image
Login / Sign Up

Wellyanto Pribadi Membentuk Surabaya Fever Seperti Jemari Tangan

Manggala Borujerdi

Wellyanto Pribadi

Image

Pelatih Surabaya Fever saat memberi instruksi kepada timnya. | SRIKANDI CUP 2018

AKURAT.CO, Kesuksesan tim basket putri Surabaya Fever merajai tiga seri awal Srikandi Cup musim ini, tidak terlepas dari sentuhan tangan dingin sang peracik strategi tim, yakni Wellyanto Pribadi. Bahkan sejak ia menangani Fever tahun 2014, mereka memegang rekor sebagai tim basket putri yang belum terkalahkan di ajang kejuaraan kompetisi basket putri di Tanah Air.

Namun pria yang lahir pada tanggal 12 Agustus 53 tahun silam tersebut, enggan jika kesuksesan Fever selama ini dianggap karenanya. Baginya basket itu adalah olahraga tim dan semua unsur yang terlibat memiliki peran dalam setiap kesuksesan yang diraihnya. Dalam menangani Gabriel Sophia dan rekan-rekannya, ia memiliki filosofi bahwa mereka harus bisa bekerja sama seperti jemari tangan.

“Saya bukan pelatih hebat. Justru anak-anaklah yang mempunyai potensi itu. Semua pemain Surabaya Fever bisa menjadi pemain inti dikarenakan mereka memahami filosofi jemari tangan, ada jempol, telunjuk, jari tengah, jari manis, kelingking. Jika disatukan secara fungsi kerja maka akan menghasilkan kekuatan yang utuh,” ujar pria yang biasanya disapa oleh para pemainnya dengan pangilan Ko Welly saat dihubungi AKURAT.CO di Jakarta, Kamis (4/5).

baca juga:

Dalam ingatannya, ia mengawali kecintaanya bermain basket di klub CLS Surabaya saat ia duduk dibangku SMP sekitar awal tahun 1990an. Berposisi sebagai point guard, kala itu ia dinilai oleh salah satu pelatih legendaris Nasional yang sekaligus sesepuh CLS, Widiarto Hartanu atau yang akrap disapa Mpek, mempunyai kecepatan meski postur tubuhnya tidak terlalu tinggi. Berlatih dibawah gemblengan keras Mpek membuatnya mendapat ilmu baru dalam dunia kepelatihan, meski demikian tidak lantas membuatnya tertarik untuk menjadi pelatih dan terjun di dunia kepelatihan. Bahkan setelah lulus kuliah ia lebih tertarik berdagang membantu bisnis keluarganya.

Hingga pada pertengahan tahun 1997, Widiarto Hartanu yang saat itu sudah dalam tengah kondisit sakit keras, memberikan wasiatnya kepada para pengurus CLS untuk meminta Welly kembali aktif membantu melatih di klub CLS Surabaya. Ia pun tergugah dan akhirnya memulai untuk melatih baik dari levelan pemain junior maupun senior.

Tahun 2014 ia mulai menjadi pelatih Surabaya Fever. Dengan pengalaman yang dimilikinya, Fever dibawanya kejenjang prestasi yang lebih tinggi. Tercatat tahun 2015 menjadi Juara WNBL, 2016 Juara WIBL, 2017 Juara Perbasi Cup dan selangkah lagi, bukan tidak mungkin mereka akan merebut piala Srikandi Cup musim ini, lewat babak playoff yang akan dilangsungkan pada tanggal 18 s/d 21 April mendatang di Cirebon.

“Saya tidak ingin anak-anak terlena. Masih banyak kelemahan di tim saya yang harus diperbaiki. Kemenangan Fever sejauh ini bukan karena strategi yang disembunyikan kepada lawan dilapangan, tapi karena kebersamaan kami yang kuat. Basket itu tentang kebersamaan dan harus saling mendukung,” ujar Welly yang baru saja mendapatkan Anugrah Olah Raga Siwo PWI Jawa Timur untuk kategori Pelatih Terbaik.

“Ko Welly itu seperti teman bagi kami. Ia tidak banyak menuntut tapi ia selalu mengingatkan jika ada kekurangan, terutama supaya kami jangan cepat terlena dan ia selalu tidak bosan untuk mengatakan bahwa musuh terberat Fever adalah diri kita sendiri,” kata Gabriel Sophia center andalan Surabaya Fever.

Cepat atau lambat, Welly menyadari bahwa Surabaya Fever pasti akan mengalami kekalahan, tapi ia juga berharap dapat terus memberikan hasil yang terbaik untuk timnya. Ia pun juga berharap, lewat kompetisi Srikandi Cup yang teratur, prestasi prestasi Timnas Putri Indonesia dapat berbicara banyak di kancah Asean maupun Asia.[]

Trivia Wellyanto Pribadi

Pernah memperkuat tim basket Jawa Timur pada PON tahun 1989 Jakarta.

Pernah menjadi MVP dalam suatu turnamen basket junior dan mendapatkan hadiah sepeda dan dijadikan hadiah untuk kado adiknya yang berulang tahun.

Menyukai tipe pebasket yang pekerja keras dilapangan.

Penyuka alam dan sering mengajak tim Surabaya Fever untuk hiking ke perkebunan atau wilayah alam.

Lima pebasket putri versi Wellyanto Pribadi : Marlene (PG), Natasha Debby (SG), Sumiati (SF), Mega Ananda (PF), Gabriel Sophia

Editor: Rusjdi Alatas

Sumber:

berita terkait

Image

Olahraga

Srikandi Cup 2018-2019

Lamia Berharap Kompetisi Indonesia Lahirkan Pebasket Wanita Berprestasi

Image

Olahraga

Srikandi Cup 2018-2019

Demi Kompetisi Berjalan Lancar, Srikandi Cup Masih Cari Sponsor

Image

Olahraga

3x3 Basketball Indonesia Tour 2018

Raisa Bawa Tim Prancis Juara 3x3 Kategori Wanita

Image

Olahraga

Srikandi Cup 2017-2018

Kalahkan Merpati Bali, Surabaya Fever Juara Srikandi Cup

Image

Olahraga

Srikandi Cup 2018

Surabaya Fever Kembali Bersua Merpati Bali di Final Srikandi Cup 2018

Image

Olahraga

Srikandi Cup

Tim asal Cirebon Pasang Target Realistis di Play-off Srikandi Cup 2018

Image

Olahraga

Srikandi Cup 2018

Tekuk Merpati Bali, Surabaya Fever Sapu Bersih Tiga Seri

Image

Olahraga

Srikandi Cup 2018

Empat Tim Pastikan Tiket ke Babak Semifinal Srikandi Cup

Image

Olahraga

Piala Srikandi

Sahabat Semarang Raih Kemenangan di Laga Perdana Srikandi Cup

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Olahraga
Atalanta 1-3 AC Milan

Gattuso: Piatek Hidup untuk Mencetak Gol

Milan tertinggal 0-1 lebih dulu sebelum membalik keadaan menjadi 3-1 lewat dua gol Piatek dan Calhanoglu.

Image
Olahraga
Piala AFF U-22 2019

Indra Sjafri Tegaskan Bawa Skuat Terbaik ke Kamboja

Dalam turnamen ini, Timnas U-22 tanpa tiga pemain yang berkiprah di luar negeri yaitu, Egy Maulana Vikri, Ezra Walian, dan Saddil Ramdani.

Image
Olahraga
Rayo Vallecano 0-1 Atletico Madrid

Kemenangan Atas Rayo Vallecano Jadi Momen Kebangkitan Atletico

Ini adalah kemenangan perdana Atletico setelah harus terus menelan kekalahn di dua laga sebelumnya.

Image
Olahraga
Sir Alex Ferguson

Turun Gunung, Sir Alex Bakal Kembali Tukangi MU

Alex Ferguson akan memimpin pemain legenda Manchester United untuk melakoni laga amal melawan Bayern Muenchen.

Image
Olahraga
Jorge Lorenzo

Lorenzo: Orang akan Memperhatikan Bakat Ketimbang Usia Rossi

"Saya berharap kau (Rossi) bisa bertahan selama mungkin, mungkin hingga 46 tahun, (sesuai) dengan nomor (motormu)."

Image
Olahraga
PSM Makassar 9-0 Perseru Serui

Menang 9-0, Pelatih PSM Tak Ingin Pemainnya Cepat Puas

Pelatih anyar PSM Makassar, Darije Kalezic merasa sangat puas dengan penampilan anak asuhnya di leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia.

Image
Olahraga
Rotterdam Terbuka 2019

Kalahkan Nishikori, Wawrinka Kantongi Tiket Final Rotterdam Terbuka

Di partai final nanti Stanislas Wawrinka akan berjumpa Gaeel Monfils.

Image
Olahraga
Proliga 2019

Putri PGN Popsivo Tantang Juara Bertahan di Laga Final

Laga final sendiri nantinya akan berlangsung di Yogyakarta pada pekan depan.

Image
Olahraga
Qatar Terbuka 2019

Tumbangkan Para Unggulan, Mertens Pastikan Gelar Jawara Qatar Terbuka

Ini menjadi gelar terbesar pertama bagi Elise Mertens selama berkarir di dunia tenis.

Image
Olahraga
Barcelona 1-0 Real Valladolid

Meski Penalti Messi Gagal, Barcelona Tetap Petik Kemenangan

Jordi Masip berhasil menggagalkan sepakan penalti Lionel Messi.

trending topics

terpopuler

  1. Pendiri Bukalapak Sebut 'Presiden Baru', Rian Ernest: Menurutku Dia Sudah Jelas Dukung 02

  2. Pramono Anung Sebut Jokowi Telah Menerima Permintaan Maaf CEO Bukalapak

  3. Ada yang Baru di Kota Tua

  4. Yunarto Wijaya: Kalo Anda Melarang Zaky Mendukung Salah Satu Capres, Saya akan Bela Dia

  5. Fahri Hamzah: Debat Pilpres Kedua Harus Ungkap Siapa Mereka Sebenarnya

  6. 'Skenario' Ahok Gantikan Ma'ruf Amin, Rustam: Pikiran Konspiratif yang Merendahkan

  7. Ketua BTP Mania Dipolisikan Alumni 212, Fahri Hamzah: Ahok Kembali Jadi Masalah

  8. SBY: Kami Enggak Sangka Itu Kanker

  9. Polemik Tweet CEO Bukalapak, Jack Boyd Lapian: Beda Pendapat dan Kritik Itu Hal yang Wajar

  10. Satgas Temukan Aliran Dana Ratusan Juta di Kediaman Joko Driyono

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Putaran Kedua: Panggung Milik Siapa?

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Kejutan Debat Kedua

Image
Hervin Saputra

Al Araibi: Olahraga, Politik, atau Hak Asasi Manusia?

Image
Cosmas Kopong Beda

Masihkah Sepak Bola Modern Membutuhkan Kapten Ikonik?

Wawancara

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Sosok

Image
News

Dari Ketemu Raisa hingga Pejuang Kanker, 10 Potret Sutopo Purwo yang Menginspirasi

Image
Hiburan

Ingin Sukses Jadi Youtuber seperti Jess No Limit? Berikut Tipsnya!

Image
Olahraga

Valentino Rossi

Rossi, Sosok yang Penuh Perhatian dan "Kepala Dingin"