image
Login / Sign Up

"Merasa Sebagai yang Terbaik Tidak Membantu Meraih Gelar"

Hervin Saputra

Carolina Marin

Image

Pebulutangkis asal Spanyol, Carolina Marin, meraih penghargaan sebagai atlet terbaik Spanyol 2018 versi harian AS menyamai petenis Rafael Nadal dan perenang Mireia Belmonte. | TWITTER/Carolina Marin

AKURAT.CO, Carolina Marin menutup tahun dengan meraih penghargaan dari harian olahraga terkemuka Spanyol, AS. Dalam posisinya sebagai pebulutangkis, tahun yang gemilang ini menahbiskan Marin sebagai legenda karena ia merebut gelar juara dunia untuk yang ketiga kali sebagai yang pertama melakukannya.

AS mewawancarai perempuan berusia 25 tahun kelahiran Huelva, Spanyol, itu tentang perjuangannya bangkit dari cedera, persaingan dengan pebulutangkis yang lebih muda, dan rencananya untuk kembali memenangi gelar di All England dan Indonesia Terbuka. Berikut petikannya:

Anda telah mengumumkan bahwa Anda tidak bisa berpartisipasi di Final World Tour tahun ini karena cedera pergelangan kaki, tapi Anda sudah memikirkan Liga Primer India yang akan dimulai pada 22 Desember mendatang. Apakah Anda tidak beristirahat?

baca juga:

Saya tidak bakal bisa berkompetisi, tapi saya akan pergi ke Final World Tour sebagai komitmen, dan ya, selanjutnya saya akan berada di Liga Primer India, yang akan berhubungan dengan turnamen pertama pada 2019 di Indonesia dan Malaysia. Di sana saya akan memulai sirkuit, yang sangat menuntut, terutama untuk seseorang seperti saya yang tidak berasal dari Asia. Sekarang adalah gilirannya bagi saya untuk menjauh dari rumah selama dua bulan.

Apakah normal bahwa permintaan yang besar menyebabkan sejumlah masalah fisik?

Akhir tahun lebih banyak meminta karena kami sudah menjalani banyak turnamen yang terakumulasi. Tapi saya merasa lebih baik di pergelangan kaki, saya baru saja kembali berlatih. Saya terganggu karena ada banyak cairan di persendian, saya harus berhenti dan, pada akhirnya, saya bisa kembali bekerja perlahan-lahan.

Carolina Marin di podium Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018. TWITTER/Carolina Marin.

Tahun ini adalah tahun kerja keras, tapi Anda juga meraih banyak kesuksesan. Untuk meninjau kembali, musim hebat Anda dimulai dengan Kejuaraan Eropa di paviliun di Huelva, Spanyol, yang memikul nama Anda. Apakah artinya hal ini bagi Anda?

Impian terpenuhi. Bisa bermain di hadapan penduduk saya, keluarga saya… adalah sesuatu yang spesial. (Kejuaraan) itu adalah jadwal yang sangat penting di mana saya tidak ingin mengecewakan siapapun, saya ingin Huelva membawa medali emas. Saya menempatkan tekanan besar kepada diri saya dan terkadang itu sulit dikontrol. Sampai akhirnya partai final datang dan saya sadar bahwa saya tidak ingin turnamen berakhir. Pada akhirnya saya menikmatinya dan orang-orang menikmatinya.

Kejuaraan Dunia 2021 telah dikonfirmasi akan dilangsungkan di Spanyol. Apakah Anda memimpikan Huelva (sebagai lokasi kejuaraan) yang merupakan markas Anda?

Satu-satunya pilihan untuk Kejuaraan Dunia adalah kegembiraan besar dan mereka memberikan itu kepada kita, semakin besar. Saat ini sedang dipelajari di kota mana (kejuaraan) akan digelar dan barangkali Sports Palace Carolina Marin De Huelva dengan kapasitas 5.000 penonton akan terlalu kecil untuk Kejuaraan Dunia.

Saya tidak tahu. Di manapun itu, di kota manapun di Spanyol, saya akan gembira dan saya yakin bahwa siapapun yang ingin pergi untuk menyaksikannya, kejuaraan akan meriah. Merayakannya di negara ini adalah suatu kegembiraan yang melimpah.

Tokyo 2020, Spanyol 2021… akumulasi tantangan?

Ya, tetapi itu semua tetap berada di dalam garis pandang karena masih ada 2019 yang penuh dengan turnamen di mana saya punya banyak target: berusaha untuk menang lagi di All England atau Indonesia, Kejuaraan Dunia, Final Wolrd Tour… Saya ingin bersiap dengan baik dan mencegah cedera.

Carolina Marin saat cedera di Kejuaran Dunia Bulutangkis 2018 di Jakarta. BADZINE.

Anda telah melewati masa-masa sulit dengan masalah fisik yang menimbulkan keraguan untuk bisa kembali ke level maksimal. Anda sedang menunjukkan bahwa Anda mampu, tetapi, Apakah Anda juga khawatir bahwa Anda tidak akan sama lagi?

Lebih dari cedera, karena ketakutannya adalah sulitnya untuk kembali ke level di beberapa tahun sebelumnya. Ketakutan-ketakutan itu ada dalam hal itu sendiri, lebih dari masalah fisik, yang merupakan salah satu yang membuat saya ragu. Saya bekerja keras untuk mengatasinya.

Anda bisa melewatinya dengan merebut gelar Juara Dunia, Eropa, dan gelar prestisius seperti di China dan Jepang.

Ya, itu juga salah satu cara untuk bilang kepada para rival bahwa untuk sementara waktu masih ada Carolina Marin.

Terutama Kejuaraan Dunia? Di mana Anda tidak datang sebagai favorit?

Ya, dan kini dengan sudut pandang tersebut saya hampir tidak memercayainya. Saya punya tiga pekan untuk bersiap di mana saya dan seluruh tim saya membuat kunci perubahan mental. Kami tidak memikirkan apapun, kami hanya fokus untuk menang. Saya bisa saja salah dan pulang lebih awal, tapi tidak. Itu bekerja.

Dan Anda terus bertarung dengan rival baru yang lebih muda, tapi Anda mampu bertahan?

China mewakili sesuatu yang seakan-akan tidak seperti yang lain: walaupun nama berganti, mereka selalu punya tiga pemain di level tertinggi (sekarang dua di antaranya di top 10) dan sangat muda. Ya, ini semakin sulit dan sulit.

Meski begitu, Anda menaklukkan gelar juara dunia ketiga dan menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah dengan tiga gelar. Ketika Anda membaca atau mendengar bahwa Anda adalah yang terbaik dalam sejarah, apa yang terlintas di pikiran Anda?

Tidak ada karena, jujur saja, saya tidak merasa seperti itu. Saya bersyukur bahwa Anda mengingatkan saya bahwa tidak ada pemain lain yang bisa memenangi tiga gelar Kejuaraan Dunia, tapi saya tetap punya banyak tantangan, saya ingin memenangi banyak hal dan dengan memikirkan bahwa saya yang terbaik tidak akan membantu. Saya jauh dari puas.

Anda kembali menjadi protagonis dengan meraih penghargaan AS, di mana Anda menerima penghargaan keempat yang sejajar dengan (Rafael) Nadal dan Mireia (Belmonte)?

Saya berterimakasih terhadap AS untuk selalu memperlakukan saya dengan cinta. Dan bahwa mereka memberikan saya penghargaan setelah setahun ini sangat penting bagi saya, saya sangat menghargainya.

Penghargaan ini akan menambah koleksi Anda. Ibu Anda menunjukkan rumah Anda kepada kami dan itu terlihat seperti sebuah museum.

(Tertawa) Ya, bahkan, perempuan miskin tidak tahu di mana harus menempatkannya. Kami harus bicara dengan Walikota Huelva untuk melihat apakah paviliun Carolina Marin bisa menampilkannya dan orang-orang bisa melihatnya. Tapi, ya, saya menyimpannya dengan beberapa hal lain dan sampul surat kabar seperti AS yang membuat saya bangga.[]

 

 

Editor: Hervin Saputra

Sumber:

berita terkait

Image

Olahraga

Indonesia Masters 2019

Bagaimana Kondisi Marin Pasca Mundur di Partai Puncak?

Image

Olahraga

Indonesia Masters 2019

Meski Menang, Saina Sayangkan Cedera yang Dialami Marin

Image

Olahraga

Carolina Marin

Marin: Banyak Fan yang Mengajak Saya Kawin

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Olahraga
Rayo Vallecano 0-1 Atletico Madrid

Kemenangan Atas Rayo Vallecano Jadi Momen Kebangkitan Atletico

Ini adalah kemenangan perdana Atletico setelah harus terus menelan kekalahn di dua laga sebelumnya.

Image
Olahraga
Sir Alex Ferguson

Turun Gunung, Sir Alex Bakal Kembali Tukangi MU

Alex Ferguson akan memimpin pemain legenda Manchester United untuk melakoni laga amal melawan Bayern Muenchen.

Image
Olahraga
Jorge Lorenzo

Lorenzo: Orang akan Memperhatikan Bakat Ketimbang Usia Rossi

"Saya berharap kau (Rossi) bisa bertahan selama mungkin, mungkin hingga 46 tahun, (sesuai) dengan nomor (motormu)."

Image
Olahraga
PSM Makassar 9-0 Perseru Serui

Menang 9-0, Pelatih PSM Tak Ingin Pemainnya Cepat Puas

Pelatih anyar PSM Makassar, Darije Kalezic merasa sangat puas dengan penampilan anak asuhnya di leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia.

Image
Olahraga
Rotterdam Terbuka 2019

Kalahkan Nishikori, Wawrinka Kantongi Tiket Final Rotterdam Terbuka

Di partai final nanti Stanislas Wawrinka akan berjumpa Gaeel Monfils.

Image
Olahraga
Proliga 2019

Putri PGN Popsivo Tantang Juara Bertahan di Laga Final

Laga final sendiri nantinya akan berlangsung di Yogyakarta pada pekan depan.

Image
Olahraga
Qatar Terbuka 2019

Tumbangkan Para Unggulan, Mertens Pastikan Gelar Jawara Qatar Terbuka

Ini menjadi gelar terbesar pertama bagi Elise Mertens selama berkarir di dunia tenis.

Image
Olahraga
Barcelona 1-0 Real Valladolid

Meski Penalti Messi Gagal, Barcelona Tetap Petik Kemenangan

Jordi Masip berhasil menggagalkan sepakan penalti Lionel Messi.

Image
Olahraga
Atalanta 1-3 AC Milan

Piatek Bawa Milan Petik Tiga Angka di Markas Atalanta

Krzysztof Piatek berhasil mencetak dua gol pada laga ini dan membawa AC Milan meraih dua kemenagan beruntun di Seri A.

Image
Olahraga
Barcelona 1-0 Real Valladolid

Babak I: Lionel Messi Buka Kunggulan Barcelona dari Titik Putih

Barcelona baru bisa menggetarkan gawang tamunya berkat hadiah penalti yang diberikan oleh sang pengadil lapangan.

trending topics

terpopuler

  1. Cak Imin: Gara-gara Uninstall Saya Jadi Kerepotan

  2. Prabowo Tidak Pamer Salat Jumat, Tengku: Khawatir Massa Histeris Ingin Menyalami

  3. Pramono Anung Sebut Jokowi Telah Menerima Permintaan Maaf CEO Bukalapak

  4. Pendiri Bukalapak Sebut 'Presiden Baru', Rian Ernest: Menurutku Dia Sudah Jelas Dukung 02

  5. Ada yang Baru di Kota Tua

  6. Fahri Hamzah: Debat Pilpres Kedua Harus Ungkap Siapa Mereka Sebenarnya

  7. Yunarto Wijaya: Kalo Anda Melarang Zaky Mendukung Salah Satu Capres, Saya akan Bela Dia

  8. 'Skenario' Ahok Gantikan Ma'ruf Amin, Rustam: Pikiran Konspiratif yang Merendahkan

  9. Ketua BTP Mania Dipolisikan Alumni 212, Fahri Hamzah: Ahok Kembali Jadi Masalah

  10. SBY: Kami Enggak Sangka Itu Kanker

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Putaran Kedua: Panggung Milik Siapa?

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Kejutan Debat Kedua

Image
Hervin Saputra

Al Araibi: Olahraga, Politik, atau Hak Asasi Manusia?

Image
Cosmas Kopong Beda

Masihkah Sepak Bola Modern Membutuhkan Kapten Ikonik?

Wawancara

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Sosok

Image
News

Dari Ketemu Raisa hingga Pejuang Kanker, 10 Potret Sutopo Purwo yang Menginspirasi

Image
Hiburan

Ingin Sukses Jadi Youtuber seperti Jess No Limit? Berikut Tipsnya!

Image
Olahraga

Valentino Rossi

Rossi, Sosok yang Penuh Perhatian dan "Kepala Dingin"