varian menu masakan terlezat dihidangkan di atas meja makan.

Image
Ramadan
Lebaran 2019

Berbagi Berkah Ramadan, Satgas Yonif 755 Bagikan Sembako kepada Warga Asmat

"Pembagian sembako gratis ini merupakan wujud kepedulian kita (Satgas) kepada masyarakat di Kabupaten Asmat"

Image
Ramadan
Lebaran 2019

Kumandang Takbir Menggema Seantero Biak Numfor

Hingga jam 20.00 WIT, keamanan di kota Biak sekitarnya kondusif.

Image
Ramadan
Lebaran 2019

Pedagang Mamin di Terminal Kp. Rambutan Kehilangan Omset Jutaan Rupiah

"Tahun lalu bus terlambat jadi banyak yang menginap, kalau sekarang bus lancar jadi jarang ada yang beli"

Image
Ramadan

Tak Perlu Beli, 4 Tips Agar Pakaian Lamamu Tampak Baru

Dijamin kamu tetap tampil 'baru'

Image
Ramadan
Mudik 2019

H-2 Lebaran, Jumlah Penumpang di Lebak Bulus Terus Menurun

"Karena banyak yang ikut mudik gratis dan ada yang menggunakan mobil pribadi ya"

trending topics

terpopuler

  1. Andi: Kabarnya Orang Paling Taat Hukum Karni Ilyas, Saya Nantikan Dia Bersaksi di MK, Apa benar ILC Ditutup dan Dibungkam Pemerintah

  2. Peristiwa Haru di Musala MK Jelang Sidang, Andre Rosiade: Allah SWT Maha Pembolak-balik Hati

  3. Hadapi Lawyer Prabowo di MK, Rustam: Tim Hukum 01, Jangan Hanya Sajikan Fakta dan Data, Tapi Bangun Narasi untuk Membalikkan Opini Publik

  4. Diberi Waktu Tiga Hari, KPU Isyaratkan Berat Hati Susun Jawaban Gugatan Prabowo-Sandi

  5. Faizal Assegaf: BW Semakin Terbukti Bukan Pengacara Profesional, Tapi Lebih Tepatnya 'Juru Dongeng'

  6. Kuasa Hukum Prabowo Rilis Perolehan Suara Terbaru, Yunarto: Apa Tuips Yakin?

  7. Tengku: KPU Sulit Jawab Gugatan Pilpres atau Tak Mampu Jawab? Mari Kita Tunggu Jawabannya, Mantap atau Ngawur?

  8. Sengketa Pilpres, Refly: Ibarat Sepakbola, 02 sedang Kejar Defisit Gol Agar Dapat Samakan Kedudukan dan Bahkan Berusaha Unggul

  9. Gara-gara Tuduhan Mirip Iluminati, Permadi: yang Oke dari Negara Tetangga Tidak Ada Orang Kayak Rahmat Baequni

  10. Soal Sidang Sengketa Pilpres, Ruhut Sitompul: Aku Mohon Jangan Ada yang Tertawa Dulu

fokus

Demam Vapor
Jalan Pulang
Lebaran 2019

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Memelototi Persidangan Mahkamah Konstitusi

Image
UJANG KOMARUDIN

Mencari Pimpinan KPK yang Ideal

Image
Hasan Aoni

Impian Negeri Tuhan dari Teras Saidah

Image
Keith Johnson dan Elias Groll (Foreign Policy)

Tak Terduga, Bagaimana Huawei Tiba-tiba Mampu Dominasi Dunia

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi

Keynes, Pencipta Arus Ekonomi Modern Pengganti Pemikiran Neoklasik

Image
News

Ajak Jan Ethes, 10 Potret Kunjungan Jokowi ke Bali Ini Curi Perhatian

Image
News

Bikin Haru, 5 Potret SBY saat Ziarah ke Makam Ani Yudhoyono