image
Login / Sign Up

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Rahma Maulidia

Image

Aktor Egy Fedly berpose untuk difoto saat dijumpai di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Sabtu (12/1/2019). Kendati lebih terkenal sebagai aktor, Egy Fedly ternyata menempuh jurusan seni rupa semasa kuliah. Aktor yang terkenal dengan peran antagonis itu juga memiliki ketertarikan dengan musik beraliran 'country'. Bahkan ia telah menciptakan lebih dari 30 lagu. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak kembali tayang di bioskop Tanah Air sejak tanggal 10 Januari 2019. Hal ini sebagai salah satu bentuk apresiasi mengingat film yang disutradarai oleh Mouly Surya ini berhasil meraih 10 Piala Citra dan juga menang di beberapa ajang festival film.

Secara komersil, film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak ini memang tidak masuk kategori film laris. Film yang digarap oleh rumah produksi Cinesurya itu hanya meraih sekitar 100 ribu penonton, namun justru mendapat banyak penghargaan.

Egi Fedly, orang yang berperan sebagai Markus, seorang perampok sekaligus pemerkosa Marlina justru mengaku kecewa dengan penayangan film ini kembali. Menurutnya, penayangan ulang itu hanya sekedar basa-basi semata.

baca juga:

"Selama ini yang gua tau pengalaman ya, dari 2 film yang secara komersil tidak laku, dua-duanya menang tahun lalu, Night Bus, sekarang Marlina, kewajiban yang dijalankan oleh XXI basa-basi. Kan kewajiban dia menayangkan kembali film yang menang. Gua cek kemaren di BSD, tayangnya cuma 1 jam, jam 16.30 dalam hari itu. Sehari satu jam, basa-basi kan," ujar Egi kepada AKURAT.CO saat ditemui di kediamannya di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Sabtu (12/1).

Egy Fedly. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Menurut pria 62 tahun itu, seharusnya pihak bioskop mampu memberikan apresiasi yang lebih layak dari ini. Sebuah apresiasi yang layak tentu akan memacu semangat para sineas Tanah Air untuk membuat karya yang lebih baik lagi.

"Seharusnya dibikin yang istimewa dong, kasih penghargaan yang layak. XXI itu ada di mana? Indonesia! Lu bangga nggak sama Indonesia? Ini film menang! Kasih dong porsi yang pas. Bikin istimewa. Gratisin kek atau bentuk seperti apa jangan nyari duit mulu," keluhnya.

Pihak perusahaan bioskop juga tidak berkontribusi dengan baik untuk mempromosikan film yang berhasil meraih banyak penghargaan itu. Justru pihak rumah produksi lah yang mempromosikan bahwa film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak tayang kembali di bioskop.

Egy Fedly. AKURAT.CO/Endra Prakoso

"Udah memonopoli peredaran film, juga tidak memberikan kontribusi yang pantas untuk sineas kita, untuk dunia film Indonesia. Ada promonya dari XXI? Nggak ada! Yang promo PH kita," tambahnya.

Pria kelahiran Bandung itu juga kecewa terhadap organisasi-organisasi yang mengurus perfilman Indonesia yang tidak memberikan dorongan terhadap pemberian apresiasi.

Dirinya kecewa kepada Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan juga organisasi perfilman lainnya yang tidak mendorong perkembangan perfilman Indonesia dengan baik.

"Dari Bekraf kek atau dari lembaga film Indonesia yang di bawah Kemendikbud yang bikin ajang piala citra. Harusnya mereka yang menekan Pusat Pengembangan Film, harusnya mampu menekan perusahaan-perusahaan seperti itu, CGV atau apa, untuk wajib memutar seminggu dengan jam waktu yang proposional. Jangan cari duit melulu," tegasnya.

Egy Fedly. AKURAT.CO/Endra Prakoso

Sementara itu, Egi Fedly sendiri mengaku kurang puas terhadap perannya di film yang diperankan oleh Marsha Timothy itu. Ia mengaku ada satu scene yang kurang untuk menegaskan seperti apa kedekatannya dengan anak buahnya yang bernama Frans (Yoga Pratama).

Menurut pandangannya, ia kecewa dengan sutradara yang tidak menjelaskan mengapa Frans begitu kuat keinginannya untuk mencari kepala Markus yang saat itu telah ditebas oleh Marlina.

"Kan tiap orang punya cara pandang, gua merasa kurang hubungan gua dengan anak buah gua. Mestinya dikasih nih menurut gue, ini kan enggak. Sementara ada hal yang ingin diangkat yaitu hubungan gua sama Frans yang beda sama yang lain, yang gua tangkep dari tujuan itu atau yang diinginkan sutradara gua belom ngerasa dapet dengan porsi yang dikasih, kurang," tutur Egi.

"Coba dibikin satu scene aja supaya penonton percaya bahwa gua deket sama Frans dibanding yang lain. Kenapa dia begitu ngotot nyari kepala gua sih. Kenapa yang ngotot si Frans? Berusaha diceritakan dengan porsi yang seperti itu, agar orang akan nangkep," tambahnya.

Sayangnya, usulan Egi saat itu tidak ditanggapi. Mengingat kepentingan sutradara dalam film ini hanya memfokuskan pada si Marlina itu sendiri. Meski sebenarnya Markus dan Frans diceritakan memiliki kedekatan yang istimewa dibanding anak buah Markus yang lainnya. []

Editor: Erizky Bagus Zuhair

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Olahraga
Kualifikasi Piala Dunia 2022

Meski Diremehkan, Timnas Indonesia Berpeluang Lolos dari Grup G

“Peluangnya cukup besar untuk kita lolos ke ronde ketiga," kata Achmad Jufriyanto.

Image
Olahraga
PSM Makassar 2-1 Persebaya Surabaya

Cetak Gol Saat Lawan Persebaya, Ferdinand Dapat Pujian Dari Pelatih

"Ferdinand lakukan kerja bagus, sangat bagus dan mencetak golnya," kata Darije Kalezic

Image
Olahraga
Indonesia Terbuka 2019

Indonesia Hanya Kirim 5 Wakil ke Perempat Final

Sektor ganda putra mengirimkan wakil terbanyak.

Image
Olahraga
Indonesia Terbuka 2019

Butet Rasakan Ketegangan Berbeda Saat Harus Berada di Pinggir Lapangan

Liliyanan sangat salut dengan pengorbanan yang selama ini diberikan olah para suporter Indonesia.

Image
Olahraga
Indonesia Terbuka 2019

Dikalahkan Ganda Korsel, Greysia/Apriyani Merasa Terpukul

Greysia/Apriyani kalah setelah melewati duel cukup melelahkan.

Image
Olahraga
Kalidou Koulibaly

Insigne Anggap Koulibaly adalah Bek Terbaik di Eropa

Pada musim lalu, Koulibaly adalah salah satu pemain andalan pelatih Napoli, Carlo Ancelotti di lini pertahanan.

Image
Olahraga
Matthijs De Ligt

De Ligt: Saya Jatuh Cinta dengan Cara Bertahan Pemain Italia

De Ligt membeberkan alasan menerima tawaran Juventus.

Image
Olahraga
Persib Bandung

Fabiano Beltrame Bakal Segera Terima Kewarganegaraan Indonesia

Fabiano masih belum bisa merumput bersama Persib karena terganjal statusnya sebagai pemain asing.

Image
Olahraga
Indonesia Terbuka 2019

Pastikan Tiket Perempat Final, Fajar/Rian Bakal Bersua Wakil Jepang

Berikutnya, Fajar/Rian akan melawan pemenang dari duel wakil Jepang antara Takuro Hoki/Yugo Kobayashi dan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

Image
Olahraga
Manchester United 4-0 Leeds United

Solskjaer: Greenwood Berpeluang Tampil Melawan Chelsea

Solskjaer terkesan dengan performa MU.

trending topics

terpopuler

  1. BPPT: Gempa Megathrust Bermagnitudo 8,8 Berpotensi Terjadi di Selatan Pulau Jawa

  2. 7 Potret Memesona Rosa Rai, Istri Mantan Wamenlu Dino Patti Djalal

  3. Fairuz A Rafiq Tutup Pintu Damai, Barbie Kumalasari Tak Menyerah

  4. Hanya 12 Orang yang Daftar, SMA Negeri Ini Terancam Tutup

  5. Hamil Besar, 8 Potret Koneng Eks Pengasuh Gempi yang Tetap Aktif

  6. 10 Potret Ayu Natasya, Istri Wendi ‘Cagur’ yang Cetar Abis

  7. Berharap Banyak Dapat Jatah Kursi Menteri, Ketua PKB: Kalau Sama-sama Saja Ibarat Usaha, Masih Rugi, Tapi Kalau Berkurang Celaka

  8. Sapi Simental Berbobot 1.073 Kilogram Terpilih Jadi Hewan Kurbannya Jokowi

  9. Abaikan Sarapan, Siap-siap Kena Diabetes Tipe 2

  10. Laporan Polisi Dicabut, Bagaimana dengan Status Tersangka Rosa Meldianti dan Dewi Perssik?

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik