image
Login / Sign Up

Puasa itu Membawa Kejutan-kejutan

Kultum Ramadan

Image

Petugas memantau hilal untuk mementukan awal Ramadan di Masjid Al-Musyari'in, Basmol, Jakarta, Minggu (5/5/2019). Kegiatan pemantauan ini dilakukan di sejumlah titik di Indonesia dan hasilnya dilaporkan kepada Kementerian Agama, sebagai bahan pertimbangan penetapan 1 Ramadhan 1440 H. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Tidak diingkari bahwa bulan Ramadan itu adalah bulan yang penuh dengan kejutan-kejutan (surprises). Dalam bahasa agama kejutan-kejutan ini dikenal dengan “mu’jizaat” atau kemukjizatan.

Karenanya tidak berlebihan jika saya juga menamai bulan ini sebagai “Syahrul mu’jizah” (bulan kemukjizatan).

Mukjizat adalah peristiwa-peristiwa terjadi yang berada di luar jangkauan pikiran biasa manusia. Saya tidak mengatakan bahwa mukjizat itu logis atau rasional. Karena peristiwa-peristiwa mukjizah bukan tidak rasional atau logis. Hanya saja manusia tidak mampu memahami detailnya secara akal.

baca juga:

Mukjizat-mukjizat itu secara global sangat rasional. Kenapa? Karena logika yang benar adalah logika yang memahami “qadarullah” (kekuatan Allah) sebagai kekuatan Yang tanpa batas.

Selama sebuah peristiwa itu dikaitkan dengan kuasa Allah, maka apapun bentuknya itu adalah logis. Meragukannya justeru tidak rasional dan tidak logis karena jelas bertentangan dengan tabiat Kekuasaan itu.

Di bulan Ramadan ini sungguh banyak peristiwa-peristiwa terjadi yang berada di luar kemampuan akal manusia memahaminya. Beberapa contoh di bawah ini menyimpulkan jika memang Ramadan adalah bulan kemukjizatan.

Perang Badr adalah perang pertama yang terjadi dalam sejarah perjalanan umat ini. Perang ini sesungguhnya menentukan wajah perjalanan dakwah Rasul. Perang ini terjadi di bulan Ramadan.

Perang Badr dapat dikatakan satu dari kejutan-kejutan itu. Berapa tidak, secara akal biasa manusia susah untuk dipahami arahnya. Bagaimana mungkin dimenangkan oleh pasukan Islam? Selain jumlah Yang tidak berbanding, juga mereka dalam keadaan puasa. Apalagi perang ini terjadi di musim panas yang dahsyat.

Perang Badr itu komposisinya adalah pasukan Muslim hanya 303 melawan kekuatan musuh kafir Quraysh sebesar 1000 lebih tentara. Artinya jumlah musuh tiga kali lipat dibanding jumlah pasukan orang-orang yang beriman.

Secara peralatan perang mereka jauh lebih unggul. Pasukan Rasulullah SAW hanya memiliki dua ekor kuda. Sementara lawannya memiliki seratus pasukan berkuda. Pasukan berkuda ketika itu merupakan pasukan elit. Kuda adalah alat perang yang paling canggih.

Dengan kenyataan itu, hasilnya di luar kemampuan akal manusia memahaminya. Rasulullah SAW dan sahabatnya memenangkan peperangan itu. Bahkan menahan 70 lebih dari pasukan kafir Quraysh.

Demikian pula Fath Makkah (penaklukkan kota Mekah). Peristiwa agung ini harusnya menjadi catatan emas sejarah peradaban manusia. Karena ini peristiwa penaklukkan sebuah kota atau negeri tanpa pertumpahan darah. Sebuah peristiwa yang belum pernah terjadi dalam sejarah manusia.

Mungkin yang paling menakjubkan adalah bahwa peristiwa ini terjadi bukan di zaman yang diakui sebagai zaman modern, lebih berpendidikan, berperadaban (civilized) dan seterusnya. Tapi justeru di zaman ketika dunia didominasi oleh prilaku barbar dan biadab.

Rasulullah SAW yang pernah disiksa, dihinakan, bahkan diusir secara paksa dari tanah kelahirannyan kini kembali dengan kekuatan besar dan dengan persiapan perang yang hebat. Tapi semua itu tidak merubah karakter damai dan kasih sayang Rasul.

Hasilnya inilah yang saya isitlahkan “mu’jizah taarikhiyah” (keajaiban sejarah). Penduduk Mekah menyerah tanpa perlawanan. Dan yang lebih penting dicatat oleh sejarah adalah bahwa peristiwa penaklukkan Mekah juga terjadi “amnesti” umum pertama terjadi dalam sejarah manusia.

“Kamu semua hari ini bisa kembali ke rumah masing-masing dengan aman dan bebas. Bebas, termasuk bebas mengimani keyakinan mereka (freedom of religion) dan beribadah (worship) sesuai dengan keyakinan masing-masing”. Demikian bunyi amnesti umum itu.

Patung-patung memang dihancurkan karena letaknya di rumah Ibadah tauhid. Ada 360 lebih patung yang berada di sekitar Ka’bah. Di rumah suci di mana Allah disembah setiap saat. Karenanya keberadaan patung-patung itu sangat tidak etis dan mengganggu.

Bukan karena patungnya. Karena patung yang di rumah-rumah mereka, di halaman mereka, tidak diganggu oleh orang-orang beriman.

Mereka juga pada akhirnya masuk Islam, bukan karena paksaan. Tapi belakangan justeru karena jatuh hati dengan ajaran Islam yang indah. Dan tentunya karena karakter (akhlak) orang-orang beriman saat itu.

Semua ini saya juga istilahkan peristiwa mu’jizah tariikhi atau keajaiban sejarah. Peristiwa yang pada zamannya, yang tiada tertandingi bahkan oleh zaman modern saat ini.

Keajaiban atau kejutan Terbesar

Mu’jizah Ramadan yang tertinggi adalah karena memang di bulan ini diturunkan “miracle of all miracles” (mukjizat dari semua mukjizat). Itulah Al-Quran al-Karim.

Mengenai ini akan dibahas pada masanya. Tapi karena mukjizat inilah terjadi peristiwa-peristiwa besar lainnya.

Karena mukjizat Al-Quran itu manusia yang hina, miskin dan budak, berubah menjadi terhormat sejajar dengan semua saudaranya di sekitarnya. Ambillah Bilal bin Rabah, Ammar bin Yasir, dan lain-lain, sebagai contoh.

Dengan Mukjizat itu pula seorang yang karena kekuatan dan kekuasaannya terhinakan berubah menjadi mulia dan terhormat juga karena kekuatan dan kekuasaan. Umar bin Khattab sebagai misal.

Semua itu terjadi karena keajaiban yang terjadi di bulan Ramadan. Yaitu diturunkannya Al-Quran, Kitab mukjizat yang menggoncang dan mentransformasi dunia dan isinya.

Karenanya jadikanlah bulan ini sebagai bulan peristiwa-peristiwa yang mungkin secara akal di luar nalar. Siapa tahu orang yang kita anggap jahat seperti Umar karena mukjizat Ramadan mendapatkan orang yang membela kebenaran. Bahkan menjadi pembeda antara kebenaran dan kebatilan (Al-faruuq).

Dengan Ramadan ini satu hal yang menjadi bagian dari doa dan harapan kita. Semoga situasi umat yang sedang menghadapi tantangan luar biasa itu, dengan kemukjizatan Ramadan menjadi kemenangan.

Dengan keajabaiban bulan Ramadan, Semoga saudara-saudara kita di Palestina, Iran, Suriah, Yaman, Burma, Xingjian China, Kashmir, dan di berbagai belahan dunia mendapatkan hak-hak kemerdekaan dan keadilannya.

Untuk konteks dalam negeri tercinta, Semoga Ramadan ini melahirkan keajaiban dengan selesainya pemilu. Keajaiban yang akan menjadi kekuatan bagi bangkitnya bangsa dan negara ke posisi yang seharusnya.

Yaitu bangsa dan negara yang kuat, makmur dan berkeadilan. Bangsa yang damai, tentram dan sentosa. Bangsa dan negara Yang punya kharisma di mata dunia. Mampu berdiri tinggi sejajar dengan bangsa-bangsa besar lainnya.

Di bulan Ramadan inilah di saat perasaan lemah, tak berdaya, merasa seolah tiada lagi jalan menuju harapan itu, bukan berarti harapan itu tiada. Karena dengan iman, harapan itu selalu ada.

Expect miracles. Tunggu kejutan-kejutan itu. Insya Allah!

Imam Shamsi Ali

(Presiden Nusantara Foundation)

Editor: Sunardi Panjaitan

berita terkait

Image

Ramadan

Kultum Ramadan

Ramadan Itu Menyehatkan

Image

Ramadan

Kultum Ramadan

Ramadan Pintu Ampunan

Image

Ramadan

Kultum Ramadan

Puasa Ramadan itu Pengakuan Otoritas Ilahi

Image

Ramadan

Kultum Ramadan

Puasa Itu Menata Hati

Image

Ramadan

Kultum Ramadan

Puasa Itu Membangun Keseimbangan

Image

News

Pemilu 2019

Menolak Hasil Pemilu

Image

News

Haruskah NKRI Bersyariah?

Image

Ramadan

Kultum Ramadan

Puasa: Kunci Terkabulnya Doa

Image

News

Pemilu 2019

Skenario Paska 22 Mei 2019

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ramadan

Unik dan Menarik, 7 Ide Angpau Lebaran Pengganti Uang

Image
Ramadan

Buber Kantor? 5 Zodiak Ini Pilih Tempat Makan yang High Class

Image
Ramadan
Ramadan

Sekolah Prestasi Global Gelar Bukber dan Berbagi kepada Sesama

Hasil infak siswa disalurkan untuk program Sekolah Palestina.

Image
Ramadan
Ramadan

Ini Ketentuan Menyalurkan Zakat Fitrah

Setiap daerah bisa berbeda nilai zakat fitrahnya.

Image
Ramadan

Ashanty Senang Arsy Ikut Sahur dan Salat Subuh di Bulan Ramadan

Begini cara Anang-Ashanty ajari Arsy mengenali makna puasa.

Image
Ramadan

PAMI dan Rumah Aspirasi Misbakhun Gelar Bakti Sosial di Bulan Ramadan

Kegiatan Bakti Sosial ini adalah bentuk kepedulian Rumah Aspirasi Misbakhun.

Image
Ramadan

PALYJA Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim dan Dhuafa

Program buka puasa bersama anak yatim dan dhuafa itu merupakan kegiatan rutin tahunan di bulan suci Ramadan sejak 2013 lalu.

Image
Ramadan
Masjid Tua di Jakarta

Ramai Dikunjungi Peziarah, Makam Pendiri Masjid Jami Tambora bukan untuk Berbuat Syirik

Masjid didirikan sekitar 1761 oleh KH Moestoyib, Ki Daeng, dan kawan-kawan.

Image
Ramadan
Komunitas

Diawali Konvoi, HR-V Club Indonesia Bagi-bagi Takjil Dekat Stadion Wibawa Mukti

Takjil yang dibagikan berisi kue, minuman dan gorengan berjumlah 300 pak.

Image
Ramadan
Ramadan

Persaudaraan Istri Anggota DPR RI Gelar Bukber dan Santunan Anak Yatim

"Harapan kami, kegiatan ini bisa memberikan manfaat dan membawa berkah."

trending topics

terpopuler

  1. Kapolrestabes Medan: Saya Tidak Mungkin Menyakiti Kalian, Tidak Mungkin!

  2. Mantan Hakim Sebut Narasi BW Soal MK Sangat Berbahaya Sekali

  3. Jenguk Ade Komarudin, Bamsoet: Aku Selalu Merasakan Getaran Semangatmu Sampai Kini Meski Kau Terbaring

  4. Kemungkinan PAN Gabung dengan Koalisi Indonesia Kerja Makin Besar

  5. Selalu Gagal dalam Berwirausaha? Begini Tipsnya Agar Sukses

  6. Menangkan Sepatu Emas UEFA, Messi Tambah Catatan Rekornya

  7. Terkejut Diundang ke Istana, Abdul Rajab Pinjam Batik Temannya

  8. Pakai Narkoba Sejak Usia 17 Tahun, Kuasa Hukum Harap Steve Emmanuel Direhabilitasi

  9. Perludem: Membuktikan Kecurangan yang TSM Bukan Hal yang Mudah

  10. Ferdinand Sambangi MK hingga Sopir Grab Singapura Dipenjara

fokus

Sudut Lain
Kaum Marginal
Buruh Nasibmu Kini

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Indonesia Terluka

Image
Alto Labetubun

Aksi Kedaulatan Rakyat, Gerakan Mandul Para Pensiunan

Image
Achmad Fachrudin

Spirit Ramadhan di Tengah Krisis Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Menolak Hasil Pemilu

Wawancara

Image
Video

VIDEO Ketika Suara Azan Merubah Roger Danuarta

Image
Video

VIDEO Air Mata Alyssa Menjalani Peran Istri dan Ibu

Image
Video

VIDEO Sosok Antagonis dari Alyssa Soebandono

Sosok

Image
Gaya Hidup

Selalu Gagal dalam Berwirausaha? Begini Tipsnya Agar Sukses

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Menakar Mata Uang Ala Ibnu Miskawaih

Image
News

5 Potret Rupawan Anggota Brimob Asli Manado yang Dikira Polisi China