image
Login / Sign Up

Pakar Sebut Lepasnya SAT karena KPK Ceroboh

Faqih Fathurrahman

Image

Terdakwa kasus BLBI, Syafruddin Arsyad Tumenggung saat mendengarkan eksepsinya ditolak oleh majelis hakim di pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis(31/5). | AKURAT.CO/Bayu Primanda

AKURAT.CO, Lepasnya mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin Arsyad Temenggung (SAT), dari jerat hukuman kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) disebabkan karena kecerobohan KPK dalam penanganan perkara tersebut sejak dari penyelidikan, penyidikan hingga penuntutan.

Pakar Hukum, Romli Atmasasmita, dalam pemaparannya di salah satu media cetak nasional beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa putusan Mahkamah Agung (MA) membebaskan SAT merupakan kejutan bagi KPK.

"Kecerobohan KPK sejak proses penyelidikan dan penyidikan berbuah putusan lepasnya SAT dari segala tuntutan hukum di tingkat Kasasi," ungkapnya dalam keterangan resmi, Jakarta, Kamis (15/8/2019).

baca juga:

Mantan pejabat teras Kementerian Hukum dan HAM itu menilai bahwa berbagai argumentasi hukum yang disampaikan KPK dan beberapa ahli hanya didasarkan pada semangat anti korupsi, tanpa mempertimbangkan dengan hati-hati fakta yang ada terkait penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) oleh SAT. Menurutnya hal itu merupakan kecerobohan semata.

Padahal, Romli mengatakan, kekuatan hukum terletak pada fakta dan bukan pada opini ataupun semangat menghukum saja. Sekalipun korupsi dipandang sebagai kejahatan luar biasa yang memerlukan tindakan luar biasa dan wewenang yang luar biasa, dibalik itu semua, memerlukan bukti-bukti kuat secara prosedural.

"Hukum tidak dapat ditegakkan dengan 'mata tertutup' seperti lambang Dewi Keadilan, yang terlanjur dibenarkan," kata anggota Tim Perumus UU No. 30 tahun 2002 tentang KPK itu.

Guru Besar Emiritus Universitas Padjadjaran Bandung itu juga menyoroti penanganan kasus-kasus BLBI, khususnya kepada pemegang saham Bank Dagang NasionaI Indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim (SN) yang pernah ditangani Kejaksaan tapi telah dihentikan dengan alasan masalah ini bukan perkara pidana.

KPK melanjutkan perkara BLBI BDNI dengan menetapkan SAT selaku mantan kepala BPPN sebagai tersangka dan terdakwa karena mengeluarkan SKL yang diduga menimbulkan kerugian negara dan menguntungkan SN.

Pertanyaannya, lanjut Romli, bagaimana KPK 'mengambil alih' kasus tersebut dari Kejaksaan, karena baik subjek maupun objek kasusnya adalah identik, terlepas dari tempus delictienya. Apakah KPK telah melakukan koordinasi dan supervisi sesuai aturan Pasal 6 UU KPK.

"Sayangnya, sampai saat ini tidak pernah ada penjelasan dari KPK," ujarnya.

Putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan bahwa SAT dilepas dari tuntutan pidana berarti perbuatan SAT dalam mengeluarkan SKL bukanlah tindak pidana. Sekalipun terdapat pendapat berbeda dari tiga anggota majelis hakim, akan tetapi putusan MA yang telah ditetapkan merupakan satu kesatuan yaitu putusan dari satu kekuasaan kehakiman tertinggi pada jajaran peradilan.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

IPW Sebut Kasus Pelanggaran Etik Firli Bahuri Belum Terbukti

Image

News

RSPAD Siapkan 40 Tim Dokter untuk Tes Kesehatan 20 Capim KPK

Image

News

Hendardi Jawab Tudingan Koalisi Kawal Capim KPK yang Singgung Integritas Anggota Pansel

Image

News

IPW: Oknum KPK and The Gang Jangan Tebar Fitnah pada 20 Capim KPK

Image

News

Pagi Ini, 20 Capim KPK Ikuti Tes Kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto 

Image

News

Koalisi Kawal Capim KPK Sebut Pansel Capim KPK Bak Kuasa Hukum dan Jubir para Calon

Image

News

Koalisi Kawal Capim KPK Sarankan Beberapa Pertanyaan Uji Publik Pansel Capim KPK

Image

News

ICW Minta Pansel Gugurkan Petahana yang Ikut Seleksi Capim KPK 2019

Image

News

KPK Diminta Buka Data 20 Capim yang Bermasalah, Jangan Tebar Fitnah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Jelang Pelantikan, Ratusan Karangan Bunga Banjiri DPRD DKI

Ratusan karangan bunga ucapan selamat kepada anggota DPRD terpilih terpampang di halaman Gedung DPRD DKI Jakarta

Image
News

ASN Terancam Hukuman Seumur Hidup Karena Simpan Narkoba di Kendari

Tersangka TR alias Upik yang saat ini mendekam didalam sel tahanan menerima insentif sebesar Rp20 ribu per gram sabu sabu.

Image
News

Hari Ini, Anggota DPR dan DPD Terpilih Diberi Materi Pengenalan Kedewanan

Acara rencananya dibuka Presiden Jokowi.

Image
News

IPW Sebut Kasus Pelanggaran Etik Firli Bahuri Belum Terbukti

IPW berharap, mereka menyebutkan secara jelas, kapan sidang etik itu berlangsung dan apa isi keputusannya.

Image
News

RSPAD Siapkan 40 Tim Dokter untuk Tes Kesehatan 20 Capim KPK

Terawan menegaskan pihaknya tetap bekerja profesional dan merinci, sehingga tidak ada hal yang akan terlewatkan.

Image
News

Hendardi Jawab Tudingan Koalisi Kawal Capim KPK yang Singgung Integritas Anggota Pansel

"Integritas saya dibangun lebih dari 3 dasawarsa sejak saya jadi pimpinan mahasiswa."

Image
News

Cekcok Berbuntut Penusukan, Polisi Amankan Pelaku di Mal Pluit

Pelaku pulang ke kosan untuk mengambil pisau panjang yang ditaruh di belakang punggung diselipkan ke dalam baju.

Image
News

IPW: Oknum KPK and The Gang Jangan Tebar Fitnah pada 20 Capim KPK

Pelanggaran yang dimaksud seperti ketidakpatuhan dalam Laporan Harta Kekayaan Peneyelenggara Negara (LHKPN), dugaan penerimaan gratifikasi.

Image
News

Ada Pelantikan Anggota Baru, Pegawai Pemprov Dilarang Parkir di Gedung DPRD DKI

Tetap saja ada pegawai Pemprov yang parkir di area parkiran DPRD DKI.

Image
News

Karyawan Resto Banainai Cekcok di Mal Pluit, Satu Orang Terkena Luka Tusuk

Kejadian itu juga sempat terekam kamera handphone pengunjung mal dan langsung viral di media sosial.

trending topics

banner jamkrindo

terpopuler

  1. Perjuangan Aktivis Tionghoa Pulangkan Rizieq Shihab ke Indonesia

  2. Jika Isu Referendum Papua Jadi Agenda PBB, Sebaiknya Jokowi Nyatakan Berhenti Sebagai Presiden

  3. Apresiasi Pencopotan Polwan Berikan Miras ke Mahasiswa Papua, Fahira Berharap Tidak Menjadi Persoalan Baru

  4. Arya Sinulingga Sindir Sandiaga Uno sebagai Tokoh yang Kurang Kerjaan

  5. BPIP Jawab Sindiran Habib Rizieq, Teddy Gusnaidi: Orang yang Nggak Berani Pulang, Jangan Ditanggapi

  6. Rohingya di Myanmar Terperangkap Perang Baru Antara Militer dan Tentara Arakan

  7. Ferdinand: Dinas Kehutanan Tidak Tahu Jenis Batu dalam Instalasi Gabion, Ini Pemda atau Makelar yang Pesan?

  8. Yunarto: Saya Dukung Mas Anies Gantikan Habib Rizieq Urus FPI Sebelum Mau Pulang

  9. Kuasa Hukum Minta Perkara Rizieq Dihapus, Ferdinand: Mestinya Dulu Jangan Kabur, Lawan Aja!

  10. 7 Tuntutan Warga Sorong dan Manokwari, Termasuk Pembubaran Banser, Layak Ditolak

fokus

Pro Kontra
Hari Fotografi Sedunia
Nikah Cepat

kolom

Image
Rozi Kurnia

Bagaimana Masa Depan Spider-Man Pasca Keluar MCU?

Image
Andre Purwanto

Budget Rp30 Juta, Honda PCX atau Yamaha Nmax?

Image
Ujang Komarudin

Dirgahayu RI ke 74 dari Oligarkis ke Demokratis

Image
Ahmad Irawan

Joko Widodo dan Keutamaan Partai Politik

Wawancara

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Oscar Motuloh, Tiga Kali Kena 'Jebakan Batman'

Image
Video

Hari Fotografi Sedunia

VIDEO Peksi Cahyo, Perekam Visual Olahraga

Image
Ekonomi

Eksklusif Destry Damayanti: Kita Harus Optimalkan Perekonomian Domestik

Sosok

Image
Gaya Hidup

Awalnya Iseng, Pria ini Bikin Aplikasi yang Sangat Bermanfaat bagi Aktivitas Akademik

Image
News

Jadi Sorotan karena Bela UAS, 5 Fakta Sosok Ustaz Yahya Waloni

Image
News

Dapat Gelar ‘Mama Papua’, 5 Fakta Sepak Terjang Karier Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini